Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Tuesday, May 3, 2016

Sabda Hidup


Rabu, 04 Mei 2016
hari Biasa Pekan VI Paskah
warna liturgi Putih 
Bacaan
Kis. 17:15,22-18:1; Mzm. 148:1-2,11-12ab,12c-14a,14bcd; Yoh. 16:12-15. BcO Kis. 21:40-22:21

Yohanes 16:12-15: 
12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. 13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. 14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. 15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

Renungan:
Pada waktu kecil orang tua selalu meminta kita menghabiskan makanan yang kita ambil. Katanya, "Kalau tidak habis nanti ayamnya mati.". Kala itu kita tidak tahu apa hubungannya makanan tidak habis dengan matinya ayam. Sampai dewasa pun kita tidak tahu hubungannya. Namun makin hari kita makin tahu bahwa kita mesti menghargai makanan yang kita ambil karena masih banyak orang yang tidak sempat makan.
Yesus mengatakan, "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran" (Yoh 16:12-13). Yesus paham kemampuan para murid. Mereka akan mendapatkan pengajaran dari waktu ke waktu.
Pengetahuan dan pengalaman kita berjalan seiring dengan pertambahan usia dan pembelajaran kita. Banyak hal yang pada awalnya tidak kita ketahui, dalam perjalanan waktu akan kita mengerti. Marilah kita setia mengikuti perkembangan pengetahuan dan pengalaman kita. Makin hari kita akan makin diperkaya.

Kontemplasi:
Bayangkan proses pembelajaranmu sampai sekarang ini.

Refleksi:
Tulislah bagaimana anda belajar sesuatu.

Doa:
Bapa, semoga aku makin mengerti apa arti pengajaran-pengajaranMu. Amin.

Perutusan:
Aku akan berusaha untuk semakin mengerti ajaranNya. -nasp-

Monday, May 2, 2016

Kram Pada Kaki

diambil dari http://www.wajib-baca.com/2016/04 via FB Antonius Arkanto Budiono

Anda mungkin pernah alami kram pada kaki.. sakitnya sungguh luar biasa menyiksa. Di kesempatan itu, kita bakal mempelajari tentang penyebab terjadinya kram, cara penanganan dan pencegahannya.

Pada umumnya Kram sering terjadi di bagian kaki, karena bagian kaki ini bertugas menyangga badan selama waktu serta sepanjang hari selamat berdiri atau berjalan.

- Aktivitas yang berlebihan hingga otot kelelahan serta tidak mampu lagi bekerja
- Kekurangan kalsium serta magnesium
- Dehidrasi
- Efek Samping obat-obatan serta lain sebagainya.

Cara yang perlu dilakukan saat kram pada kaki atau betis

- Mencari tempat duduk/tempat bersandar

- Lepaskan alas kaki/sepatu

- Angkat telapak kaki yg sakit ke atas pangkuan

- Janganlah membungkuk, karena posisi membungkuk dapat menekan daerah perut

- Perhatikan arah tekanan otot ketika terjadi serangan kram : apabila kram mengakibatkan jemari kaki dalam situasi menguncup, pakai tangan anda untuk secara perlahan-lahan menekan jemari kaki kearah atas sampai buka kembali

- Apabila kram telah reda, pijat telapak kaki supaya aliran darah kembali lancar

Cara menghindar terjadinya kram

- Melindungi keseimbangan cairan badan dengan cara banyak
minum.   ; Minum sekurang-kurangnya 6-8 gelas satu hari, termasuk 1 gelas sebelum tidur Juga memperbanyak minum sebelum, selama serta setelah olah raga

- Konsumsi makanan yang kaya kalsium, potasium serta magnesium. contohnya : 1-2 pisang satu hari bisa mencukupi kebutuhan potasium kita

- Apabila kerap alami kram betis waktu tidur, jadi perlu lakukan pelemasan otot betis saat sebelum tidur, tidur dengan posisi yang menghindar otot betis tertekan, upayakan supaya jari-jari & ; telapak kaki tak menghadap ke bawah waktu tidur

- Hindari menggunakan alas kaki dengan hak tinggi, bila terpaksa memakai hak tinggi dalam waktu lama, sesekali bebaskan agar jari kaki memiliki kesempatan untuk beristirahat

- Pilih sepatu yang tidak terlalu ketat dibagian ujungnya, supaya jari-jari kaki tak terlalu tertekan waktu melangkah & ; menyebabkan kurang lancarnya peredaran darah

- Lakukan olah raga jari kaki yaitu dengan menggerak-gerakkan jari kaki sambil berdiri serta duduk santai

- Sering merendam kaki/jari-jari kaki di air hangat serta memijatnya supaya aliran darah lancar.

- Tidak ada salahnya lakukan peregangan sesudah melakukan satu aktivitas terus-terusan dalam sebagian lama. Misalnya sesudah duduk terus menerus di depan computer selama 2 jam, berada didalam pesawat atau kendaraan yang mengonsumsi waktu lama atau jalan kaki jarak jauh

Mudah-mudahan tips tips di atas dapat bermanfaat untuk anda serta orang - orang di sekitar anda, terima kasih,

sumber: http://9kesehatanpedia.blogspot.co.id

Lamunan Pesta

Santo Filipus dan Yakobus, Rasul
Selasa, 3 Mei 2016

Yohanes 14:6-14

14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
14:7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."
14:8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami."
14:9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.
14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
14:12. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;
14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, orang akan menarik banyak orang lain apabila memiliki kinerja baik. Dia bertanggung jawab terhadap tugas melakukan pekerjaannya dengan rajin dan penuh komitmen.
  • Tampaknya, orang akan menarik banyak orang lain kalau dalam bekerja memnghadirkan hasil yang memuaskan. Dia akan mendapatkan banyak penghargaan dan sanjungan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa kebaikan kinerja seseorang dengan segala hasil baiknya, bagi yang biasa memiliki pergaulan akrab dengan kedalaman batin, merupakan buah dari berbagai pertimbangan dan cakrawala yang berasal yang bertahta di dalam relung nurani. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menyadari segala kebaikan yang dilakukan mengalir dari aura daya nurani.
Ah, segala pekerjaan baik ya merupakan prestasi kerja keras.

Sunday, May 1, 2016

Sabda Hidup


Selasa, 03 Mei 2016
Pesta St. Filipus dan Yakobus
warna liturgi merah 
Bacaan
1Kor. 15:1-8; Mzm. 19:2-3,4-5; Yoh. 14:6-14. BcO Why. 18:21 – 19:10

Yohanes 14:6-14:
6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." 8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." 9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. 10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. 11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. 12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; 13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. 14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

Renungan:
Seringkali tidak mudah mengenali sesuatu dari orang. Kadang-kadang pandangan kita tertutup oleh gambaran tertentu sehingga tidak mudah tahu bahwa yang di depan kita adalah yang kita gambarkan. Biasanya setelah orang itu pergi baru kita menyadari bahwa yang baru saja kita temui adalah orang yang kita harapkan.
Filipus mengatakan, "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami" (Yoh 14:8). Ia tidak melihat bahwa Yesus yang di hadapannya adalah gambaran Bapa yang dia harapkan.
Rasanya agar kita tidak kecewa layak kalau kita membuka mata hati terhadap mereka yang kita temui. Dengan hati yang terbuka kita akan mampu melihat dengan baik siapa yang kita temui. Kalau dia adalah pribadi yang kita harapkan kita bisa bersukacita bersama dengan dia kala bertemu.

Kontemplasi:
Pejamkan matamu. Bayangkan kisah dalam Injil Yoh. 14:6-14. Bandingkan dengan pengalamanmu.

Refleksi:
Bagaimana mengenali orang yang kita temui?

Doa:
Bapa, Engkau hadir dalam diri PuteraMu. Semoga aku makin mengenaliMu dengan mengenali PuteraMu. Amin.

Perutusan:
Aku akan membuka hatiku untuk menangkap siapa yang aku temui. -nasp-

PD Gracia Sala



Pada Jumat 29 April 2016 sekitar jam 11.30 Rm. Bambang pulang dari Paroki Pringgolayan melayani seminar dan misa untuk lansia. Karena ada ada kursi roda yang harus diturunkan dari mobil, dia membunyikan klakson beberapa kali. Pak Tukiran keluar menjemputnya dan kemudian mendorong kursi roda yang sudah diduduki oleh Rm. Bambang yang masih berjubah. "Wonten tamu saking Sala" (Ada tamu dari Sala) kata Pak Tukiran yang ditanggapi oleh Rm. Bambang "Ngge Rm.Harto?" (Untuk Rm. Harto). Pak Tukiran menyahut "Kangge sadaya rama" (Untuk semua rama). Ternyata benar. Ada sekitar 40an ibu yang sudah duduk di ruang pertemuan dalam.

