Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, October 17, 2019

Percikan Nas Kamis, 17 Oktober 2019

Peringatan Wajib
St. Ignatius dr Antiokhia
warna liturgi Merah

Bacaan-bacaan
Rm. 3:21-30; Mzm. 130:1-2,3-4b,4c-6; Luk. 11:47-54;
BcO Yer. 2:1-13,20-25.

Bacaan Injil:
47 Celakalah kamu, sebab kamu membangun makam nabi-nabi, tetapi nenek moyangmu telah membunuh mereka. 48 Dengan demikian kamu mengaku, bahwa kamu membenarkan perbuatan-perbuatan nenek moyangmu, sebab mereka telah membunuh nabi-nabi itu dan kamu membangun makamnya. 49 Sebab itu hikmat Allah berkata: Aku akan mengutus kepada mereka nabi-nabi dan rasul-rasul dan separuh dari antara nabi-nabi dan rasul-rasul itu akan mereka bunuh dan mereka aniaya, 50 supaya dari angkatan ini dituntut darah semua nabi yang telah tertumpah sejak dunia dijadikan, 51 mulai dari darah Habel sampai kepada darah Zakharia yang telah dibunuh di antara mezbah dan Rumah Allah. Bahkan, Aku berkata kepadamu: Semuanya itu akan dituntut dari angkatan ini. 52 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha untuk masuk ke dalam kamu halang-halangi." 53 Dan setelah Yesus berangkat dari tempat itu, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi terus-menerus mengintai dan membanjiri-Nya dengan rupa-rupa soal. 54 Untuk itu mereka berusaha memancing-Nya, supaya mereka dapat menangkap-Nya berdasarkan sesuatu yang diucapkan-Nya.

Memetik Inspirasi:
Ada banyak cara orang jahat menguji orang baik. Semakin baik orang yang diuji semakin jahat pula cara yang dipakai orang jahat. Bahkan orang lain pun bisa tertipu oleh cara si jahat. Tidak sedikit dari mereka yang telah dikuasai si jahat menyalahkan dan menghakimi si baik.
Orang-orang Farisi dan ahli Taurat ingin selalu menjerat dan menangkap kesalahan Yesus. Mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang diharapkan bisa menjatuhkan hukuman kepada Yesus. Sayangnya Yesus selalu bisa menjawab pertanyaan yang mereka ajukan dan bahkan membuat mereka menjadi malu.
Kita perlu selalu waspada siapa si iahat dan si baik. Jangan sampai kita tertipu dan masuk dalam kerangkeng si jahat. Kehadiran Tuhan layak kita harapan. Bersama dengan-Nya kita akan mampu memilah mana yang jahat dan baik.

Refleksi:
Bagaimana membedakan yang baik dan jahat?

Doa
Tuhan jagailah kami supaya tidak tertipu oleh kuasa jahat. Semoga kami bisa membedakan roh baik dan roh jahat dan menjalani saran roh baik.  Amin.

Multi tasking.
MoGoeng
Wates

0 comments:

Post a Comment