Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Monday, October 9, 2017

Kunjungan Sesama Rama Tua


Ketika sedang berbaring di ranjang sambil menikmati sinetron TV sekiar jam 10.00 pagi, tiba-tiba Rm. Bambang mendengar suara "Kula nuwun" (Permisi) yang langsung dijawab oleh Rm. Bambang "Inggih, sekedhaaaap" (Ya, sebentar). Tetapi ketika sedang bersiap pindah ke kursi roda, dua orang sudah masuk kamar Rm. Bambang. Ternyata Rm. Jayasewaya datang berkunjung diantar oleh seorang pemuda. "Niki frater" (Ini adalah seorang frater, calon imam). Kemudian frater itu memperkenal diri bernama Fr. Graha. Dia calon imam praja Keuskupan Agung Jakarta dan berasal dari Kelapa Gading. "Sudah semester berapa" tanya Rm. Bambang yang dijawab "Terakhir, rama." Rm. Jaya adalah satu satu imam yang tinggal di Wisma Petrus Kentungan, salah satu rumah tua untuk rama-rama praja Keuskupan Agung Semarang selain Domus Pacis. Beliau berusia 83 tahun dan menjadi penghuni Wisma Petrus yang kadang-kadang berkunjung di Domus Pacis. Pada hari itu, Jumat 29 September 2017, beliau mengunjungi rama-rama Domus bergiliran di kamar masing-masing.

Kunjungan di Domus Pacis oleh rama tua juga biasa dilakukan oleh Rm. Hantoro, yang kini berusia 72 tahun. Beliau memang pernah tinggal di Domus Pacis selama setahun lebih pada Januari 2015 hingga Februari 2016 ketika menjalani penyembuhan retak kaki karena kecelakaan. Rm. Hantoro sungguh amat merasa dekat dengan Domus Pacis. Beliau termasuk yang memperhatikan kesejahteraan para rama Domus Pacis. Banyak umat dianjurkan datang dengan membawa oleh-oleh yang dirasa dibutuhkan oleh para rama Domus Pacis. Rm. Hantoro sendiri secara rutin biasa meluangkan waktu menengok Domus Pacis. Biasanya beliau diantar oleh kemenakan dan seorang bapak. Snak dan buah-buahan biasa menjadi kekhasan oleh-olehnya. Kehadiran Rm. Hantoro dan pengantarnya selalu membuat makan siang para rama Domus penuh gelak tawa seperti yang baru saja terjadi pada Rabu 4 Oktober 2017.

Lamunan Pekan Biasa XXVII

Selasa, 10 Oktober 2017

Lukas 10:38-42

10:38. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
10:40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Butir-butir Permenungan
  • Katanya, era mangan ora mangan waton kumpul (hidup itu yang paling penting kesediaan berkumpul dengan orang lain sekalipun tanpa konsumsi) sudah lewat. Kini eranya adalah kerja untuk hidup karena orang harus selalu siaga dalam kemandirian.
  • Katanya, kini orang harus siap hidup dengan model generasi milenial sehingga siap menghadapi apapun yang muncul di tengah kehidupannya. Orang akan selalu sibuk mencari terobosan berhadapan dengan aneka bentuk baru.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, seserius apapun seseorang sibuk bekerja dengan selalu sibuk mencari terobosan baru berhadapan dengan aneka hal baru yang muncul dalam hidupnya, orang tidak akan menghayati kesejatian hidup apabila tidak mendasarkan segala kesibukan dalam ketenangan konsultasi dengan kalbu dalam naungan nurani. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati sesibuk apapun dalam kerja orang tidak akan lupa untuk menghadirkan segalanya dalam dialog batin dengan kalbunya.
Ah, kalau terlalu ngurusi yang batin-batin, kapan kerjanya?


Duduk Dekat Kaki Yesus, Mendengarkan Dia

Try the new Yahoo Mail

Sunday, October 8, 2017

Rm. Gito di Pastoran?