Ketika Rm. Bambang menampakkan diri suasana menyelamati dari ibu-ibu tampak meriah. Beberapa ibu memintanya untuk duduk di depan. Tetapi Rm. Bambang menempatkan diri di pinggir agak belakang berdekatan dengan Rm. Tri Hartono. Kedatangan Rm. Bambang ternyata mengganggu Rm. Yadi yang sedang berbicara dengan mikropone. Beliau duduk di depan berjajar dengan Rm. Toto, Rm. Harto dan Rm. Tri Wahyono. Ketika Rm. Yadi selesai berbicara mikropon diserahklan ke Rm. Bambang yang hanya mengucapkan selamat datang dan menutup dengan kata-kata "Biasanya pada jam 12.00 kami makan" yang disambut tertawa dari semua. Dari beberapa informasi ibu-ibu ini adalah para anggota kelompok Persekutuan Doa (PD) Gracia Sala. Rm. Agoeng  datang ketika pertemuan sampai pada ujung penutup dan kemudian ikut menggambil foto-foto bersama. Ketika akan pulang Rm. Toto berkata "Kala wau kula SMS yang badhe wonten tamu saking Sala. Kula kesupen, nembe wau kemutan rikala rombong telpon sampun wonten perjalanan" (Tadi saya mengirim SMS memberi informasi ada tamu dari Sala. Saya lupa memberi informasi sebelumnya dan baru ingat ketika ada telepon bahwa rombongan sudah ada dalam perjalanan). Ketika Rm. Bambang mengajak beliau untuk bersama makan siang, Rm. Toto menolak karena tidak membawa suntik insulin untuk penyakit diabetesnya.

Lamunan Pesta Wajib

Santo Atanasius, Uskup dan Pujangga Gereja
Senin, 2 Mei 2016

Yohanes 15:26-16:4a

15:26. Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."
16:1. "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
16:3 Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
16:4a. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu."

Butir-butir Permenungan
  • Katanya, orang ber-Tuhan akan menjadi pejuang kebaikan umum. Dia akan medapatkan banyak teman dan pendukung.
  • Katanya, orang ber-Tuhan akan terbuka berhubungan baik dengan siapapun. Masyarakat akan menyenanginya karena keteladanan dan kebaikannya.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa orang yang sungguh ber-Tuhan akan berada dalam kebersamaan dengan aura relung kedalaman batin yang terungkap dan terwujud dalam hidup setia dengan nilai-nilai benar, baik dan luhur sehingga yang bersangkutan dapat mengalami berbagai penentangan bahkan bahaya maut berhadapan dengan orang-orang yang berlindung pada tradisi dan rumusan untuk mempertahankan kemapanan. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan setia pada kedalaman nurani sekalipun berhadapan dengan berbagai risiko hidup.
Ah, penyelamatan diri itu penting dong.

Sabda Hidup



Senin, 02 Mei 2016
Peringatan Wajib St. Atanasius
warna liturgi Putih 
Bacaan
Kis. 16:11-15; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Yoh. 15:26-16:4a. BcO Kis. 21:1-26

Yohanes 15:26-16:4a:
26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. 27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku." 1 "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. 2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. 3 Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. 4 Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu." (16-4b) "Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu,

Renungan:
Kita mendengar banyak pembantaian dilakukan oleh suatu kelompok radikal. Mereka melakukan itu entah karena apa, namun mereka mengklaim bahwa tindakan itu atas nama Allah. Mereka yang tidak sejalan dengan alirannya dianggap musuh dan layak untuk dimusnahkan. Tindakan mereka begitu kejam dan sadis.
Tuhan telah mengingatkan kita akan kehadiran kelompok seperti itu. "Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah" (Yoh 16:2). Ancaman pembunuhan itu akan terjadi dan mereka mengatasnamakan perintah Allah untuk membenarkan tindakannya.
Kita bersyukur boleh hidup berdampingan dengan sesama kita. Walau ada konflik-konflik namun rasa persaudaraan masih tetap lebih kuat. Banyak negara pun belajar pada bangsa kita bagaimana mengelola kehidupan yang toleran. Maka marilah kita syukuri kebersamaan kita dan kita doakan mereka yang berada di wilayah konflik. Semoga Tuhan menyentuh yang radikal dan melindungi yang percaya padaNya.

Kontemplasi:
Pejamkan matamu. Bayangkan kisah dalam Injil Yoh. 15:26-16:4a.

Refleksi:
Tulislah pengalamanmu menjaga iman dalam hidup bersama dan meneguhkan persaudaraan antar umat manusia.

Doa:
Tuhan jagailah umatMu yang berada dalam himpitan kelompok radikal yang mengancam. Semoga mereka selamat dari ancaman yang mematikan.  Amin.

Perutusan:
Aku akan menjaga persaudaraan hidup dan mendoakan mereka yang berada dalam ancaman. -nasp-