Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, October 5, 2017

Lamunan Pekan Biasa XXVI

Jumat, 6 Oktober 2017

Lukas 10:13-16

10:13 "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.
10:14 Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.
10:15 Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!
10:16 Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, seseorang dapat menjadi tokoh masyarakat karena memiliki kemampuan unggul. Dia juga disebut hebat karena berjuang demi kebaikan umum.
  • Tampaknya, dalam memperjuangkan kebaikan umum seorang tokoh juga berhadapan dengan sikap pro dan kontra. Dengan sesama pejuang dia akan diterima dan didukung, dan berhadapan dengan yang dirugikan nafsu dirinya dia akan ditolak.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sehebat apapun kemampuan seseorang yang berjuang dengan kebaikan umum, segala kemampuan dan kebaikan yang ada dalam dirinya adalah daya ilahi sehingga setiap pejuang kebaikan adalah raga surgawi yang membuat sikap orang lain terhadapnya menjadi pertanda adanya keterbukaan pada nurani atau tidak. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menyadari bahwa dirinya dengan segala ulah baiknya adalah bagian dari rambu-rambu gerak karya nurani di tengah dunia.
Ah, segala kemampuan adalah modal untuk meraih penghasilan dan kekayaan.

Wednesday, October 4, 2017

Bu Rudy Juga Ikut


"Kami sungguh tidak mengira kalau akan dapat diterima dengan omong-omong seperti ini" kata salah satu bapak yang bersama kelompok datang di Domus Pacis pada Minggu 1 Oktober 2017 pada lebih dari jam 14.00. Rm. Bambang menyongsong mereka sesudah Mas Abas memberi informasi "Rama, wonten rombongan tamu saking Sala" (Rama, ada rombongan tamu dari Sala). Di dalam hati Rm. Bambang "Wadhuh, mesthi seka Purbowardayan. Padahal aku wis omong nek Minggu pertama mesthi ana acara" (Aduh, pasti dari Purbowardayan. Padahal aku sudah bilang kalau Minggu pertama pasti ada acara). Benarlah, yang datang adalah rombongan dari Paroki Purbowardayan yang berjumlah 13 orang termasuk 2 orang kanak-kanak.

Pembicara dari rombongan ini menjelaskan bahwa mereka adalah wakil Panitia Ulang Tahun Paroki. Salah satu kegiatan dari panitia adalah bakti sosial dengan membuat bingkisan untuk para rama praja yang sudah ada di rumah tua. Maka mereka pertama-tama datang ke Wisma Petrus di kompleks Seminari Tinggi Kentungan. Kebetulan salah satu penghuni, yaitu Rm. Djonowasono, pernah cukup lama berkarya di Purbowardayan. Ketika sampai di Domus Pacis pada kunjungan keduanya, kebetulan para rama sedang beristirahat siang. Tetapi Rm. Bambang masih bersama relawan yang baru saja selesai mengurus pelaksanaan Novena Domus. Ketika Rm. Bambang menerima dan bercengkerama dengan para tamu, sebagaimana kata-kata permulaan tulisan berita ini, para tamu sungguh merasa mendapatkan kesempatan istimewa. Kata salah satu bapak, mereka menggambarkan bahwa kedatangan ke Domus Pacis akan seperti di Wisma Petrus, yang katanya cukup menyerahkan bingkisan dan kemudian meninggalkan tempat.

Sesudah omong-omong di ruang pertemuan dalam, Rm. Bambang mengajak para tamu mengunjungi Rm. Tri Wahyono di kamarnya. "Yok, nyanyi Ndherek Dewi Mariya" (Yok, kita menyanyikan lagu Ndherek Dewi Mariya) kata-kata Rm. Bambang yang membuat semua melantunkan lagu itu. Dan mulut Rm. Tri Wahyono pun ikut terbuka membuat bentuk-bentuk vokal ucapan nyanyian itu. Dari kamar Rm.Tri Wahyono para tamu diajak menuju kamar Rm. Yadi. Ketika pintu yang tertutup diketuk dan tak ada respon, salah satu dari tamu berkata "Nembe sare, rama" (Rama, beliau sedang tidur) yang disahut oleh Rm. Bambang "Mboten napa-napa" (Tak soal) yang terus membuka pintu serta masuk. Rm. Yadi memang sedang tertidur. Tetapi Rm. Bambang membangunkan dengan kata-kata "Rama, onten tamu-tamu saking Purbowardayan" (Rama, ada tamu dari Purbowardayan). Rm. Yadi, yang juga pernah tinggal di Purbowardayan, membuka mata dan kemudian tampak gembira mendapatkan kunjungan ini. Apalagi salah satu di antaranya adalah Ibu Rudy, Walikota Sala.

Damai Sejahtera bagi Rumah Ini

Try the new Yahoo Mail

Lamunan Pekan Biasa XXVI

Kamis, 5 Oktober 2017

Lukas 10:1-12

10:1. Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya.
10:2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.
10:4 Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan.
10:5 Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini.
10:6 Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
10:7 Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.
10:8 Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu,
10:9 dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
10:10 Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah:
10:11 Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat.
10:12 Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, gerakan organisasi akan amat kuat kalau memiliki tokoh-tokoh handal. Mereka dapat menjadi pengurus untuk maju dan berkembangnya organisasi.
  • Tampaknya, gerakan organisasi akan amat hidup kalau para tokohnya bekerja berdasarkan sistem. Mereka harus memegang visi dan misi yang ada dalam organisasi.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, sebanyak apapun tokoh-tokohnya dan sebaik apapun sistem serta visi-misinya, gerakan organisasi tidak akan memiliki kekuatan alami untuk memperjuangkan kebaikan umum kalau sistem kerjanya tidak mengembangkan hubungan personal antar para tokohnya sehingga tak ada nafsu penonjolan orang perorangan. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan terlibat dalam gerak pengembangan hidup bersama dengan cara kerjasama.
Ah, pada jaman kini kalau tak menonjol bisa tidak laku.

Tuesday, October 3, 2017

5 Makanan pengontrol gula darah dalam tubuh

diambil dari http://terserahanda.com by admin -

Kandungan gula darah yang tinggi menyebabkan seseorang mengalami masalah diabetes. Jika sudah demikian, konsumsi karbohidrat harus benar-benar diukur dan diperhatikan.

Tak jarang kondisi ini membuat para penderita diabetes merasa sedikit terkekang untuk memenuhi nafsu makan mereka.

Kabar baiknya, berikut ada beberapa makanan yang dapat mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, namun dijamin dapat memuaskan nafsu makan anda.

1. Melon dan Berry

Melon dan berry kaya akan serat dan nutrisi penting. Bahkan keduanya memiliki kandungan karbohidrat yang cukup rendah, sehingga baik dikonsumsi oleh para penderita diabetes.

Anda cukup memakannya secara langsung, atau jika perlu bisa dicampurkan ke yogurt agar lebih memberikan efek kenyang dan memuaskan nafsu makan anda.

2. Aneka sayuran rendah karbohidrat

Sayuran adalah sumber terbaik yang menyediakan berbagai nutrisi ke tubuh anda. Anda bisa memakannya langsung mentah-mentah, atau jika perlu bisa dipanggang atau dikukus.

Yang perlu menjadi perhatian adalah pilihlah sayuran yang memiliki kadar karbohidrat rendah seperti jamur, kubis, tomat, dan terong.

3. Sumber protein tinggi

Diet protein tinggi sangat baik untuk para penderita diabetes, karena akan mengurangi karbohidrat dan menambahkan porsi protein dalam makanan.

Telur, keju, dan daging tanpa lemak merupakan sumber protein tinggi yang bisa anda pilih. Anda bisa mengkombinasikannya dengan selai kacang dan seledri sebagai cemilan.

