Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Monday, November 20, 2017

Lamunan Peringatan Wajib

Santa Maria Dipersembahkan kepada Allah
Selasa, 21 November 2017

Lukas 19:1-10

19:1. Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu.
19:2 Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya.
19:3 Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.
19:4 Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ.
19:5 Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu."
19:6 Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.
19:7 Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa."
19:8 Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
19:9 Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham.
19:10 Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, ada gambaran bahwa orang dapat menemukan kebahagiaan kalau sandang, pangan dan papan tersedia tanpa harus berpikir dan berusaha. Itu semua karena orang sudah amat kaya.
  • Tampaknya, ada gambaran juga bahwa orang dengan kekayaannya dapat meraih apapun yang dikehendaki. Dia dapat menjadi bagian dari golongan eksklusif karena status elitenya.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa berjumpa akrab dengan kedalaman batin, sebanyak apapun kekayaannya dan seeksklusif apapun status dimiliki, orang tidak akan mampu menemukan dan menghayati kebahagiaan sejati yang mencahayakan hati apabila dia tidak mampu membaur dengan kebanyakan orang sekalipun berstatus eksklusif dan tak memiliki kepedulian lebih terhadap kaum papa dan menderita dengan kekayaannya. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan mengalami sukacita sejati yang membuatnya memakai segala harta milik sebagai sarana berbagi terutama dengan yang papa dan menderita.
Ah, justru masuk dalam golongan eksklusif itulah yang membuat orang gembira karena tak direbiti oleh rengekan orang umum.

0 comments:

Post a Comment