Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, June 28, 2018

Ulang Tahunan


"Berkah dalem romo nyuwun pangapunten dalem badhe nyuwun pirsa asmane lengkap romo2 ingkang lenggah wonten Domus Pacis sinten kemawon njih romo ..... Kula ingkang sowan kala wingin misa sareng Domus saking Prambanan romo" (Berkah Dalem, rama, maaf saya akan bertanya nama lengkap para rama yang tinggal di Domus Pacis. ..... Saya adalah yang kemarin datang ikut Misa Domus dari Prambanan) kata pengirim pesan di WA Rm.Bambang pada Minggu 10 Juni 2018. Rm. Bambang menjawab "Asma rama2 Domus: Rm. Yadi, Rm. Ria, Rm. Bambang, Rm. Tri Hartono, Rm. Harto, Rm. Tri Wahyono, Rm. Wito" dan dia menanggapi "Matur nuwun romo baptisipun romo nyuwun  pangapunten badhe kangge oleh 2 dateng kudus ngaten ....." (Terima kasih, rama. Lalu nama-nama baptisnya? Maaf, ini akan saya oleh-olehkan ke Kudus). Ketika Rm.menulis "Wadhuh boten patosa apal" (aduh saya tak hafal) muncul jawaban "Njih sampun romo matur nuwun badhe pamer menawi sampun nate dateng Domus pacis margi dateng pabrik Djarum nika wonten paguyuban kristiani" (Ya sudah, rama, terima kasih. Ini akan saya pamerkan bahwa saya pernah ke Domus Pacis. di pabrik rokok Djarum. Di sana ada paguyuban kristiani).

Pengirim WA itu adalah salah satu dari 20an orang yang pada Sabtu tanggal 9 Juni 2018 sore jam 05.00 ikut Misa Domus. Mereka adalah keluarga Tionghoa anak, cucu, dan cicit dari satu nenek yang pada hari itu berusia 95 tahun. Sebenarnya mereka telah berpesan jauh hari sebelumnya untuk kehadiran Rm. Bambang memimpin misa di Prambanan. Keluarga meminta misa diselenggarakan pada jam 05.00 sore. Tetapi ternyata di Paroki Kalasan, dimana Prambanan menjadi wilayahnya, ada aturan bahwa untuk misa ujub di keluarga pada Sabtu sore hanya diperkenankan sesudah jam 07.00. Sementara itu Rm. Bambang berkeberatan kalau memulainya sudah terlalu malam. Rm. Bambang menganjurkan untuk mencari rama lain. Tetapi mereka mendesak agar yang memimpin tetap Rm. Bambang. Kemudian Rm. Bambang menawarkan bagaimana kalau penyelenggaraan dilaksanakan di Domus Pacis sehingga bisa gembira bersama para rama tua. Keluarga setuju. Sehingga pada Sabtu sore itu ada misa ulang tahun di Kapel Domus yang oleh keluarga mendapatkan hiasan bunga di altarnya. "Rama, apakah keluarga boleh makan bersama para rama?" tanya Bu Rini, relawati Domus, ketika usai misa yang dijawab oleh Rm. Bambang "Bisa aja." Keluarga memang sudah membawa santap malam dan snak untuk mereka sendiri dan seluruh penghuni Domus. Maka makan malam itu sungguh meriah. Apalagi para tamu kemudian minta berfoto ria dengan rama-rama bergantian.

0 comments:

Post a Comment