Jumat, 23 Oktober
2015
St. Yohanes dr
Kapestrano, St. Gulielmus, St. Gulielmus, Yohanes Bono
warna liturgi
Hijau
Bacaan
Rm. 7:8-25a; Mzm.
119:66,68,76,77,93.94; Luk. 12:54-59. BcO Yer. 22:10-30
Lukas
12:54-59:

Renungan:
Satu tahun sudah
pemerintahan Jokowi-JK. Ada banyak penilaian yang dikeluarkan. Ada pula ketidak
puasan yang dilontarkan. Namun ada pula yang yakin bahwa situasi berat sekarang
ini menjadi dasar untuk bangkit pada waktunya.
Jaman ini memuat
tanda kepada kita untuk membacanya. Pikiran instan akan sangat sulit menerima
suatu proses. Dia akan menginginkan segalanya segera terjadi. Kebutuhannya
segera tercukupi, tanpa melihat bagaimana cara yang dilakukan.
Saya melihat
negara ini memang lagi prihatin. Dan tampaknya bukan hanya di negeri kita.
Semua bangsa mengalami krisis. Ekonomi melambat. Hutan meranggas dan terbakar
(kayak yang sekarang kuliat di gunung Lawu). Di mana-mana orang mengalami
kekeringan air. Masa ini sungguh menjadi masa introspeksi kita untuk melihat
tanda-tanda jaman supaya kita bisa mengambil langkah yang tepat, tidak sekedar
instan tanpa memperhitungkan dampaknya di kemudian hari (bdk. Luk 12:54-56).
Kontemplasi:
Pejamkan matamu
sejenak. Hadirkan langkah-langkah apa yang mesti kauambil di jaman ini.
Refleksi:
Bagaimana
bertahan dan membangun langkah yang tepat untuk mengarungi jaman sekarang?
Doa:
Bapa jagailah
kami semua agar mampu mengarungi jaman ini. Pertobatkanlah kami untuk
memperbaiki segala tindakan salah kami selama ini. Amin.
Perutusan:
Aku akan membaca
tanda-tanda jaman sekarang supaya bisa melangkah dengan baik. -nasp-
0 comments:
Post a Comment