"Rama Gito ketok rene ora?" (Apakah Rm. Gito tampak ke sini?) tanya Rm. Bambang kepada Mas Abas ketika makan pagi Selasa 3 Oktober 2017 yang mendapat jawaban "Namung wingi enjing ngersakaken ngunjuk susu. Terus wingi siang Andre mriki mendhet pempers" (Kemarin pagi hanya minta untuk minum susu kedelai. Kemudian kemarin siang Andre, pendamping khusus Rm. Gito, kesini mengambil pempers). "Wela, nek ngono saiki wis pareng nganggo pempers" (Kalau begitu sekarang sudah boleh pakai pempers) komentar Rm. Bambang. Komentar ini berkaitan dengan informasi bahwa dulu Rm. Hadi, Minister Domus Pacis, tidak membolehkan karyawan memakaikan pempers untuk Rm. Gito karena dikhawatirkan akan menderita iritasi. Rm. Rio bertanya "Apa merga wis sepuh, terus sok ngersakke sok neng pastoran sok neng Domus?" (Apakah karena sudah tua maka beliau sering minta pindah-pindah antara Pastoran Paroki Pringwulung dan Domus Pacis?). Rm. Tri Hartono, Rm. Harto, dan Rm. Bambang serta Mas Abas tidak memberi jawaban.


Rm. Gito memang sudah berusia 86 tahun. Tampaknya beliau memang selalu ingin berdekatan dengan Rm. Hadi yang kalau kerap ke Domus memang mayoritas untuk Rm. Gito. Rm. Gito memang kerap meminta ke Pastoran dan kemudian minta dijemput lagi ke Domus Pacis. Keinginan Rm. Gito ini terungkap pada Minggu 1 Oktober 2017 ketika sedang makan siang. Pada waktu itu Mgr. Rubiyatmoko, sesudah acara Novena Domus Pacis, juga bergabung makan bersama para rama Domus. Rm. Gito berkata kepada Mgr. Rubi "Kula tak tilem wonten Pastoran, nggih?" (Perkenankanlah saya tidur di Pastoran Paroki, ya?) yang disahut oleh Rm. Bambang "Mung sarene napa klebet le dhahar?" (Itu hanya tempat untuk tidur atau termasuk santapan). Rm. Gito menjawab "Le nedha nggih sok mrika sok mriki" (Dalam hal makan bisa disana bisa disini). Mgr. Rubi sebenarnya hanya menyampaikan pokok jawaban "Kula rembage rumiyin kaliyan Minister, nggih" (Akan saya bicarakan dulu dengan Minister, ya). Tetapi sejak Mgr. Rubi meninggalkan Domus, Rm. Gito minta ke Pastoran Pringwulung dan hingga Selasa 3 Oktober 2017 menjelang siang Rm. Bambang tidak melihatnya di Domus Pacis. Tetapi pada sore hari beliau datang juga dan ikut misa. Sedang pada Rabu pagi pendamping beliau datang di Domus untuk meminta celemek, karena Rm. Gito menghendakinya. Dalam hati Rm. Bambang bertanya "Apa aku nek nganti umur luwih wolungpuluh ya ngono pa, ya?" (Apakah aku kalau sampai berumur 80an juga akan begitu?).

Yesus Kristus, "Orang Samaria Yang Baik" Bagiku

Try the new Yahoo Mail

Lamunan Pekan Biasa XXVII

Senin, 9 Oktober 2017

Lukas 10:25-37

10:25. Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
10:26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
10:27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
10:28 Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."
10:29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
10:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.
10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, pada umumnya orang menyadari bahwa manusia adalah makhluk sosial. Maka ada lagu lama No Man Is An Island (tak ada orang yang hidup sendiri).
  • Tampaknya, sebagai makhluk sosial orang harus memiliki kepedulian pada orang lan. Pada umumnya agama mengajarkan bahwa kepedulian pada orang lain terutama kaum papa dan menderita merupakan bagian dari hidup ber-Tuhan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sejelas apapun orang berbiacara tentang perhatian pada yang papa dan semenarik apapun program dan rencana kegiatan bagi yang menderita sehingga banyak menghadirkan dana, itu semua belum sungguh menjadi penghayatan kesejatian hidup sebagai makhluk sosial kalau tidak membuat orang secara personal tergerak hatinya sehingga secara spontan alami bertindak demi penderita yang ada di hadapannya. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang menyadari bahwa kepedulian kasih pada sesama bukanlah konsep tetapi gerak nurani yang terwujud dalam perbuatan spontan.
Ah, kalau mudah membantu hanya jadi buruan orang-orang malas.

JANGAN MALAS UNTUK KENCING MALAM Agar tidak mati diserang jantung bagi usia yg sudah menua

diambil dari WA Tetangga 4 Oktober 2017

Satu info kesehatan penting bagi orang awam  tentang masalah kencing malam, jantung & penyumbatan pembuluh darah

Masalah kencing malam, jantung & penyumbatan pembuluh darah otak*
~~~~~~
Ini adalah pengetahuan penting tentang pencegahan STROKE !!!

Gejala paling umum pada orang tua adalah masalah KENCING MALAM

Karena takut kencing malam hari, orang takut minum air, tak tahu bahwa bila tak minum air sebelum tidur & bangun malam sehabis buang air kecil juga tak minum air, itu adalah PENYEBAB utama penyumbatan pembuluh darah otak dari orang tua di pagi hari.

Sebetulnya, kencing malam bukan masalah kantong kemih, penyebabnya adalah PENUAAN fungsi jantung. Daya hisap darah atrium kanan dari bawah tubuh sudah berkurang.

Pada siang hari, tubuh kita posisi berdiri, darah mengalir ke bawah, jika fungsi jantung buruk, darah yang mengalir kembali ke atas akan kurang, tekanan tubuh bagian bawah menjadi besar, sehingga orang tua siang hari akan ada pembengkakan air di tubuh bagian bawah.

Pada malam hari ketika berbaring tidur, bagian bawah tubuh sudah reda dari tekanan, banyak penimbunan air di jaringan tubuh kembali ke darah.

Terlalu banyak air, ginjal mulai berupaya untuk mengalirkan air ke kantong kemih, menyebabkan kencing malam.

Biasanya setelah berbaring tidur 3-4 jam akan ke toilet untuk pertama kali. Setelah selesai, air di dalam darah masih terus meningkat, sehingga lewat 3 jam kemudian akan masuk toilet kedua kali ...
Mengapa ini merupakan penyebab utama dari penyumbatan pembuluh darah otak?

Karena setelah 2 atau 3 X buang air kecil, air dalam darah telah berkurang banyak, ditambah hawa dingin ac/cuaca melalui pernapasan air cepat menguap, sehingga darah mulai menjadi KENTAL. Saat tidur metabolisme tubuh melamban, denyut jantung menjadi lambat, sehingga darah yang kental ditambah aliran darah yang lambat, bagian pembuluh darah yang sempit mudah tersumbat.

Inilah sebabnya mengapa hampir SELALU terjadi penyumbatan pembuluh darah jantung & otak di pagi sekitar jam 5 atau 6. Kasus yang paling parah adalah MENINGGAL saat tidur !

Kesimpulan:
1.Kencing malam BUKAN masalah kantong kemih, tetapi terjadi penuaan pada fungsi jantung.
2.Sebelum tidur HARUS minum sedikit air hangat, setelah tengah malam buang air kecil, minum lagi sedikit air hangat. Jangan takut kencing malam, karena jika tidak minum air dapat mengambil nyawa Anda.
3.Biasanya harus BANYAK olahraga & latihan tubuh, memperkuat fungsi jantung. Tubuh bukan mesin, mesin akan aus jika banyak dipakai,tubuh manusia justru sebaliknya, sering dipakai malah menjadi lebih kuat !
4.Harus MENOLAK makanan yang tidak sehat, terutama yang kadar tepung terigu tinggi, yang dipanggang dan gorengan, lalu susu, telur, seafood & hewan lainnya, konsumsi berlebihan makanan ini akan membuat pembuluh darah Anda kelewat CEPAT MENUA !!!

(Diterjemahkan dari artikel kesehatan China.) Copyrights reserved ©JANGAN MALAS UNTUK KENCING MALAM:
*
 Selamat malam