Rama Kamilus datang dan menginap di Domus Pacis untuk kedua kalinya. Pada kali ini beliau datang pada hari Sabtu pagi 22 Maret 2014 dijemput oleh Rama Agoeng dan Ega di Bandara Adisutjipto dengan mobil Komsos KAS. Sebelum berangkat ke Boro untuk program shooting, beliau sempat omong-omong dengan Rama Bambang tentang perkembangan Komunitas Rama Tua di Domus Pacis. Ternyata yang mendapatkan inspirasi tidak hanya kaum tua baik dalam jumpa pribadi maupun dalam program pastoral ketuaan. Tak sedikit kaum muda yang juga datang untuk omong-omong dan konsultasi. Rama Bambang mengatakan bahwa peranan pewartaan lewat FB dan tulisan-tulisan dalam www.domuspacispuren.blogspot amat besar pengaruhnya. Domus Pacis dapat menyentuh hati tak sedikit warga dan kelompok umat Katolik. Kini Rama-rama Domus Pacis dapat berada kembali menjadi bagian kehidupan umat bahkan lintas paroki. Ketika berbicara tentang kondisi ketuaan, Rama Kamilus berceritera tentang karyawannya yang tampak khawatir menghadapi usia tua apalagi kalau pensiun. "Karyawan itu bilang 'Saya sudah tua mau apa?'. Kemudian saya berceritera tentang rama-rama Domus yang bahkan masih dapat belajar dunia digital untuk mengembangkan fungsinya dalam ketuaan" Rama Kamilus berkata.
Monday, March 24, 2014
INSPIRASI KETUAAN??
Rama Kamilus datang dan menginap di Domus Pacis untuk kedua kalinya. Pada kali ini beliau datang pada hari Sabtu pagi 22 Maret 2014 dijemput oleh Rama Agoeng dan Ega di Bandara Adisutjipto dengan mobil Komsos KAS. Sebelum berangkat ke Boro untuk program shooting, beliau sempat omong-omong dengan Rama Bambang tentang perkembangan Komunitas Rama Tua di Domus Pacis. Ternyata yang mendapatkan inspirasi tidak hanya kaum tua baik dalam jumpa pribadi maupun dalam program pastoral ketuaan. Tak sedikit kaum muda yang juga datang untuk omong-omong dan konsultasi. Rama Bambang mengatakan bahwa peranan pewartaan lewat FB dan tulisan-tulisan dalam www.domuspacispuren.blogspot amat besar pengaruhnya. Domus Pacis dapat menyentuh hati tak sedikit warga dan kelompok umat Katolik. Kini Rama-rama Domus Pacis dapat berada kembali menjadi bagian kehidupan umat bahkan lintas paroki. Ketika berbicara tentang kondisi ketuaan, Rama Kamilus berceritera tentang karyawannya yang tampak khawatir menghadapi usia tua apalagi kalau pensiun. "Karyawan itu bilang 'Saya sudah tua mau apa?'. Kemudian saya berceritera tentang rama-rama Domus yang bahkan masih dapat belajar dunia digital untuk mengembangkan fungsinya dalam ketuaan" Rama Kamilus berkata.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment