Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Monday, May 30, 2016

EMOSI ADALAH PENYEBAB PENYAKIT YANG TERSEMBUNYI

 diambil dari http://www.komnaslansia.go.id
Topik Umum 
bb menulis "Kenapa Emosi dikatakan sebagai penyebab penyakit yang tersembunyi? 

Karena tanpa disadari penyebab penyakit yang timbul tersebut justru berasal dari dalam tubuh si penderita sendiri. Sebelumnya marilah kita simak cerita ilustrasi adanya kasus sebagai berikut, seorang ibu yang setengah baya mengeluhkan dadanya yang selalu merasa sesak, jantung berdebar-debar, dan kepala sering pusing. Ibu ini sudah sering berobat ke dokter, akan tetapi ia merasa penyakitnya tidak kunjung sembuh dan sering kambuh sehingga si ibu memutuskan berobat ke suatu klinik alternatif. Di klinik alternatif, sebelum diberikan pengobatan terapis memberikan wawancara kepada si ibu dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kehidupan masa lalu termasuk tentang masalah rumah tangganya dlsb., tau-2 si ibu kemudian tiba-2 menangis tersedu-sedu dan kemudian menceritrakan bahwa suaminya secara diam-diam telah kawin lagi dengan wanita lain. Dari sinilah awalnya ketahuan apa sebenarnya akar dari penyakit si ibu tadi, yakni adanya masalah perasaan atau emosi yang terganggu, dengan selalu 'mikir', 'dongkol', 'marah' bahkan 'kawatir kerkecamuk menjadi satu, sehingga akhirnya menyebabkan organ-2 tubuhnya bermasalah dan merasa sakit.

Pada tulisan sebelumnya tentang Cara Pengobatan Timur, TCM ( Traditional Chinese Medicine ) telah disampaikan bahwa menurut kaidah Lima Unsur disamping adanya Lima Unsur Alam, Lima Organ Utama, maka juga meliputi adanya Unsur-2 Emosi yang saling berpengaruh pada organ-2 tubuh tadi.


Diantara Unsur-2 Emosi tadi ada 7 jenis Emosi yakni :


1. Gembira, senang dan tertawa adalah pertanda Jantung yang Positip, akan tetapi apabila merasa 'terlalu gembira' yang terus menerus, maka akan berakibat kepada organ jantung, bahkan bisa menimbulkan atau memicu adanya serangan jantung.


2. Marah, pada keadaan marah yang normal hal ini akan merangsang organ Hati, dengan timbulnya marah yang berlebihan tentu akan merusak Hati, apabila marah sering berkobar-kobar maka Api Hati semakin berkobar pula dan orang akan mudah tersinggung. Dari sini juga akan berpengaruh pada organ pasangan yaitu Kandung Empedu.


3. Kawatir, apabila merasa Kawatir maka organ yang berpengaruh adalah Paru-paru. Pada orang-2 yang selalu mersa Kawatir terus menerus dalam waktu yang lama maka paru-paru akan terganggu, orang Jawa mengatakan 'kematus', kemudian bisa menyebabkan penyakit Asma atau bahkan TBC.


4. Berpikir, disini yang dimaksud adalah berpikir yang negatip, hal ini akan berpengaruh pada organ Lambung dan Limpa. Orang yang yang terlalu 'mikir' atau merasa rindu terus menerus bisa menimbulkan sakit Lambung atau 'maag'.


5. Sedih, perasaan ini juga berpengaruh pada paru-paru dan bahkan juga melibatkan Jantung (Sedih vs Gembira ). Apabila merasa sedih yang berkepanjangan maka bisa mengakibatkan putusnya hubungan Jantung, Perikardium, Hati dll., sehingga memberikan gejala perdarahan lewat dubur atau uretra.


6. Takut, berpengaruh dan mempengaruhi organ Ginjal, ketakutan adalah sebuah fenomena akibat adanya keteganggan-2 mental. Pada Ginjal inilah terapat hormon Adrenalin yang dapat memicu/ menambah rasa keberanian.


