Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, October 31, 2014

Sabda Hidup

Sabtu, 01 November 2014
Hari Raya Semua Orang Kudus
Warna Liturgi Putih
Bacaan:
Why 7:2-4.9-14; Mzm 24:1-2.3-4ab.5-6; 1Yoh 3:1-3; Mat 5:1-12a

Matius 5:1-12a:
1  Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 2  Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: 3  "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 4  Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. 5  Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. 6  Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. 7  Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. 8  Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 9  Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. 10  Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 11  Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. 12  Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga.

Renungan: 
Siapa yang bisa disebut bahagia? Kalau menilik dari sabda bahagia ini maka yang bisa disebut bahagia adalah mereka yang telah tekun memperjuangkan hidupnya dan bertahan dalam iman kepercayaan kepada Tuhan. Pada mereka inilah sebutan bahagia layak dikenakan.
Hari ini Gereja merayakan hari raya semua orang kudus. Gereja bersyukur atas pribadi-pribadi yang dipilih Allah karena rahmatNya dan ketekunan mereka memperjuangkan hidup dan mempertahankan iman. Mereka adalah pribadi-pribadi yang telah memenangkan kehidupan ini. Aneka kesulitan dan tantangan hidup bisa dilewati dengan nilai yang tak tekatakan dan terumuskan.
Masing-masing dari kita menambahkan nama mereka dalam nama kita. Tentunya bukan untuk gagah-gagahan. Nama itu kita tambahkan agar kita bisa menimba kekuatan hidup dan iman yang telah mereka menangkan. Maka marilah hari ini mengingat atau membaca kembali kisah dari para kudus yang ditambahkan dalam nama kita.

Kontemplasi:
Hadirkan santo atau santa pelindungmu. Berbicaralah secara mendalam dengan santo-santamu.

Refleksi:
Sisi apa yang akan anda kuatkan dalam hidupmu menimba dari semangat santo-santomu?

Doa:
Tuhan semoga ketekunan dan daya tahan iman para santo-santa pelindungku menguatkan dan meneguhkan peziarahan hidupku. Amin.

Perutusan:
Aku akan tekun dalam hidup dan menjaga imanku pada Tuhan.

0 comments:

Post a Comment