Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, October 2, 2014

Sabda Hidup

Jumat, 03 Oktober 2014
Hari Biasa
warna liturgi Hijau
Bacaan:
Ayb. 38:1,12-21; 39:36-38; Mzm. 139:1-3,7-8,9-10,13-14ab; Luk. 10:13-16. BcO Ydt. 12:1 - 13:2

Lukas 10:13-16:
13 "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. 14 Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. 15 Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! 16 Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."

Renungan:
Ada banyak tanda dan mukjijat sudah dibuat Yesus. Namun Khorazim, Betsaida, Kapernaum tetap tidak percaya. Ketidakpercayaan mereka membuat Yesus jengkel dan mereka pun kehilangan kesempatan mendapatkan rahmat dari Tuhan.
Kepercayaan memang tidak mudah didapat. Kepercayaan itu didapat melalui suatu proses yang kadang panjang, tapi bisa juga singkat, tergantung pada aneka situasi yang melingkupinya. Tanda-tanda yang ada semestinya akan membantu proses pembentukan kepercayaan tersebut.  Ketika tanda-tanda sudah diberikan tetapi pihak yang lain tetap sulit untuk percaya maka pihak yang diberi tanda dan tidak segera percaya akan kehilangan kesempatan mendapatkan tanda-tanda berikutnya.
Belajar dari pengalaman ini rasanya kita pun perlu membuka sikap menghargai mereka yang telah memberi tanda. Jangan sampai karena ketidakpercayaan kita kita pun kehilangan kepercayaan dari sang pemberi tanda. Kalau sang pemberi tanda merasa terus tidak dipercaya dia akan pergi. Karena itu kita bukan hanya kehilangan yang kita mau, tapi juga tanda yang sudah nyata ada.
 
Kontemplasi:
Ikuti kisah dalam Injil Luk. 10:13-16. Anda termasuk penduduk kota apa?

Refleksi:
Bagaimana sikap dan kepercayaanmu kepada mereka yang telah memberikan tanda kasih kepadamu?

Doa:
Tuhan aku tidak ingin menyia-nyiakan tanda kasihMu melalui peristiwa dan pribadi yang menemani sejarah hidupku.  Amin.

Perutusan:
Aku akan menghargai dan menaruh percaya pada mereka yang telah berbuat baik padaku.

0 comments:

Post a Comment