Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Sunday, October 29, 2017

Rama Kardi


"Ora sah diumumke, lho. Aku tak leren neng kene" (Jangan dimaklumkan, lho. Aku di sini istirahat) kata Rm. Kardi ketika Rm. Bambang masuk di kamarnya pada Selasa sore 17 Oktober 2017. Pada siang sekitar jam 11.00 hari itu Rm. Kardi, pastor di Paroki Mlati, berada di Domus Pacis. Semingguan sebelumnya memang sudah ada berita bahwa beliau akan menginap sementara hari di Domus. Katanya Rm. Kardi akan datang pada Senin 16 Oktober 2017. Tetapi baru pada hari Selasa rencana itu terjadi. Ketika datang ternyata beliau baru merasakan sakit merasakan beberapa gigi bagian atas yang baru saja dicabut. Pintu kamar yang beliau tempati tertutup. Pada saat Rm. Bambang masuk, Rm. Kardi tidak mampu berbicara menanggapi sapaannya. Bibirnya terkatup menahan sakit. Maka baru pada sore hari apa yang dikatakan di atas oleh Rm. Kardi terjadi pada sore sekitar jam 16.00.


Beliau memang membutuhkan waktu tak sebentar untuk menuntaskan garapan gigi dari cabut, dijahit, tertutup, sampai pasang gigi. Dokter yang menangani ternyata hanya di Jalan Gejayan yang dari Domus Pacis dapat ditempuh dengan jalan kaki sekitar 10 menit. "Wela, saiki wis ana sing tilik ha ha ha" (Sekarang sudah ada yang berkunjung ha ha ha) kata Rm. Bambang dengan tertawa pada saat lihat Rm. Kardi membawa tak plastik isi dos roti pada saat makan siang Senin 23 Oktober 2017. Padahal Rm. Kardi masih harus makan bubur dan belum dapat menikmati roti oleh-oleh. Maka roti itu hanya dinikmati oleh rama-rama lain. Dan pada hari ini, Senin 30 Oktober 2017, Rm. Kardi pun selalu tampak ceria dan seperti mampu menikmati rumah tua para rama tua.

0 comments:

Post a Comment