Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Wednesday, October 25, 2017

Lamunan Pekan Biasa XXIX

Kamis, 26 Oktober 2017

Lukas 12:49-53

12:49 "Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!
12:50 Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!
12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
12:52 Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
12:53 Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, sekalipun persaingan amat mewarnai era globalisasi, yang namanya pertentangan tetap dipandang sebagai hal negatif. Kedamaian tetap menjadi idaman umum.
  • Tampaknya, hidup damai tidak hanya menjadi idaman perorangan. Institusi sedunia pun selalu merindukannya sehingga ada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjaga dunia bebas dari pertentangan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, senegatif apapun pandangan orang terhadap pertentangan karena kedamaian adalah idaman perorangan dan dunia, orang tetap akan menjadi ajang hadirnya jiwa-jiwa baik dan jahat sehingga yang namanya pertentangan menjadi bagian kehidupan manusia agar orang mampu membedakan antara yang membangun dan yang merusak kebaikan perorangan dan kebersamaan. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang selalu terpanggil untuk menjalani pembedaan roh.
Ah, yang baik itu ya yang dapat mendukung dan menghadirkan kekayaan.

Tuesday, October 24, 2017

Pruritus / Gatal Pada Lansia

diambil dari http://www.kasih-group.com/id/berita/5076, diposkan pada 18 October 2017

Kartika

Sahabat Betha..! Selamat Pagi, Apa kabar hari ini ? mudah - mudahan semuanya dalam kondisi sehat ya, Seperti biasa, saatnya RS Betha Medika memberikan informasi seputar kesehatan,.....Untuk Kali ini Dokter Spesialis Kulit & Kelamin RS Betha Medika, dr. Kartika Noviani Widyaningsih,Sp.KK akan berbagi informasi seputar " Pruritus / Gatal pada Lansia" mudah-mudahan informasi ini dapat menambah luas wawasan kita tentang dunia kesehatan ya.........

Apakah anda atau keluarga anda yang lanjut usia (lansia) sering mengalami gatal pada kulit? Apabila iya, maka artikel ini akan dapat membantu anda mengenali penyakit ini lebih jauh lagi.

Pruritus (gatal) adalah sensasi yang menyebabkan keinginan untuk menggaruk. Gatal merupakan keluhan kulit paling sering pada lansia. Kisaran 50% lansia lebih dari 60 tahun mengalami gatal yang berlangsung kronik dan sulit sembuh serta dapat berpengaruh terhadap kualitas hidup.

Penyebab gatal pada lansia bervariasi, dapat disebabkan penyakit peradangan kulit yang mendasari atau dengan keluhan kulit primer seperti skabies (budukan), eksim dan tanpa penyakit kulit yang mendasari atau tanpa kelainan kulit primer. Pruritus pada lansia tanpa penyakit radang kulit yang mendasari dapat disebabkan: (1) xerosis yang merupakan penyebab tersering, (2) kelainan sistemik termasuk kelainan ginjal, hati atau keganasan, (3) alergi obat, (4) psikogenik akibat depresi, dan (5) idiopatik yang disebut dengan pruritus senilis.

Xerosis
Xerosis merupakan keadaan kulit kering dan kasar yang ditemukan hampir pada semua lansia diduga berhubungan dengan gangguan struktur kulit, perubahan profil lemak, kekurangan kandungan air dan penurunan produksi keringat pada lansia. Keluhan awal xerosis berupa kulit kusam, warna putih keabuan, dan peningkatan topografi kulit. Xerosis lebih berat terjadi pada daerah dengan jumlah kelenjar minyak sedikit seperti lengan, tungkai dan badan.

Pruritus karena kelainan ginjal
Gatal merupakan salah satu keluhan yang sering didapatkan pada pasien dengan kelainan ginjal. Gatal akibat kelainan ginjal timbul pada pasien dengan peningkatan urea serum dalam darah akibat kelainan ginjal, gagal ginjal kronik (GGK) tanpa penyakit kulit sebelumnya, kelainan sistemik lain atau gangguan psikologis yang dapat menyebabkan pruritus.

Pruritus karena kelainan hati
Gatal dikeluhkan 20-25% pasien batu empedu dan 100% pada pasien gagal hati. Hepatitis C merupakan penyebab penting gatal pada penderita batu empedu. Gatal akibat kelainan hati dan empedu biasanya generalisata, berat, dan tidak respon terhadap pemberian obat anti gatal.

Pruritus karena kelainan endokrin
Gatal tanpa kelainan kulit pada penderita diabetes melitus dapat terjadi akibat neuropati diabetik.
Pada wanita lansia, pruritus tanpa penyakit radang kulit dapat terjadi karena defisiensi hormon estrogen akibat menopause yang dihubungkan dengan diabetes melitus. Pruritus ini disebut dengan pruritus postmenopause.

Pruritus terkait Keganasan
Kisaran 5-27% pasien tumor mengeluh gatal. Gatal dapat timbul beberapa tahun sebelum tumor terdeteksi tanpa lesi kulit ataupun dengan lesi kulit. Pasien lansia dengan keluhan gatal tanpa lesi kulit harus selalu dicurigai memiliki kelainan sistemik yang mendasari, termasuk keganasan. Tumor yang dilaporkan berhubungan dengan gatal termasuk tumor paru, usus, payudara, lambung, dan prostat. Gatal yang berhubungan dengan keganasan umumnya generalisata walaupun pada beberapa kasus gatal dapat terlokalisasi di daerah sekitar tumor.

Reaksi alergi obat
Lesi kulit yang sering ditemui pada alergi obat berupa bentol (urtika) atau bercak dan bintil merah, gatal bersifat mendadak dan terdapat riwayat konsumsi obat sebelumnya. Reaksi alergi obat relatif lebih sering terjadi pada lansia karena interaksi dengan obat lain yang juga dikonsumsi serta terdapat gangguan metabolisme akibat penuaan sistem organ.

Psikogenik
Kisaran 42% pasien psikiatrik termasuk depresi dan psikosomatis mengeluh gatal dan berhubungan dengan stress psikososial. Pruritus psikogenik dapat terlokalisasi atau generalisata. Pruritus vulva sering merupakan manifestasi puritus psikogenik terlokalisasi pada wanita. Serangan pruritus nocturnal atau gatal pada malam hari sering terjadi pada pasien ansietas (gangguan cemas).

Pruritus Senilis
Pruritus senilis merupakan gatal tanpa lesi kulit primer yang timbul pada lansia dan tidak diketahui penyebabnya, termasuk tidak ditemukan xerosis, kelainan sistemik, reaksi obat maupun kelainan psikogenik.

Pemeriksaan kulit pada pruritus tanpa kelainan radang kulit yang mendasari dapat tidak ditemukan kelainan apapun atau hanya ditemukan lesi sekunder akibat garukan seperti lecet atau penebalan.
Tatalaksana pasien lansia dengan pruritus tanpa penyakit radang kulit yang mendasari adalah menghilangkan faktor penyebab dan mengobati penyakit sistemik yang mendasari sehingga kadang dibutuhkan interaksi multidisiplin. Pemilihan obat anti gatal oles dan  minum disesuaikan dengan kelainan yang mendasari pruritus. Penggunaan obat oles seperti steroid, anti gatal dan anestetik oles yang tidak tepat harus dihindari.

Selain pengobatan berupa pelembap untuk xerosis pada lansia, beberapa hal terkait perawatan kulit termasuk mengurangi frekuensi mandi, pengaturan kelembapan di dalam ruangan, pencegahan berkeringat berlebihan, menghindari mandi menggunakan air panas, sabun, dan bahan pakaian yang bersifat iritan juga harus disarankan pada pasien xerosis. Beberapa penelitian menunjukkan terapi perubahan perilaku menggaruk dan menurunkan stress melalui meditasi dan yoga dapat mengurangi intensitas pruritus. Akupunktur, hipnoterapi, aromaterapi, dan latihan pernafasan dalam dilaporkan dapat mengurangi gatal kronik

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian, salam sehat dari kami keluarga besar Rumah Sakit Betha Medika.

