Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, March 30, 2017

Lamunan Pekan Prapaskah IV

Jumat, 31 Maret 2017

Yohanes 7:1-2.10.25-30

7:1. Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya.
7:2 Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu hari raya Pondok Daun.
7:10 Tetapi sesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu, Iapun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan tetapi diam-diam. 
7:25 Beberapa orang Yerusalem berkata: "Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh?
7:26 Dan lihatlah, Ia berbicara dengan leluasa dan mereka tidak mengatakan apa-apa kepada-Nya. Mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus?
7:27 Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asal-Nya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asal-Nya."
7:28 Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: "Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asal-Ku; namun Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal.
7:29 Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku."
7:30 Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, pada umumnya orang merindukan rasa aman. Rasa tidak nyaman sedikit sudah dapat membuat gelisah.
  • Tampaknya, pada umumnya orang menyingkiri segala macam ancaman. Bahkan orang dapat meninggalkan tempat tinggal dan pergi ke tempat lain untuk menghindari orang atau kelompok yang mengancam hidupnya.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sebesar dan sedalam apapun sebuah ancaman sehingga menimbulkan rasa ketakutan, hal itu sebenarnya membuat orang terhindar dari rasa mapan atau status quo yang kalau dihayati justru menghadirkan kehidupan dinamis penuh kreativitas dalam menjalani tugas pokok. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang tak akan berhenti melakukan tugas pokoknya sekalipun harus mencari jalan lain karena adanya berbagai tantangan dan ancaman.
Ah, hanya orang gila kalau terancam kok masih nekad.

Wednesday, March 29, 2017

Sebuah Rencana


"Bas, suk Jemuwah 21 April piknik Domus lho" (Mas Abas, besuk Jumat 21 April akan ada piknik Domus Pacis) kata Rm. Bambang kepada Mas Abas pada Senin 27 Maret 2017 siang sesudah makan yang diteruskan "Kowe isa ngejak pacarmu"(Kamu dapat mengajak pacarmu). Mas Abas menjawab "Kula mboten gadhah kok" (Saya tidak punya). Kemudian informasi yang sama juga disampaikan kepada Mbak Tari oleh Rm. Bambang. Mbak tari mengusulkan agar Rm. Tri Wahyono juga diajak. "Artine dha ngusung rama-rama masuk bus lho" (Itu berarti siap mengangkat rama-rama untuk masuk bus). Pak Tukiran ketika mendengar informasi piknik juga tampak antusias. Ketika Mbak Tari bertanya "Teng pundi ta?"(Kemana?), Rm. Bambang menjawab "Kerep". Berita ini adalah salah satu hasil pembicaraan dari pertemuan para rama Domus dengan Rm. Hadianta (Minister Domus) dan Rm. Purwatma (Rektor Domus) pada hari itu. Rama yang ikut pertemuan adalah Rm. Yadi, Rm. Harto, Rm. Jaka, Rm. Tri Hartono, Rm. Gito, dan Rm. Bambang. Sesudah rapat, kecuali Rm. Hadi dan Rm. Jaka, mereka makan siang bersama. Adapun rencana piknik menjadi program paskahan penghuni Domus Pacis termasuk para karyawan dan keluarganya. Relawan yang diajak adalah Bu Rini, yang diserahi tugas mencari bantuan bus, dan Bu Riwi, yang banyak membantu Rm.Yadi. Bus itu akan berisi 30 orang.

Lamunan Pekan Prapaskah IV

Kamis, 30 Maret 2017
Yohanes 5:31-47
5:31. Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;
5:32 ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.
5:33 Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran;
5:34 tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.
5:35 Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.
5:36 Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.
5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,
5:38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
5:40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
5:41 Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
5:42 Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.
5:43 Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
5:44 Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?
5:45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.
5:46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.
5:47 Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?"

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, yang namanya penghargaan akan membuat orang menjadi bangga. Tidak sedikit orang mengharapkan penghargaan untuk jerih payah dan usahanya.
  • Tampaknya, penghargaan pun dapat amat dikejar. Orang dapat memasang tanda-tanda penghargaan di ruang tamu untuk menunjukkan kehebatannya.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul erat dengan kedalaman batin, sebanyak apapun tanda penghargaan dimiliki oleh seseorang, dia belum akan menghayati penghargaan sejati kalau segala yang dilakukan tidak menjadi sarana melaksanakan kehendak luhur yang datang dari aura di relung batin. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menghayati nilai luhur yang amat membuatnya berharga karena menjalani amanat dari nurani.
Ah, justru kalau punya banyak sertifikat prestasi orang akan banyak dihargai oleh orang lain.

Sabda Hidup



Kamis, 30 Maret 2017
Hari biasa Pekan IV Prapaskah
warna liturgi Ungu 
Bacaan:
Kel. 32:7-14; Mzm. 106:19-20,21-22,23; Yoh. 5:31-47.
BcO Ibr 9:15-28

Yohanes 5:31-47:
31 Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar; 32 ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.  33 Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran;
 34 tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. 35 Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu. 36 Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. 37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, 38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. 39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, 40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu. 41 Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. 42 Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. 43 Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. 44 Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa? 45 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. 46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. 47 Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?"

Renungan:
Orang yang tidak percaya memang tidak mudah mengakui apapun yang disampaikan oleh mereka yang tidak dipercaya. Sebaik apapun atau kebenaran yang dia sampaikan pasti akan ditolak. Banyak hal yang bisa meyakinkan pun sering ditolak. Yang jelas adalah tidak percaya pada omongan orang yang tidak dipercaya.
Yesus pun tidak mudah meyakinkan hati para penolaknya. Segala perkataan-Nya bahkan perbuatan baik yang Dia lakukan ditolak. Perbuatan baik pun dicari kesalahannya. Yang jelas adalah apa yang dikatakan dan dilakukan Yesus harus dicari alasan penolakannya. Mesti ditemukan bantahan. Kalau tidak ditemukan maka pikiran bahwa orang itu tidak benar dikeluarkan.
Rasanya memang berat hidup dalam ketidakpercayaan. Akan sangat sulit melihat kebenaran, kebaikan, perhatian dll. Yang ada hanyalah kurang dan salah. Marilah kita mengurangi beban yang melelahkan tersebut. Kita buka mata hati dan budi kita untuk melihat kebenaran yang sering ditutup oleh mata tak percaya kita.

Kontemplasi:
Pejamkan matamu sejenak. Bayangkan bagaimana Yesus meyakinkan orang-orang yang tak percaya kepadanya.

Refleksi:
Tulislah pengalamanmu menabung kepercayaan.

Doa:
Tuhan semoga mereka yang tak percaya luruh hatinya karena melihat kasih-Mu yang besar. Semoga mereka bisa melihat kebaikan-kebaikan yang ada. Amin.

Perutusan:
Aku akan terus menerus bertahan dalam kebaikan walau tidak dipercaya. -nasp-

Tuesday, March 28, 2017

Minister Harus Tahu


Pada kontrol kondisi kesehatan rutin yang dilakukan oleh perawat homecare RS Panti Rapih belum lama ini, tensi Rm. Yadi terukur 100/60. Ini menjadi hal amat mengejutkan karena pada dasarnya beliau memiliki kecenderungan hipertensi. Rm.Hadianto, Minister Domus Pacis, menanggapi dengan serius. Beliau berkata kepada Rm. Bambang "Aku kudu ngerti kondisi masing-masing rama" (Aku harus tahu kondisi masing-masing rama). Beliau bermaksud berjumpa dokter sendiri pada saat konsultasi masing-masing rama. Tetapi, karena Rm. Bambang selalu berangkat sendiri, dia bermaksud membuat laporan kondisi kesehatan pada saat kontrol tiga bulan sekali. Dan ini mulai terjadi pada kontrol hari Kamis 23 Maret 2017. Rm.Bambang menulis surat kepada Rm. Hadi sebagai berikut :


Hal       Laporan kondisi kesehatan
Lamp   1 lembar

            Kepada
Yth.      Minister Wisma Domus Pacis

Berkah Dalem.
Secara keseluruhan saya mempunyai beberapa penyakit :
1.      Hipertensi
2.      Asam urat
3.      Kolesterol
4.      Trigliserid
5.      Diabetes. 
Untuk hipertensi, hal ini sudah saya miliki sejak usia 21 tahun. Dengan sepengetahuan dokter FX Suharnadi saya sudah mendapatkan obat Tanapres 10mg 30 butir sebulan sekali dari Apotek Triana, Muntilan. Yang menentukan Tanapres adalah dr. Suharnadi.
Sedang untuk 4 penyakit lainnya sekarang saya tinggal kontrol 3 bulan sekali. Dokter memandang saya sudah dapat mengelola penyakit-penyakit itu. Memang, sesudah saya mengubah pola makan sejak tahun 2012, tampaknya pengelolaan penyakit-penyakit itu dapat terjadi. Kini 3 bulan sekali ada 3 hal yang harus saya lakukan :


  • Periksa laboratorium. Karena ada gula darah (diabetes), maka ada periksa dari puasa 10 jam semalam dan 2 jam sesudah makan. (hasil terakhir terlampir) Dari semua, yang diperiksa adalah fungsi ginjal, diabetes, dan lemak. Secara keseluruhan yang diperiksa ada 12 macam.
  • Berjumpa dengan dokter FX Suharnadi. Dari pemeriksaan terakhir dokter merasa gembira. Memang ada 2 catatan: 1) Glokosa darah puasa ada 128 sehingga melebihi standard, tetapi kalau masih di bawah 130 masih ditolerir; 2) HDL cholesterol ada 40, padahal seharusnya di atas 40, tetapi masih dapat dikompensasi dari LDL cholesterol dan Cholesterol total.
  • Mengambil obat untuk 3 bulan.  Ada 4 macam obat.

Dalam hal pembeayaan saya memakai uang stipendium yang oleh Minister dahulu (Rm. Suko) disuruh memegang sendiri. Maka segala pemasukan dan pengeluaran saya laporkan sebulan sekali. Demikian, mohon maklum dan Berkah Dalem.

Puren, 23 Maret 2017 
D. BAMBANG SUTRISNO, PR.

Sabda Hidup

Rabu, 29 Maret 2017
Hari biasa Pekan IV Prapaskah
warna liturgi Ungu
Bacaan:
Yes. 49:8-15; Mzm. 145:8-9,13cd-14,17-18; Yoh. 5:17-30
BcO Ibr 9:1-14

Yohanes 5:17-30:
17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." 18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah. 19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak. 20 Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran. 21 Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya. 22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak, 23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia. 24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. 25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup. 26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri. 27 Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia. 28 Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, 29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. 30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Renungan:
Yesus menegaskan siapa diri-Nya dengan meyebut Allah sebagai Bapa. Ia sebagai Anak menghadirkan kekuasaan Bapa atas umat manusia. Barangsiapa mendengar-Nya akan memperoleh keselamatan. Pernyataan diri ini menguatkan orang Yahudi untuk menyingkirkan-Nya. Mereka menganggap Yesus menghujat Allah.
Bagi kita yang percaya, pernyataan Yesus ini melegakan hati. Pernyataan itu memberikan jaminan akan keselamatan yang diharapkan setiap manusia. Penyerahan diri dan kepercayaan pada-Nya membuka lebar pintu keselamatan Tuhan.
Di masa prapaskah ini marilah kita menegaskan kepercayaan kita pada Tuhan. Langkah laku pantang dan puasa kita menjadi jalan untuk memurnikan dan membersihkan diri kita dari segala dosa. Kita yakinkan diri kita bahwa Allah adalah pengasih. Ia Sang Keselamatan yang tak menginginkan satu pun anak-Nya tersesat.

Kontemplasi:
Pejamkan matamu. Bayangkan dirimu bertemu dengan Tuhan Yesus.  Dengarkan sabda-Nya.

Refleksi:
Bagaimana membangun kepasrahan pada karya keselamatan Tuhan?

Doa:
Tuhan, aku percaya Engkau mencintaiku. Engkau tak akan membiarkan aku tersesat. Selamatkanlah aku. Amin.

