Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Wednesday, December 20, 2017

10 Tips Hidup Bahagia dari Paus Fransiskus

diambil dari http://app.amorpost.com/206



Amorpost.com  - Paus Fransiskus berbagi tips hidup bahagia saat berbicara kepada Viva, sebuah mingguan di Argentina.
Dalam wawancara itu, Paus Fransiskus menceritakan bagaimana menjalani hari-hari untuk menciptakan kebahagiaan dan bersyukur untuk semua itu. 
Berikut ini 10 tips atau resep hidup bahagia dari Paus Fransiskus

1. Jadilah diri sendiri

Menurut Paus Fransiskus, biarkan semua orang menjadi diri mereka sendiri. "Orang Romawi mempunyai pepatah, yang bisa dianggap sebagai referensi. Mereka bilang: Campa e lascia campà (hidup dan biarkan hidup)," ujar Paus Fransiskus. Itulah langka awal menuju kedamaian dan kebahagiaan hati. 

2. Berbagi dengan orang lain tanpa lelah

Jangan jadi orang yang egois, berbagilah dengan sesama. Tak harus hal yang mahal, cukup hal-hal sederhana seperti berbagi kepedulian, saling toleransi, bertegur sapa bahkan memberikan seulas senyum saja sudah lebih dari cukup. 
"Jika seseorang merasa lelah, orang berisiko menjadi egois, dan air yang stagnan adalah yang pertama rusak," nasihat Paus asal Argentina itu. 

3. Jalani kehidupan dengan lembut

Paus Fransiskus menggambarkan bagaimana menjalani kehidupan dengan lembut seperti cerita di novel Don Segundo Sombra karya Ricardo Güiraldes. 
"Di 'Don Segundo Sombra' ada hal yang sangat indah, seorang pria yang melihat kembali hidupnya. Dia mengatakan bahwa di masa muda dia adalah aliran batu yang membawa segalanya ke depan; Saat dewasa, dia seperti sungai yang sedang mengalir, namun di hari tua, dia merasakan gerakan, tapi itu "remansado" (dibendung; melambat). Saya akan menggunakan gambar penyair dan novelis Ricardo Güiraldes ini, kata sifat terakhir "remansado".
Pesan yang bisa dipetik dari cerita tadi, kata Paus Fransiskus, yakni menjalani kehidupan dengan kebaikan, kerendahan hati dan ketenangan. 

4. Luangkan waktu bersama keluarga

Luangkan waktu Anda untuk anak-anak dan keluargamu, demikian pesan Paus Fransiskus untuk semua keluarga. "Konsumerisme telah menyebabkan kegelisahan dan kehilangan," ujar Paus. 
Hal ini membuat orang-orang lebih menghabiskan waktu untuk mengejar kekayaan dan sedikit waktu di rumah. Paus meminta setiap keluarga untuk meluangkan banyak waktu bersama. 

5. Hari Minggu adalah waktu keluarga

Ini berhubungan dengan point ke-4 di atas, tentang bagaimana menyisihkan waktu bersama orang-orang yang dicintai, terlepas dari tekanan pekerjaan dan lain sebagainya. 
Untuk keluarga Kristiani, hari Minggu digunakan untuk pergi ke Gereja bersama keluarga dan meluangkan waktu bersama usai perayaan di Gereja. 

6. Peduli lingkungan

Paus Fransiskus berpesan tentang pentingnya menjaga dan peduli akan lingkungan alam sekitar kita. Dengan menjaga dan melestarikan alam, kita telah ikut menjaga pemberian khusus Allah kepada kita anak-anakNya. Jika kita merusak alam, itu seperti membunuh kehidupan generasi mendatang. 

7. Berpikir positif

Jangan berpikir negatif apalagi terhadap orang lain. Semua itu tidak sehat, baik bagi pikiran maupun hubungan sosial kita dengan sesama. 
"Berbicara buruk tentang orang lain menunjukkan rendahnya harga diri. Itu berarti, 'Saya merasa sangat rendah sehingga alih-alih melihat diri sendiri, saya harus menjatuhkan orang lain,' "kata Paus. "Melepaskan hal-hal negatif dengan cepat itu sehat," tambah Paus yang kini berusia 80 tahun itu. 

8. Hormati orang lain

Hormati pendapat dan keyakinan orang lain. Jadilah pribadi yang bertoleransi. Bersikap baiklah dengan semua orang yang berbeda, jangan memaksakan kehendak. Perlakukan orang lain dengan baik sama seperti kita ingin diperlakukan secara baik oleh yang lain. 

9. Aktif ciptakan perdamaian

"Perang menghancurkan dan kita harus berseru untuk perdamaian. Saya berpikir bahwa setiap orang harus berkomitmen dalam masalah perdamaian, melakukan semua yang mereka bisa, apa yang dapat saya lakukan dari sini. Perdamaian adalah bahasa yang harus kita bicarakan," ungkap Paus Fransiskus. 
Untuk itu, lanjut Paus, dia ingin setiap orang menjadi pembawa damai, menciptakan sebanyak mungkin kondisi damai dan tidak menimbulkan gejolak. Dia ingin kita semua terlibat menyuarakan perdamaian, bersuara menentang konflik yang ada di sekitar kita. 

10. Tersenyum ke orang lain

Tambahan dari point ke-2, seperti dilansir dari Liputan6, Paus Fransiskus dalam World Day of Peace 2015 pernah menyampaikan cara paling mudah dan tanpa modal untuk bahagia. Caranya dengan sesederhana tersenyum atau memberikan sapaan 'Selamat pagi' kepada orang lain.
"Hal sederhana ini menawarkan harapan, membuka pintu, dan bisa mengubah kehidupan seseorang yang mungkin sedang terjebak dalam bayang-bayang," kata Paus Fransiskus.
Itu 10 tips bahagia dari Paus Fransiskus. Mampukah kita menjalankan semua itu? 
Silakan share dan jangan lupa berikan komentar kamu. 
Sumber: Huffington Post

0 comments:

Post a Comment