Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, January 22, 2015

Sabda Hidup

Jumat, 23 Januari  2015
Yosefa Maria dr Beniganim
warna liturgi Hijau
Bacaan:
Ibr. 8:6-13; Mzm. 85:8,10-11,13-14; Mrk. 3:13-19. BcO Rm. 7:1-13

Markus 3:13-19:
13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya. 14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil 15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan. 16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus, 17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh, 18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, 19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

Renungan:
Yesus menetapkan 12 orang untuk menyertaiNya dan memberi mereka kuasa untuk mengusir setan (lih Mrk 3:14-15). Orang-orang yang dipilih ini selalu menemaniNya. Mereka menjadi pengikutNya yang setia, kecuali satu orang yang pada saatnya mengkhianatiNya (lih Mrk 3:19).
Rasanya berkarya memang tidak bisa seorang diri. Selalu dibutuhkan orang lain untuk menyertai. Kehadiran mereka akan memperluas cakrawala, meringankan beban tanggungjawab, memperlebar daya jangkau dll. Satu, dua, tiga orang teman menguatkan gerak yang kita persiapkan. Namun memang tidak semua orang itu setia. Pada saat-saat tertentu atau karena alasan tertentu mereka bisa berkhianat. Pertemanan berubah menjadi permusuhan. Saudara menjadi lawan.
Walau ada kemungkinan tersebut, kita tetap perlu membangun persahabatan. Ada banyak lebihnya membangun persahabatan daripada berdiam diri dan sibuk dengan diri sendiri.

Kontemplasi:
Pejamkan matamu. Hadirkan sahabat-sahabatmu. Ingatlah peran-peran mereka dalam hidupmu.

Refleksi:
Apa arti sahabat bagimu?

Doa:
Tuhan lindungilah para sahabatku. Lindungilah dan dampingilah mereka. Semoga mereka selalu dekat denganMu dan menjadi perpanjangan tanganMu. Amin.

Perutusan:
Aku akan mendoakan sahabat-sahabatku.

0 comments:

Post a Comment