Perutusan:
Aku berserah pada karya penyelamatan Tuhan. -nasp-

Lamunan Pekan Prapaskah IV

Rabu, 29 Maret 2017

Yohanes 5:17-30

5:17. Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga."
5:18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.
5:19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
5:20 Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
5:21 Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
5:22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
5:23 supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
5:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
5:26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
5:27 Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
5:28 Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, bekerja menjadi pewujudan diri sebagai kewajaran hidup. Apalagi di era global orang dituntut mampu bekerja secara profesional sesuai dengan bidang dan atau minatnya.
  • Tampaknya, pada jaman kini entah secara resmi atau dengan ketentuan diri orang yang bertanggungjawab dalam bekerja akan dihadapkan dengan job description. Di situ ada uraian hal-hal yang harus dilakukan dalam melaksanakan pekerjaan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, seseorang akan tekun menjalani pekerjaan bukan terutama karena tuntutan job description dan tanggungjawab mencari nafkah, tetapi karena kesadaran diri meneladan cahaya relung kalbu yang selalu tekun penuh kasih melakukan pendampingan dalam menjalani hidup. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan tahan menghadapi tantangan apapun dalam menjalani tugas.
Ah, kadar kerja ya tergantung besar imbalan yang akan diperoleh.

Monday, March 27, 2017

Mana yang lebih unggul, antara telur bebek dan telur ayam

diambil dari http://www.carakhasiatmanfaat.com


Lebih bagus mana, Gizi telur Bebek atau Telur Ayam?Sebenarnya telur bebek jauh lebih unggul daripada telur ayam, dengan rasa yang sama namun lebih kaya akan nutrisi. Hal ini kemungkinan juga dipengaruhi oleh makanan bebek, dimana yang cara pemeliharaannya dengan diangon – tentu masih memperoleh makanan organik dan alami. Berikut perbandingan lengkap antara telur bebek VS. Telur ayam:
  • Telur itik mengandung nutrisi dua kali lebih banyak daripada telur ayam, dan memiliki cangkang lebih tebal sehingga lebih awet masa simpannya. 
  • Hanya telur bebek yang baik untuk dibuat telur asin, karena selain cagkangnya lebih kuat, juga lebih besar, lebih kenyal, dan lebih enak hasilnya. 
  • Telur itik lebih kaya akan Albumin, sehingga lebih pulen dan kering jika untuk membuat kue. 
  • Telur Bebek mengandung lebih banyak asam lemak Omega 3, yang penting untuk meningkatkan kesehatan otak dan kulit. 
  • Telur Bebek lebih alkali, yaitu bisa membuat kondisi lebih basa. Ini merupakan manfaat yang besar bagi pasien kanker, karena sel-sel kanker tidak bisa berkembang dalam lingkungan alkali. Telur ayam justru membuat tubuh lebih banyak asam . 
  • Orang yang biasa alergi jika makan telur ayam, maka Telur itik tidak akan menimbulkan reaksi alergi bagi mereka. 
  • Bebek biasanya diberi makan dengan jalan diangon dan diberi pejantan, sehingga telurnya lebih organik. Sementara telur ayam peternakan bertelur menggunakan obat (tanpa pembuahan), serta kemungkinan juga mengandung antibiotik dan obat-obatan lain. Jadi jelas, jika telur bebek lebih sehat. 
  • Telur bebek memiliki perbandingan nutrisi 6x Vitamin D, Vitamin A 2x , dan 2x kandungan kolesterol daripada telur ayam. Vitamin E dalam telur bebek lebih banyak sekitar 75 % dari pada Vitamin E dalam telur ayam. Kabarnya juga telur itik lebih tinggi vitamin K2, lebih tinggi kalori dan lemak untuk kuantitas berat yang sama. Kuning telur bebek lebih gelap, ini menunjukkan kepadatan nutrisi yang lebih tinggi. 
  • 100 gr telur itik menyediakan sekitar 185 KCal energi, dan telur ayam adala149 KCal energi. Jadi jika Anda makan telur bebek, maka akan mendapat keuntungan selisih energi 34KCal. 
  • Kedua jenis telur ini memiliki kandungan karbohidrat yang sama, namun kadar protein sedikit lebih tinggi telur itik dibandingkan dengan telur ayam. Dalam hal kandungan mineral keduanya sama yaitu selenium, mangan, seng, tembaga, kalium, natrium, fosfor, kalsium dan zat besi, hanya saja kadarnya lebih tinggi sedikit untuk telur bebek. 
  • Kedua jenis telur ini juga mengandung Vitamin B kompleks, vitamin D dan vitamin A, namun lebih banyak untuk telur bebek . 
  • 100 gm telur bebek mengandung sekitar 3,68 gram lemak jenuh, jauh lebih banyak dari telur ayam yang hanya 3,1 gr dalam telur ayam. Sementara itu kandungan lemak tak jenuh tunggal(lemak baik) telur bebek sekitar 50 % lebih banyak dari telur ayam. 
  • Profil kandungan asam amino sama untuk kedua telur, akan tetapi telur bebek masih lebih banyak. Asam amino adalah termasuk treonin, isoleusin, trytophan, leusin, metionin, lisin, sistin, tirosin, fenilalanin, valin, serin, glisin, prolin, asam aspartat, histidin, alanin, dan arginin. 
  • Rasa dan tekstur dari kedua telur ini berbeda, dan menurut banyak orang lebih enak untuk telur itik.                       
Sekilas kata tentang telur dan kolesterol

