Santa Maria Magdalena Postel, Magadalena Albrici dari Como, Teresia dari St. Agustinus
warna liturgi Hijau
Bacaan-bacaan:
Kel. 3:1-6,9-12; Mzm. 103:1-2,3-4,6-7; Mat. 11:25-27.
BcO 2Sam. 6:1-23.
Bacaan Injil:
25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. 26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. 27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
Memetik Inspirasi:
Suatu kali kami akan mendirikan tiang pancang. Yang kumaksud dengan tiang pancang di sini ialah tiang besar yang sudah dikonstruksi untuk dinamika kelompok. Tiang tersebut tinggi dan besar. Kami berdiskusi dan berdebat bagaimana cara mendirikannya. Banyak alternatif ditemukan, tapi tidak ada yang berani mengeksekusi. Saya datang ke bapak-bapak tukang bangunan yang membuat fondasinya. Mereka berpikir sejenak lalu mengambil beberapa bambu dan tali. Dengan alat sederhana itu mereka pun berhasil memasang tiang pancang tersebut.
Ada banyak hal yang sering tersembunyi di mata penglihatan orang cerdik pintar, namun terbuka bagi orang sederhana. Tuhan pun bersabda, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil” (Mat 11:25).
Kadang untuk menangkap rahasia misteri Tuhan kita perlu menjadi orang kecil dan sederhana. Mereka yang kecil dan sederhana mempunyai kepasrahan total atas karya Tuhan dalam hidupnya. Di mata mereka kepasrahan kepada Tuhan membuatnya melihat rencana dan karya Tuhan.
Refleksi:
Apakah kesederhanaan imanmu membuka jalan hidupmu?
Doa:
Bapa jadikanlah kami untuk selalu sederhana dan percaya kepada-Mu. Banyak hal yang tak mudah kutangkap dengan baik. Namun kami percaya Engkau akan membuka misteri-Mu pada kami yang sederhana. Amin.
Iman Sederhana
MoGoeng
Wates
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment