Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, December 15, 2017

Lamunan Pekan Adven II

Sabtu, 16 Desember 2017

Matius 17:10-13

17:10 Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?"
17:11 Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
17:12 dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka."
17:13 Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, orang biasa hormat pada tokoh-tokoh pejuang kebaikan umum di masa lampau. Orang-orang terhormat masa lampau dapat diakui menjadi pahlawan.
  • Tampaknya, orang juga dapat mengharapkan kehadiran tokoh masa kini yang berjuang seperti pahlawan idola di masa lalu. Bahkan untuk gambaran situasi dan kondisi ideal tertentu di masa kini orang juga mengharapkan kehadiran model pejuang tertentu yang pernah muncul di zaman dulu.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul mesra dengan kedalaman batin, sekalipun memiliki pengetahuan luas dan pandangan jelas tentang tokoh ideal yang diharapkan datang, kalau hanya berkutat pada pandangan ilmiah dan tampilan lahiriah tokoh ideal masa lalu, orang tidak memiliki kepekaan hati untuk menangkap hadirnya tokoh yang diharapkan karena sejatinya tokoh pejuang kebaikan umum selalu hidup berlandaskan semangat yang ada dalam nurani dan tidak terlalu menekankan bentuk-bentuk lahiriah, sehingga yang terlalu terpancang pada prinsip lahiriah duniawi justru akan gagal paham. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan terbiasa hidup dalam belaian aura nurani dan bentuk perilakunya akan sesuai dengan perkembangan situasi hidup dan buadaya setempat.
Ah, jaman sekarang indikasi duniawi amat dibutuhkan untuk mengukur kebenaran.

0 comments:

Post a Comment