Pages

Wednesday, April 4, 2018

Lamunan Oktaf Paskah

Kamis, 5 April 2018

Lukas 24:35-48

24:35 Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.
24:36. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: "Damai sejahtera bagi kamu!"
24:37 Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.
24:38 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?
24:39 Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."
24:40 Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka.
24:41 Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?"
24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.
24:43 Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.
24:44 Ia berkata kepada mereka: "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."
24:45 Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.
24:46 Kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,
24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
24:48 Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, di dalam agama orang dapat menemukan Kitab Suci. Kitab Suci merupakan peninggalan masa lalu untuk landasan hidup rohani.
  • Tampaknya, sebagai orang yang sungguh beragama, dia akan mempelajari dan mendalami Kitab Suci. Untuk memahami yang tersurat dalam Kitab Suci orang dapat memanfaatkan tulisan dan pendapat para ahli.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, semendalam dan sejelas apapun tulisan-tulisan dan ceramah-ceramah para ahli untuk menadalami Kitab Suci, isi Kitab Suci akan sungguh dipahami oleh pembacanya kalau menjadi terang dalam menghadapi peristiwa-peristiwa kehidupan kongkret. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan membaca dan mendengarkan Kitab Suci sebagai landasan sikap nurani dalam menghayati hidup sehari-hari.
Ah, asal dibaca saja apa yang ada dalam Kitab Suci orang sudah mengalami Tuhan.

No comments:

Post a Comment