Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Tuesday, December 26, 2017

Mengimani Yesus Seperti Yohanes


Rabu, 27 Desember 2017
Pesta St. Yohanes Rasul, Penginjil
Refleksi harianku dalam doa berdasarkan Yoh 20:1 2-8

Tuhan Yesus Kristus terkasih, hari ini kami merayakan pesta St. Yohanes Rasul dan Penginjil. Ia telah menemukan Dikau dengan sukacita. Berilah aku sukacita menemukan Dikau seperti St. Yohanes menemukan Dikau. 

Engkau telah membuatnya bergairah sejak semula. Dalam Injilnya, ia merekam banyak hal tentang Dikau dengan cara yang personal. Ia memberi cara pandang yang khusus dan istimewa tentang kasihMu. Engkau mengijinkan dia masuk ke dalam HatiMu. Imannya menjadi alasan pada pengharapan dalam KebangkitanMu. Terima kasih atas imannya. Bantulah aku menaruh hatiku juga ke dalam HatiMu kini dan selamanya. Amin.

Belikrejo, Gambiranom, 27/12/2017

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
Aloys budi purnomo Pr

Sent from my heart of abudhenkpr
"abdi Dalem palawija"
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan;
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang;
Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang.

Lamunan Pesta

Hari Ketiga Oktaf Natal
Santo Yohanes, Rasul Pengarang Injil
Rabu, 27 Desember 2017

Yohanes 20:2-8

20:2 Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan."
20:3 Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
20:4 Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
20:5 Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
20:6 Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah,
20:7 sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
20:8 Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, orang yang menjadi penulis handal akan dimasukkan dalam golongan kaum cendekiawan. Kaum intelektual pandai merangkai kata dan kalimat untuk merumuskan apa yang dipikirkan.
  • Tampaknya, ada gambaran bahwa penulis handal adalah orang yang memiliki wawasan luas. Dia memiliki banyak bacaan sehingga memiliki banyak referensi.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, seluas apapun wawasan dan seamat banyak apapun bacaan dan referensinya, orang belum tentu dapat menghasilkan tulisan yang ikut mendasari kehidupan banyak orang dalam olah nurani kalau sebagai penulis tidak mengalami belaian aura lubuk hati sehingga hidupnya diwarnai oleh derap warta dari situs-situs nurani. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang tidak akan berbangga karena nama baik tetapi akan berbahagia karena menjadi bagaian orang yang mengalami kasih.
Ah, kalau memiliki nama terkenal rejeki pasti mengejar.

Monday, December 25, 2017

Dokter Saja Terkejut Dengan ke Ajaiban Ini, STROKE Sembuh, Darah Tinggi Hilang Total Dengan Kulit Bawang Merah... Begini Cara Membuatnya!

diambil dari https://good4shares.blogspot.com OLEH JUMAT, 02 JUNI 2017

Beberapa orang indonesia sering kali buang sisi - sisi yang begitu bermanfaat dari buah dan sayur - mayur dalam kehidupan setiap harinya, satu diantara segi yang sering kali dibuang yaitu kulit walau sesungguhnya sisi ini mempunyai banyak nutrisi buat tubuh.


Ahli gizi merekomendasikan kita agar tak buang sebagian kulit sayur - mayur dan buah, terlebih kulit bawang, kulit jeruk dan kulit melon karna kaya nutrisi yang dapat tingkatkan kesehatan manusia.

Sebagian manfaat kulit bawang merah kemungkinan saja belum pernah kita kenali, tetapi sebagian pakar gizi mengantarkan kulit bawang merah seperti santapan luar biasa! ” yuuk kita mencari info apa saja khasiatnya dan dalihnya mengapa!

Manfaat kulit bawang merah yang tak banyak orang tahu

Perlu dipahami bila kulit bawang merah itu masih dibuang baik di pasar ataupun dapur, fikirkan berapakah ton dalam setiap harinya santapan bergizi ini dibuang sekian saja! itu manfaat kulit bawang merah buat kesehatan :


Pertama, kulit bawang merah memiliki quercetin, quercetin yaitu satu pigmen tumbuhan yang bisa membantu anda kurangi tekanan darah dan jauhi penyumbatan Pembuluh darah sampai terlepas dari penyakit gawat sama tekanan darah besar ataupun stroke.

Ke-dua, zat antidioksidan dan quercetin yang ada pada kulit bawang merah diakui memiliki dampak anti - inflamasi (anti radang) yang membantu penyembuhan penyakit dengan isyarat peradangan.

Ke-tiga, kulit bawang merah mempunyai isi serat yang besar sampai dapat buat bisa dengan gampang sistem pencernaan, dan kulit ini dapat memiliki kandungan senyawa fenolik yang di tahu dapat jauhi penyakit koroner.

Ke-empat, manfaat kulit bawang lantas yaitu dapat membantu menyembuhkan kaki kram,

Langkahnya dengan merebus kulit bawang di air kurun saat 10 s/d 20 menit lantas angkat kulit dari air. Minumlah racikan ini sama sama minum teh lebih dahulu tidur, jadi kurun waktu 1 minggu akan merasa khasiatnya dalam menyembuhkan kaki kram.

Terahir, kulit bawang merah dapat peruntukan paduan dalam tepung terigu, sampai anda bisa makan roti dengan isi anti - oksidan!

Mudah-mudahan berguna, tolong sebarkan agar banyak yang tahu dan semakin bermanfaat untuk orang banyak.

