Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Monday, June 18, 2018

Lamunan Pekan Biasa XI

Selasa, 19 Juni 2018

Matius 5:43-48

5:43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?
5:47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?
5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, ada gambaran bahwa dengan rajin berdoa orang jadi dekat dengan yang ilahi. Doa adalah hubungan personal dengan Dia.
  • Tampaknya, ada gambaran bahwa dengan tekun beragama orang makin berada dalam lingkaran kehidupan ilahi. Di situ orang dapat dikatakan sebagai keluarga Dia.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun amat memperhatikan agama dan rajin berdoa, orang belum tentu sungguh amat dekat dengan yang ilahi kalau tak memiliki kebiasaan rela terhadap yang bersebarangan ikut menikmati kebaikannya. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan relung hati orang akan berbagi kebaikan dengan siapapun termasuk musuh-musuhnya.
Ah, baikan dengan musuh artinya kalah bersaing.

Sunday, June 17, 2018

Lebaran Domus 2018


Sudah beberapa tahun terakhir, pada setiap liburan Iedul Fitri Domus Pacis selalu menghadirkan tenaga khusus untuk membantu satu karyawan yang berpiket. Hal itu terjadi karena semenjak tahun 2011 selalu ada liburan khusus bagi karyawan Domus. Bahkan semenjak tahun 2014 setiap karyawan mendapatkan 4 liburan Iedul Fitri disamping satu hak libur mingguan. Suasana liburan selalu dirasakan sebagai suasana cukup berat bagi kondisi kerja pelayanan untuk para rama Domus. Apalagi, kalau dulu yang harus dilayani secara khusus hanya Rm. Harto, dalam perkembangan beberapa rama harus juga dilayani dalam segalanya. Maka, sekalipun kemudian selalu ada dua karyawan yang bergiliran tugas piket, suasana berat masih terasa. Akan tetapi, barangkali karena perkembangan suasana Domus Pacis, untuk Iedul Fitri tahun 2018 suasana terasa amat berubah.

Sebenarnya Mas Handoko sudah merasa kuatir karena Bu Rini, yang selama empat tahun selalu dapat menghadirkan orang yang siap membantu pelayanan Domus, untuk tahun 2018 menjadi ragu-ragu apakah yang bersedia datang akan memenuhi kesediaannya. Rm. Bambang, yang diberi tahu oleh Mas Handoko, juga sedikit merasa kuatir. Kekuatiran itu sungguh terjadi karena pada tanggal 14 Juni 2018 orang yang sanggup ternyata membatalkan dengan alasan banyak saudara berkumpul di rumahnya. Akan tetapi, dari kenyataan yang ada di Domus Pacis, kekuatiran itu ternyata hanya warna perasaan karena pengalaman masa lewat. Yang terjadi adalah suasana kompak kerja dari Mas Abas, Mas Ardi, dan Mas Tono. Mereka adalah tenaga-tenaga Domus Pacis yang dalam perkembangan sungguh mampu terjalin dalam tim kerja yang penuh persaudaraan. Sebenarnya Mas ada Pak Tukiran karyawan tertua dan terlama di Domus. Tetapi Pak Tukiran akhir-akhir ini harus banyak mengurus diri karena penyakit yang sekarang harus disertai penanganan khusus.

Tiga tenaga yang sudah disebut tadi bersepakat untuk menjalani piket kerja berdua-dua bergantian. Barangkali karena sudah cukup mengalami kebiasaan kerja Domus, terhadap rama yang sudah menggunakan tenaga Pramurukti RS Panti Rini pun mereka dapat menjalankannya. Suasana kerja Domus Pacis memang berkembang dalam iklim persaudaraan dan persahabatan. Suasana senioritas dan status lama tampak menyingkir. Apalagi ada tiga relawan Domus yang juga memberikan prioritas perhatian untuk para rama Domus. Mas Handoko dan Mbak Sri, istrinya, serta Bu Rini selalu terlibat ikut membantu kerja para karyawan. Bahkan pada Sabtu, 16 Juni 2018, Bu Rini dan Mbak Sri menginap Domus Pacis di kamar Rm. Tri Wahyono menggantikan kerja pramurukti. Kedua orang ini juga bangun pagi menyiapkan makan pagi Minggu 17 Juni 2018.

Di bawah ini ada jadual berkaitan Libur Iedul Fitri 2018  tenaga Domus Pacis yang masing-masing mendapatkan libur 5 hari yang dapat diambil sesuai pilihan.
Tgl
Tukiran
Abas
Ardi
Tono
Tri
Pipit
 Bulan Juni 2018
15
Libur
Libur
Siang-Mlm
Siang-Mlm
Libur
Libur
16
Libur
Siang-Mlm
Siang-Mlm
Libur
Libur
Libur
17
Siang
Siang-Mlm
Libur
Malam
Libur
Libur
18
Libur
Siang-Mlm
Siang-Mlm
Siang-Mlm
Libur
Libur
19
Siang
Siang-Mlm
Siang-Mlm
Libur
Libur
Libur
20

Dua hari hak libur akan diambil sesuai jadual ke RS Panti Rapih





21

Libur



22





23

Libur



24





25

Libur



26

Libur



27
Libur




28
Libur




29
Libur




30
Libur




Bulan Juli 2018
01






02






03






04






05






06



Libur


07



Libur


08



Libur