Pages

Tuesday, May 19, 2015

Lamunan Pekan Paskah VII

Rabu, 20 Mei 2015

Yohanes 17:11b-19

17:11b. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
17:12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.
17:13 Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.
17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.
17:16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
17:17. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
17:18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;
17:19 dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, yang disebut pelindung dan penjaga adalah sosok yang aktif bertindak agar yang dijaga tidak mendapatkan bahaya. Pelindung dan penjaga akan mengawasi kelompok yang jadi tanggungjawabnya agar selalu selamat.
  • Tampaknya, kalau Tuhan bertindak jadi pelindung dan penjaga umat, umat akan hidup dengan tenang di tengah-tengah situasi dan kondisi yang berbahaya. Umat akan mengandalkan Tuhan bertindak dengan kuasa-Nya.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa perlindungan dan penjagaan Tuhan justru berasal dari diri dan aktivitas orang-orang pengikut Tuhan dengan membangun persatuan yang melandaskan diri pada jalinan satu sama lain karena dorongan bisik-bisik yang muncul di kedalaman batin masing-masing. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang menyekutukan diri dengan sesama pengikut suara-Nya atas dasar persekutuan gaib dari-Nya.
Ah, keselematan hidup datang dari ketaatan pada tatanan dan upacara agama.

No comments:

Post a Comment