Kemartiran Stefanus


Selasa, 26 Desember 2017
Pesta St Stephanus, Martir Pertama
Refleksiku dalam doa berdasarkan Mat 10:17-22

Tuhan Yesus Kristus terkasih hari ini Pesta St. Stefanus, martir pertama. Ia telah menghayati sabda dan hidupMu saat ia mendoakan musuh-musuh yang membunuhnya. Seperti Dikau saat disalibkan, ia memohonkan ampun bagi orang-orang yang membunuhnya.

Bantulah aku mengalami dan belajar dari pengampunanMu. Stefanus terbenam dalam hatiMu. Ia berkobar oleh semangat kasihMu. Hatinya terbakar oleh kobaran kasihMu hingga ia mendoakan dan mengampuni orang-orang yang menganiayanya.
 
Terima kasih atas teladan St. Stefanus, martir pertamaMu dan bagi GerejaMu. Semoga aku pun ikhlas memberikan kesaksian iman dan kasih akan Dikau dalam kehidupanku sehari-hari kini dan selamanya. Amin.

Belikrejo, Gambiranom, 25/12/2017

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
Aloys budi purnomo Pr

Sent from my heart of abudhenkpr
"abdi Dalem palawija"
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan;
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang;
Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang.

Lamunan Pesta

Hari Kedua Oktaf Natal
Santo Stefanus, Martir Pertama
Selasa, 26 Desember 2017

Matius 10:17-22

10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
10:18 Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
10:19 Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20 Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, ada gambaran bahwa penyebar kedamaian akan disukai oleh masyarakat umum. Dia disebut orang baik.
  • Tampaknya, ada pandangan bahwa orang baik adalah orang yang tulus karena hidup dengan landasan hati nurani. Segala perilaku dan omongannya menjadi pancaran suara nurani.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, sebaik dan seluhur apapun perilakunya demi kebaikan umum, orang yang hidupnya selalu berlandaskan suara nurani dengan sikap kesetiaan mendalam justru selalu berada dalam keadaan penuh risiko karena menjadi palang penghalang nafsu-nafsu tampak orang-orang yang gila kedudukan dan kekayaan. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati, sekalipun penuh tantangan dan ancaman, orang akan selalu teguh bertahan jadi pancaran suara nurani.
Ah, yang baik itu ya yang dapat berdamai dengan arus umum.

Sunday, December 24, 2017

Dari Pakualaman?


Ketika beberapa orang anggota PUPIP DIY datang mampir Domus Pacis, Sabtu 25 November 2017, memang ada salah satu ibu yang berkata pada Rm. Bambang "Besok Minggu tanggal 17 Desember WKRI Pakualaman akan ke sini." Pada waktu itu Rm. Bambang menjawab "Lho, Wanita Katolik RI Bintaran le arep rawuh suk Januari 2018" (Lho, Wanita Katolik RI dari Bintaran rencananya akan datang besok Januari 2018" yang langsung ditanggapi "Niki Pakualaman, rama" (Ini dari Pakualaman, rama). Tetapi sesudah itu hingga tanggal 16 Desember 2017 tidak ada kontak lagi. Maka, ketika pada waktu makan pagi 17 Desember 2017 Rm. Ria bertanya kepada Rm. Bambang "Engko ana tamu ora?" (Nanti ada tamu tidak?), Rm. Bambang menjawab "Sing terang seka Semen, Paroki Salam. Biyen wis tau ana sing omong nek Wanita Katolik Pakualaman arep teka. Ning nganti saiki ora ana kabare" (Yang jelas akan datang adalah umat Lingkungan Semen, Paroki Salam. Dulu ada yang bilang bahwa Wakita Katolik Pakualaman akan datang. Tetapi hingga sekarang tak ada berita lanjutan).

Eeeee ..... Ketika sekitar jam 10.00 ada rombongan tamu ibu-ibu dan hanya satu orang bapak, yang dalam pikiran Rm. Bambang datang dari Salam, ternyata dari Bintaran. Mereka adalah para anggota Wanita Katolik Anak Ranting Kepatihan, Paroki Bintaran. Para rama Domus Pacis menyambutnya di ruang pertemuan. Karena Rm. Ria pernah berkarya di Paroki Bintaran, beliau menjadi seperti mengalami pertemuan nostalgia. Mereka membawa dos-dos yang berisi snak sehingga dapat omong-omong santai sambil berkelakar dan menikmati snak. Pada saat sedang asyik omong-omong selama sekitar 45 menit, Mas Abas memberi tahu bahwa rombongan Salam datang. Mengetahui hal ini salah satu ibu berkata "Kalau begitu bergantian ya, rama. Kami mohon pamit."

Nyanyian Baru Selamat Natal!


Senin, 25 Desember 2017
Hari Raya Natal (Misa Siang)
Refleksi harianku dalam doa berdasarkan Yes 52:7-10 dan Mzm 98:1.2-3ab.3cd-4.5-6 dan Yoh 1:1-18

Tuhan Yesus Kristus terkasih, pada hari Natal ini, Engkau lahir di hati, jiwa dan hidupku. Syukur pada Allah dan terima kasih. Bersama Nabi Yesaya dan Pemazmur kukidungkan sukacita ini.

O betapa indah kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan bentara yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik; yang mengabarkan berita selamat. Allah telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah dalam Dikau.

Kunyanyikan lagu baru bagi-Mu Tuhan, sebab dalam Dikau Allah telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus. Engkaulah Firman yang telah menjadi manusia dan diam di antara umat manusia dan semesta.

Selamat Natal ya Yesus. Selamat Natal sahabatku. Damai di hati damai di bumi bersama sesama dan semesta, kini dan selamanya. Amin.

Belikrejo-Gambiranom, 24/12/2017

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
Aloys budi purnomo Pr

Sent from my heart of abudhenkpr
"abdi Dalem palawija"
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan;
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang;
Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang