Hari biasa
Pekan V Prapaskah
warna
liturgi Ungu
Bacaan:
Yer.
20:10-13; Mzm. 18:2-3a,3bc-4,5-6,7; Yoh. 10:31-42. BcO Ibr
12:14-29
Yohanes 10:31-42:

Renungan:
Sering kita temui orang yang sulit
dipercaya omongannya. Banyak omongan bagus-bagus tapi tidak ada yang mewujud
sama sekali. Ada pula orang yang tidak banyak omong tetapi banyak bekerja. Ada
banyak karya yang dibuat walau sedikit kata yang diucap. Ada pula yang kata dan
perbuatannya seimbang. Siapa yang kita senangi?
Kata dan perbuatan Yesus seimbang.
Apa yang Ia katakan Dia lakukan. Apa yang Dia lakukan Dia katakan. Namun
demikian orang-orang yang tidak suka tidak bisa menerima apapun yang dia katakan
dan lakukan. Perbuatan-perbuatan baik pun tidak mereka lihat. Yang ada adalah
Yesus salah dan harus dihukum. Maka meski Yesus sudah menghadirkan banyak
perbuatan baik namun orang-orang itu tetap mau menangkap dan melempari Dia
dengan batu.
Mungkin kita tidak gampang percaya
pada kata-kata. Namun rasanya kita tidak bisa mengingkari fakta baik di hadapan
kita. Kala kita menutup mata atas perbuatan baik tersebut orang-orang pun akan
mentertawakan kita. Maka marilah kita bersikap jujur untuk mengakui hala-hal
yang telah dibuat dengan baik oleh orang-orang di sekitar kita.
Kontemplasi:
Bayangkan kisah dalam Injil Yoh
10:31-42. Bandingkan dengan pengalamanmu.
Refleksi:
Bagaimana mengakui karya-karya
sesama kita?
Doa:
Tuhan semoga aku selalu jujur
mengakui karya-karya sesamaku. Semoga makin banyak orang mengembangkan karya
baik demi kebaikan bersama. Amin.
Perutusan:
Aku akan mengakui dan mendukung
karya-karya yang baik. -nasp-
0 comments:
Post a Comment