7. Terkejut, timbul karena adanya peristiwa yang tidak terduga sebelumnya sehingga menjadikan ketegangan jiwa. Terkejut berpengaruh pada organ Ginjal dan Jantung. Orang yang Jantungnya lemah akan mudah terkejut.


Pada bukunya S.E.F.T. ( Spiritual Emotional Freedom Tehnique ), Cara Tercepat dan Termudah Mengatasi Berbagai Masalah Fisik dan Emosi, Penulis Ahmad Faiz Zainuddin menjelaskan bahwa dengan adanya emosi-2 negatip adalah sebagai penyebab berbagai penyakit. Dalam buku ini dikatakan pada era 80 an Dr. Roger Callahan telah menemukan tehnik atau metode penyembuhan Psikoterapi T.F.T ( Though Field Therapy ) yang kemudian dipermudah dan disederhanakan oleh Gary Graig menjadi E.F.T ( Emotional Freedom Tehnique ) dan kemudian disempurnakan lagi oleh Ahmad Faiz Zainuddin dengan ditambah unsur Spiritual menjadi S.E.F.T yang ternyata hasilnya lebih manjur. Pada dasarnya S.E.F.T adalah metode penyembuhan Emosi dengan cara meberikan Ketukan-2 ringan atau Tapping pada titik-2 akupunktur tertentu disertai adanya doa atau afirmasi-2 dll. yang prisnsip kerjanya adalah me-nyeimbangkan energi-2 tubuh yang disebutnya Psycho Energy atau Chi dalam ilmu akupunktur. Dengan terbebasnya masalah-2 emosi tadi maka dapat diharapkan masalah penyakit-2 fisik yang timbul bisa teratasi dan disembuhkan.

Nah dari sini kita dapat memngambil kesimpulan dan manfaat, hendaknya kita jangan memendam suatu emosi apaun, bilamana ini terjadi maka lama kelamaan emosi tadi akan menimbulkan masalah penyakit fisik. Didalam tehnik S.E.F.T ini kita dianjurkan agar selalu ' pasrah' dan 'ikhlas' kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sejalan dengan Agama yang mengajarkan bahwa segala sesuatu terjadi karena atas kehendakNya, dan semua persoalan dan masalah-2 tersebut kita kembalikan kepadaNya, agar perasaan dan hati menjadi 'pasrah' dan 'damai' sehingga terbebas dari masalah-2 emosi dan fisik.

Ada yang menarik dalam S.E.F.T ini yaitu adanya Semboyan atau Motto LoGOS Spirit-nya mas Ahmad Faiz Zainuddin yakni kepanjangan dari Loving God, Blessing Others, and Self Improvement, yang penulis jabarkan menjadi semboyan 3 M.
1. Mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa
2. Memberdayakan, memberikan manfaat pada orang lain
3. Memperbaiki diri terus menerus
Dikatan bahwa kedamaian hati sejati dan kebahagiaan terdalam hanya dapat kita raih dengan menjalani hidup kita yang selaras dengan prinsip-prinsip Universal........ Wallahualam.


P. Gutomo

Pustaka
1. Ilmu Akupunktur - KSMF RS. Dr. Ciptomangunkusumo
2. S.F.F.T. - Ahmad Faiz Zainuddin

Sabda Hidup


Selasa, 31 Mei 2016
Pesta SP Maria Mengunjungi Elisabet
warna liturgi Putih 
Bacaan
Zef. 3:14-18a atau Rm. 12:9-16b; MT Yes. 12:2-3,4-bcd,5-6; Luk. 1:39-56. BcO Kid. 2:8-14; 8:6-7

