Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Tuesday, July 16, 2013

Sabda Hidup


Rabu, 17 Juli 2013
Maria Magdalena Postel, Teresia dr S. Agustinus, Magdalena Albrici dr Como
Warna Liturgi Hijau

Bacaan
Kel. 3:1-6.9-12; Mzm. 103:1-2,3-4,6-7; Mat. 11:25-27

Bacaan Injil Mat. 11:25-27
Mat 11:25Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
Mat 11:26Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
Mat 11:27Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.

Renungan
Suatu kali saya bertemu dengan orang yang sangat mengagumkan pengetahuannya tentang kesehatan. Segala sesuatu tentang sakit dan pengatasannya dia tahu. Setiap nasihatnya masuk akal. Ia pun begitu percaya pada pikirannya dan pengetahuannya sehingga tidak jarang menabrak yang berlaku umum. Baginya ia ok makan apa pun, walau menurut umum tidak bisa dimakan lagi, karena tahu penawarnya.
Di lain kesempatan banyak orang menawarkan aneka macam obat-obatan. Tidak jarang diembel-embeli bahwa obat tersebut mampu menyembuhkan segala penyakit. Kemampuan mereka menjual produknya seringkali berhasil menggait para pelanggan, termasuk para cerdik pandai.
Seringkali aku  hanya diem kadang tersenyum dengan semua itu karena aku sendiri sangat tidak paham tentang obat-obatan. Yang aku tahu adalah yang tahu tentang obat ya Dokter dan tidak ada obat untuk segala penyakit. Ya itu "bodohku" tentang obat, namun aku bersyukur tidak pernah tertipu oleh para penjaja obat-obatan yang hanya mengejar keuntungan. Inikah yang dimaksud Tuhan, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil" (mat 11:25)? Mungkin ya, karena tidak semua kita ketahui. Mengakui ketidaktahuan akan suatu hal rasanya tidak akan membuat kita kehilangan harga diri, tapi malah membuat kita mengerti apa yang semestinya dilakukan.

Kontemplasi
Imajinasikan pengalamanmu ketika mendengar kata-kata Yesus, "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil."

Refleksi
Tulislah pengalaman ketidakmampuanmu (maaf: kebodohanmu) namun malah  menyelamatkanmu.

Doa
Tuhan, semoga aku sadar akan keterbatasanku. Mengakui ketidaktahuanku dan menghormati mereka yang memang mengerti karena sesuai dengan bidangnya. Amin

Perutusan
Aku akan menghormati keilmuan dan keahlian orang lain selaras dengan bidangnya.

0 comments:

Post a Comment