Nilai minus telur bebek adalah akan kandungan kolesterolnya yang 2 kali lipat lebih tinggi. Itulah sebabnya, khusus orang dengan riwayat penyakit jantung harus berhati hati mengkonsumsi telur bebek. Orang yang sehat harus membatasinya, atau cukup hanya 1 butir saja sehari. Hal ini mungkin bisa berbeda dari orang ke orang, karena kebutuhan energi dan kalori bisa ditentukan oleh aktifitas setiap individu. Kolesterol dalam telur bebek bisa menjadi sangat dibutuhkan lebih banyak oleh atletik atau pekerja yang banyak mengandalkan fisik. Sementara itu bagi orang yang tak pernah bergerak, atau dengan masalah kegemukan atau diabetmungkin perlu untuk membatasi kalori yang tinggi dari telur bebek.

Perlu diketahui bahwa kolesterol dalam telur bebek bukanlah kolesterol jahat (LDL), akan tetapi lemak tak jenuh tunggal yang dibutuhkan oleh tubuh. Sementara itu, kolesterol buruk yang tertinggi ada pada lemak trans(contohnya nya minyak dalam makanan yang digoreng), dan ini yang wajib diwaspadai oleh siapa saja.

Lamunan Pekan Prapaskah IV

Selasa, 28 Maret 2017

Yohanes 5:1-16

5:1. Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem.
5:2 Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya
5:3 dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu.
5:4 Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya.
5:5 Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.
5:6 Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"
5:7 Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku."
5:8 Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."
5:9 Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.
5:10 Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu: "Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu."
5:11 Akan tetapi ia menjawab mereka: "Orang yang telah menyembuhkan aku, dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tilammu dan berjalanlah."
5:12 Mereka bertanya kepadanya: "Siapakah orang itu yang berkata kepadamu: Angkatlah tilammu dan berjalanlah?"
5:13 Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu.
5:14 Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."
5:15 Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia.
5:16 Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, pada umumnya agama memiliki hari-hari suci. Pada hari suci keagamaan orang harus bebas dari kehidupan harian seperti biasa.
  • Tampaknya, untuk menghayati hari suci agama biasa memberikan pedoman dan tata peraturan. Orang yang serius beragama akan memperhatikan dan taat pada aturan tentang hari suci.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, setaat apapun orang menjalani aturan yang ada, orang beragama belum sungguh menghayati hari suci kalau di situ belum sampai kesadaran akan penyertaan ilahi dalam kehidupannya sehingga hati digetarkan oleh rasa syukur penuh sukacita. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan selalu dikembangkan oleh rasa syukur anugerah hidup pada penghayatan akan hari suci.
Ah, yang pokok pada hari suci orang dapat libur.