Lukas 1:39-56: 
39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. 40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. 41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, 42 lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. 43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? 44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. 45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana." 46 Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, 47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, 48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, 49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus. 50 Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia. 51 Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya; 52 Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; 53 Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; 54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, 55 seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." 56 Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Renungan:
Membaca bacaan hari ini terbayang dalam diriku suasana hati ibu Maria. Saya membayangkan dia lagi mencari pribadi yang bisa menguatkan hatinya. Pengalaman mengandung Yesus bukanlah pengalaman yang mudah baginya. Mungkin saat itu ada yang mengolok-olok bahkan mencela dia. Ia pun datang kepada ibu Elisabet dan mendapatkan penghiburan dalam perjumpaan tersebut.
Mungkin kita pun pernah mengalami situasi bingung dan tidak nyaman dalam hidup kita. Kita merasa bahwa orang-orang di sekitar kita mengolok-olok keberadaan kita. Bahkan tawa mereka pun terasa menyayat hati kita. Kita merasa semua orang memberi perhatian negatif.
Pada situasi seperti itu kita bisa belajar pada Maria. Kita temukan orang yang bisa meyakinkan dan menguatkan diri kita untuk melangkahkan hidup. Kita percaya pasti ada orang yang bisa kita datangi dan mengangkat kita kembali.

Kontemplasi:
Pejamkan matamu sejenak. Bayangkan suasana hati ibu Maria sebelum dan sesudah bertemu ibu Elisabet. Bandingkan dengan pengalamanmu.

Refleksi:
Pada siapa anda datang ketika merasa seluruh dunia mengolok-olokmu?

Doa:
Tuhan bantulah aku menemukan pribadi yang bisa mengangkat harkat dan martabatku. Jangan biarkan aku berada dalam keterpurukan. Amin.

Perutusan:
Aku akan mencari dan membangun persahabatan yang menguatkan. -nasp-

Lamunan Pesta

Santa Perawan Maria Mengunjungi Elisabet
Selasa, 31 Mei 2016

Lukas 1:39-56

1:39. Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
1:40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
1:41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
1:42 lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
1:43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
1:44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
1:45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."
1:46 Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
1:47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
1:48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
1:49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
1:50 Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
1:51 Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
1:52 Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
1:53 Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
1:54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,
1:55 seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya."
1:56 Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, kalau memperoleh kemujuran orang biasa bersyukur. Kemujuran itu dapat berupa yang diharapkan tetapi juga dapat berupa kejutan yang di luar perhitungan, tetapi semua menggembirakan.
  • Tampaknya, syukur atas kemujuran dapat dilakukan dengan menyatakan dalam ucapan yang dikatakan pada orang lain termasuk keluarga. Orang juga dapat mengadakan pesta dengan mengundang banyak orang dan menceriterakan kemujuran yang didapat
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa sehebat apapun kemujuran sesorang dan pestanya, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, kalau yang muncul adalah pengalaman sendiri itu belum jadi ungkapan syukur karena kesejatian syukur akan membawa pengalaman mujurnya dalam ingatan akan pengalaman kemujuran banyak orang lain termasuk bangsanya. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati, setiap kebaikan yang dialami akan membawa orang ke rasa gembira akan kebaikan-kebaikan yang pernah dialami oleh orang-orang lain.
Ah, syukuran itu yang paling pokok adalah hajatannya.

Sunday, May 29, 2016

Lupa Memotret


Pada Sabtu 21 Mei 2016 pada jam 16.00 Rm. Bambang mengirim pesan lewat WA kepada Rm. Agoeng "Rama, mangke diparingi foto le rapat SIGNIS Indonesia lan info sing rawuh lan asalipun nggih. Kangge berita Blog Domus he he he" (Rama, saya dikirimi foto rapat SIGNIS Indonesia dan informasi yang datang serta asalnya, ya. Ini untuk berita Blog Domus he he he) dan mendapat jawaban "Okreee rama". SIGNIS adalah Komsos Sedunia dan pada Sabtu-Minggu 21-22 Mei 2016 Rm. Agoeng mendapatkan giliran tempat untuk penyelenggaraan pengurus Indonesia. Tentu saja itu diadakan di ruang pertemuan dalam gedung induk Domus Pacis. Penyelenggaraan rapat ini sudah diinformasikan oleh Rm. Agoeng. Dan dalam informasi itu dinyatakan bahwa 2 peserta rapat akan menginap di Domus Pacis. Semua peserta adalah imam. Selain 2 orang yang menginap di Domus ada juga yang menginap di Komunitas Souverdi biara SVD di Tambakbayan, Yogyakarta, dan di Komunitas SCJ Papringan, Yogyakarta.

Ternyata yang menginap di Domus Pacis adalah Rm. Herman Yosep Babey (Komsos Keuskupan Denpasar) dan Rm. Yohanes Endi (Komsos Keuskupan Ketapang). Mereka memulai pertemuan pada hari Sabtu pada jam 16.00. Pada hampir jam 17.00 ketika akan berangkat melayani misa di Lingkungan Probolinggo, Paroki Muntilan, Rm. Bambang melihat bahwa mereka hanya berjumlah sedikit sehingga Rm. Bambang memikir itu adalah tim inti. Dari pesan BB Rm. Agoeng pada Minggu 22 Mei jam 17.52, Rm. Bambang mendapatkan informasi bahwa, selain Rm. Agoeng dan 2 imam yang sudah disebut, ada 2 imam lain: Rm. Frans de Sales SCJ (Komsos Keuskupan Agung Palembang) dan Rm. Erminold Balthasar SVD (Radio Tirilolok). Rm. Bambang hanya sempat bertemu pada Minggu pagi dengan yang tidur di Domus ditambah Rm. Frans yang tidur di Komunitas SCJ yang datang pada pagi itu. Mereka termasuk Rm. Agoeng dan ditambah Mas Wisnu, salah satu karyawan Komsos Keuskupan Agung Semarang, merayakan Misa Pagi sendiri di kapel Domus. Mereka juga ikut makan pagi di Domus Pacis bersama Rm. Yadi, Rm. Harto, Rm. Tri Hartono dan Rm. Bambang. Sebenarnya, ketika meminta kiriman foto dari Rm. Agoeng, Rm. Bambang ingin menayangkan gambar mereka dalam kolom Historia Domus ini. Tetapi ini tak terjadi sebab Rm. Agoeng dalam pesan BB Minggu itu pada jam 17.48 mengatakan "Ngapunten, wingi kesupen motret" (Maaf, kemarin lupa ambil gambar).

Lamunan Pekan Biasa IX

Senin, 30 Mei 2016

Markus 12:1-12

12:1. Lalu Yesus mulai berbicara kepada mereka dalam perumpamaan: "Adalah seorang membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.
12:2 Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun itu dari mereka.
12:3 Tetapi mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi dengan tangan hampa.
12:4 Kemudian ia menyuruh pula seorang hamba lain kepada mereka. Orang ini mereka pukul sampai luka kepalanya dan sangat mereka permalukan.
12:5 Lalu ia menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh. Dan banyak lagi yang lain, ada yang mereka pukul dan ada yang mereka bunuh.
12:6 Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani.
12:7 Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita.
12:8 Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu.
12:9 Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain.
12:10 Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru:
12:11 hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita."
12:12 Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, ada anggapan bahwa yang namanya kekuasaan memang membuat orang dapat mudah memerintah banyak orang. Makin besar kekuasaan dimiliki oleh seseorang, makin besarlah kewibawaan orang di hadapan banyak orang lain.
  • Tampaknya, ada anggapan bahwa dengan memiliki harta banyak orang juga mudah meraih kekuasaan. Orang dapat merasa hebat dan dipandang hebat oleh banyak orang karena kaya dan berkedudukan tinggi.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata sebesar apapun kekayaan dan kekuasaan seseorang, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, hal itu tidak akan menjamin kehebatan karena kehebatan sejati datang dari penghayatan hidup yang terpercaya dalam menjalani segala tanggungan dan pekerjaan yang diserahkan kepadanya. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang selalu akan memupuk diri menjadi orang yang dapat dipercaya oleh orang lain.
Ah, kekuasaan itu adalah kunci kemudahan meraih kesejahteraan.

Sabda Hidup


Senin, 30 Mei 2016
Hari Biasa
warna liturgi Hijau
Bacaan
2Ptr. 1:1-7; Mzm. 91:1-2,14-15ab,15c-16; Mrk. 12:1-12. BcO Gal. 1:13-2:10

Markus 12:1-12: 
1 Lalu Yesus mulai berbicara kepada mereka dalam perumpamaan: "Adalah seorang membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain. 2 Dan ketika sudah tiba musimnya, ia menyuruh seorang hamba kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima sebagian dari hasil kebun itu dari mereka. 3 Tetapi mereka menangkap hamba itu dan memukulnya, lalu menyuruhnya pergi dengan tangan hampa. 4 Kemudian ia menyuruh pula seorang hamba lain kepada mereka. Orang ini mereka pukul sampai luka kepalanya dan sangat mereka permalukan. 5 Lalu ia menyuruh seorang hamba lain lagi, dan orang ini mereka bunuh. Dan banyak lagi yang lain, ada yang mereka pukul dan ada yang mereka bunuh. 6 Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani. 7 Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita. 8 Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu. 9 Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain. 10 Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: 11 hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita." 12 Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia.

Renungan:
Sering kita mendengar bagaimana seorang pemilik tanah harus memberi ganti rugi pada para pedagang yang menempati tanahnya. Ia telah lama membeli sebidang tanah. Karena kosong satu dua pedagang membuat warung di tanah tersebut. Setelah beberapa lama pemilik tanah hendak menggunakan tanahnya. Namun para pedagang yang menggunakan tanahnya tanpa ijin dan telah meraup keuntungan darinya tidak terima dan minta ganti rugi bila si pemilik hendak menggusurnya.
Sang pemilik kebun anggur pun kesulitan memiliki kembali kebun anggurnya. Semua utusan bahkan PuteraNya sendiri dianiaya bahkan dibunuh oleh para pekerja kebun anggur.
Jaman sekarang ini sifat serakah seperti itu masih sering terjadi. Orang-orang yang menempati tanah secara ilegal akan marah kala pemilik tanah menghendaki memakainya. Kepercayaan dan kerelaan sang pemilik tanah/kebun disalahartikan oleh keserakahan mereka untuk memiliki yang bukan haknya. Rasanya dalam kondisi seperti itu diperlukan sikap tegas sejak awal dan ada nota kesepahaman di antara pihak-pihak yang berkepentingan.

Kontemplasi:
Bayangkan orang menumpang di tanahmu. Anda akan menggunakan tanah tersebut. Perhatikan sikap penumpang.

Refleksi:
Bagaimana menghargai hak milik orang lain?

Doa:
Tuhan semoga aku Kaujauhkan dari sikap serakah untuk mengingini yang bukan hakku. Amin.

Perutusan:
Aku akan menjaga segala sesuatu baik pada saatnya dengan nota kesepahaman atau ketegasan sejak awal. -nasp-

Saturday, May 28, 2016

Komplikasi Hipertensi Pada Lansia

diambil dari http://diasiscare.com

Karena jarang memiliki gejala yang jelas, hipertensi atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai “pembunuh diam diam”. Satu-satunya cara  mengetahui apakah anda memiliki tekanan darah tinggi adalah dengan mengukur tekanan darah anda.

Risiko Mengidap Hipertensi

Penyebab hipertensi masih belum bisa dipastikan pada lebih dari 90% kasus, Ketika usia bertambah, kemungkinan menderita tekanan darah tinggi akan semakin meningkat. Tidak diketahui dengan jelas, tapi risiko Anda akan meningkat jika Anda :
Berusia di atas 65 tahun.
Makan banyak garam.
Kelebihan berat badan.
Memiliki keluarga dengan tekanan darah tinggi.
Kurang makan buah dan sayuran.
Kurang berolahraga.
Minum terlalu banyak kopi (atau minuman lain yang mengandung kafein).
Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.
kh

Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dengan gaya hidup yang lebih sehat. Selain itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosisnya pada tahap awal.

Biasanya keluhan yang umum dikeluhkan oleh pasien darah inggi adalah pusing, sakit kepala, tegang dileher atau pundak, terkadang juga disertai mual dan muntah. Komplikasi yang dapat timbul jika hipertensi tidak  terkontrol. Bahaya Komplikasi yang dapat timbul akibat hipertensi yaitu :
  • Stroke.
  • Penyakit pembuluh darah perifer.
  • Disfungsi Seksual
    Hipertensi yang tidak terkontrol pada pria dapat  menimbulkan ereksi dikarenakan terjadinya  aterosklerosis pada pembuluh darah penis. Sedangkan  pada wanita diketahui dapat terjadi penurunan aliran  darah ke vagina yang tentu saja dapat berakibat  terganggunya kehidupan seksual.
  • Kerusakan Pada Ginjal
    Seperti halnya pada organ sebelumnya, hipertensi juga  dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah  ginjal, sehingga ginjal tidak berfungsi secara  efektif yang dapat mengakibatkan terjadinya gagal ginjal dan aneurisma pembuluh darah ginjal dapat  terjadi.
  • Kerusakan Pada Jantung
    Didalam tubuh jantung berfungsi sebagai pemompa darah  ke seluruh tubuh. Hipertensi yang tidak terkontrol  dapat menyebabkan kerusakan arteri jantung sehingga  aliran darah tidak lancar ke jantung. Hipertensi  menyebabkan jantung bekerja lebih keras, sehingga  terjadi pembengkakan pada jantung dan lama kelamaan  otot jantung akan melemah dan tidak dapat bekerja  secara efektif, sehingga dapat menyebabkan gagal  jantung. Kerusakan ini memang jarang menimbulkan  gejala, namun akibat yang ditimbulkan akan sangat  fatal.
  • Kerusakan Pada Mata
    Pembuluh darah mata juga dapat rusak akibat dari  hipertensi yang tidak terkontrol, sehingga suplai  oksigen dan nutrisi tidak sampai dengan baik ke  retina mata. Jika hal tersebut terus dibiarkan, maka  penglihatan akan menurun hingga dapat menyebabkan  kebutaan. Selain hipertensi, diabetes juga dapat  memperparah kerusakan tersebut.
  • Kerusakan Pada Otak
    Otak merupakan organ yang membutuhkan supali oksigen  dan nutrisi, sehingga dapat bekerja secara efektif.  Namun, hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada  pembuluh darah otak, maka yang paling sering terjadi  akibat hal tersebut adalah stroke.
  • Kerusakan Pada Paembuluh Darah Arteri
    Arteri merupakan pembuluh darah yang membawa nutrisi  serta oksigen ke seluruh tubuh, normalnya fleksibel  dan elastis. Jika hipertensi tidak terkontrol,  kerusakan dan penyempitan arteri atau yang sering  disebut dengan arteriosklerosis (pengerasan pembuluh  darah) dan aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah)  dapat terjadi yang akan berdampak pada mata, ginjal,  jantng, tangan dan kaki. Akhirnya pasien bisa  mengalami nyeri dada, gagal jantung, serangan  jantung, stroke, sumbatan arteri ditangan dan kaki,  kerusakan mata hingga pada aneurisma (kelemahan pada  dinding artaeri sehingga membentuk seperti bendungan  dan jika pecah dapat menyebabkan kematian).
Perubahan pada gaya hidup dan konsumsi obat anti-hipertensi bisa menjadi langkah yang efektif untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Tingginya tekanan darah dan risiko pasien untuk mengalami penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke, akan menentukan jenis pengobatan yang sesuai.