4. Sedikit lemak

Penderita diabetes tetap membutuhkan asupan lemak, namun harus benar-benar lemak baik dan dalam porsi yang kecil. Pilihan tepat bisa memanfaatkan minyak zaitun (olive oil), alpukat, dan ikan berlemak (seperti salmon).

Untuk mendapatkan lemak baik, gunakan minyak zaitun untuk memasak makanan atau bisa mengkonsumsi lemak dari ikan sebagai pengganti salad.

5. Minuman rendah kalori

Air putih memang selalu dianjurkan untuk kita konsumsi dengan jumlah yang mencukupi, sekitar 8 gelas per hari. Bahkan tidak ada pengganti untuk urusan ini.

Infused water bisa menjadi salah satu referensi bagi penderita diabetes jika ingin mendapatkan sensasi berbeda, karena minuman kaya warna ini masih tergolong rendah kalori.

Cukup iris potongan lemon atau mentimun dan campurkan dalam air untuk mendapatkan kesegaran PLUS asupan detoksin alami dari bahan-bahan tersebut. Jika perlu bisa ditambahkan daun mint untuk menambah sensasi kesegarannya.

Itulah beberapa makanan pengontrol gula darah yang bisa anda jadikan menu santapan sehari-hari agar masalah gula darah anda tetap terkontrol, namun tetap bisa memenuhi nafsu makan anda.

Jangan lupa dishare kepada keluarga, teman, atau kerabat anda yang sedang mengalami gangguan diabetes.

Sumber : https://health-zone.org/7-foods-control-blood-sugar

Mengikuti Yesus Kristus


Rabu, 04 Oktober 2017
Pekan Biasa XXVI
PW S. Fransiskus dari Assisi
Refleksi harianku dalam doa berdasarkan Luk 9:57-62

Yesus menjawab, "Serigala mempunyai liang, dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya." Lalu kepada orang lain Yesus berkata, "Ikutlah Aku." 

Tuhan Yesus Kristus terkasih, ijinkan daku menerima dengan sukacita mengikuti jejakMu. Sebagai pengikutMu, aku harus rela membuat pilihan yang fundamental bagiMu. 

Mengikuti Dikau menuntutku untuk meninggalkan segala sesuatu yang menghambat kesetiaan dan daya tahan kemuridanku. Bantulah aku memusatkan energiku secara lebih baik padaMu dan tuntutanMu padaku. Biarlah aku tak dibelenggu oleh aktivitas atau relasi yang tidak membantu hidup rohaniku kini dan selamanya. Amin.

Pastoran Sanjaya Muntilan, 03/10/2017

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
Aloys budi purnomo Pr

Sent from my heart of abudhenkpr
"abdi Dalem palawija"
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Lamunan Peringatan Wajib

Santo Fransiskus dari Asisi
Rabu, 4 Oktober 2017

Lukas 9:57-62

9:57. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
9:58 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
9:59 Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku."
9:60 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."
9:61 Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."
9:62 Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

Butir-butir Permenungan
  • Katanya, setiap orang memiliki masa lampaunya sendiri. Masa lampau akan menjadi kekayaan yang disebut pengalaman.
  • Katanya, pengalaman-pengalaman masa lampau menghadirkan bentuk-bentuk dan cara-cara untuk menghayati hidup kongkret. Itu dapat menjadi pegangan untuk menghadapi berbagai hal di masa kini.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, seindah apapun kejadian-kejadian di masa lalu bahkan kemudian menghasilkan pegangan yang menjadi kekuatan besar untuk mengurai berbagai masalah, itu semua justru dapat menghancurkan hidup apabila ketika berhadapan dengan hal-hal di masa kini tidak memiliki gambaran masa depan yang akan diraih. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menghayati hidup untuk membangun masa depan ceria yang lebih baik di bandingkan masa lalunya.
Ah, untuk menjadi bijak orang harus menjaga tradisi.