Rabu, 22 Januari 2014
Markus 3:1-6
3:2 Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia
menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
3:3 Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah
tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!"
3:4 Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah
yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat,
menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.
3:5 Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan
dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada
orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka
sembuhlah tangannya itu.
3:6 Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera
bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.
Butir-butir Permenungan
- Tampaknya, sikap memusuhi membuat orang dikuasai oleh pikiran dan perasaan serba tidak baik terhadap yang dimusuhi. Orang dapat selalu berusaha mencari-cari celah untuk menemukan saat salah dari yang dimusuhi.
- Tampaknya, sikap memusuhi membuat orang selalu berpikiran dan berperasaan gelap terhadap yang dimusuhi. Bahkan perbuatan baik apa pun dari yang dimusuhi malah makin mengobarkan rasa bencinya.
- Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa dalam penghayatan kesejatian hidup orang yang sadar dimusuhi dalam keadaan apa pun tetap akan menngerjakan kebaikan dihadapan yang memusuhi. Dalam yang ilahi, karena kemesraannya dengan relung hati, sekalipun marah bukan main seseorang tetap akan menjaga diri sehingga dia tetap menekankan perbuatan baik terutama bagi yang papa dan menderita.
Ah, kalau terus-terusan dimusuhi ya ganti jatuhkan
nama baiknya.
0 comments:
Post a Comment