Tanggungjawab atas Anugerah KasihNya

Lamunan Pekan Biasa XXIX

Rabu, 25 Oktober 2017

Lukas 12:39-48

12:39 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
12:40 Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
12:41. Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?"
12:42 Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya?
12:43 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
12:44 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
12:45 Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk,
12:46 maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia.
12:47 Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.
12:48 Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, di zaman kini orang harus memiliki bidikan masa depan yang jelas. Gambaran masa depan yang jelas akan membuat orang menjalani hidup terencana dengan baik.
  • Tampaknya, perencanaan baik agar terjamin pelaksanaannya harus didukung oleh agenda yang akan dijalani. Segalanya dapat dijamin kepastiannya karena ada program dan agenda.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, semutu apapun program dan agenda direncanakan dengan dukungan visi misi yang dapat dipertanggungjawabkan, hidup akan sungguh bermutu kalau orang tetap memiliki kesiagaan jiwani untuk menghadapi hal dan peristiwa di luar perhitungan karena hidup tak hanya berkaitan dengan fenomena duniawi tetapi juga dengan kekuatan ilahi. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan bersikap lapang terbuka terhadap yang tak terduga sambil menjalani hal-hal harian yang menjadi tanggungjawabnya.
Ah, kalau serius dalam hidup orang akan mampu mengagendakan segalanya.

Monday, October 23, 2017

Mau Nyumbang Domus??


Wisma Domus Pacis sebagai rumah rama praja tua Keuskupan Agung Semarang memang berada dalam reksa Keuskupan. Keuskupan memberikan anggaran keuangan untuk urusan rutin. Tetapi para rama yang menjadi penghuni memiliki kebutuhan-kebutuhan lain yang sering harus diupayakan sendiri. Apalagi Komunitas Rama Domus Pacis juga mencoba mengembangkan pastoral untuk kaum lansia dengan program Novena Ekaristi Seminar dan Jagongan Iman. Sekalipun para pembicara dan relawan-relawati selalu hadir tanpa honorarium, penyelenggaraan konsumsi snak dan santap siang membutuhkan dana uang. Memang, para peserta Novena Domus kebanyakan ikut mengisi kolekte. Yang jelas, untuk kebutuhan karya yang memang hanya terbatas dan kebutuhan-kebutuhan lain yang tak dapat anggaran dari Keuskupan, para rama berusaha memiliki uang komunitas tersendiri. Dana komunitas biasa datang dari beberapa sumbangan tidak mengikat dari umat. Tetapi kadang kala rama Domus Pacis juga berusaha mencari dana dengan pembuatan buku atau kalender. Untuk tahun 2018, dengan bantuan Kantor Komsos KAS, Komunitas Rama Domus Pacis juga membuat Kalender Domus Pacis 2018. Kalender ini dilengkapi dengan penanggalan liturgi dan Jawa. Gambar-gambar apik memuat foto-foto para penghuni dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Domus Pacis.

MAU IKUT BANTU RAMA-RAMA DOMUS PACIS
DENGAN BELI KALENDER DOMUS PACIS 2018??
Sumbanglah Minim Rp. 15.000,00 
per Eksemplar!!

Selalu Siap Melayani

Lamunan Pekan Biasa XXIX

Selasa, 24 Oktober 2017

Lukas 12:35-38

12:35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
12:36 Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.
12:37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
12:38 Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, orang memang dituntut bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Meskipun demikian istirahat juga harus dilakukan.
  • Tampaknya, dalam agama pun yang namanya istirahat juga menjadi bagian kemanusiaan. Di dalam Alkitab ada hari sabat, yaitu hari istirahat sesudah hari-hari lain yang diisi dengan kerja.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun raga amat membutuhkan saat-saat istirahat untuk menjaga kesegaran dalam beraktivitas, tetapi orang tidak akan membuat jiwa berhenti berjaga dalam keadaan apapun karena bila terlena raga tak dapat bekerja saat harus kerja dan tak dapat beristirahat saat harus istirahat sehingga kebahagiaan pun menjauh. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang selalu menjaga kesiagaan jiwa agar waspada dalam menghayati kehidupan kongkret.
Ah, soal kejiwaan itu urusan peribadatan.