Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Saturday, April 7, 2018

Percikan Nas Minggu, 8 April 2018

HARI MINGGU PASKAH II,
Hari Minggu Kerahiman Ilahi
warna liturgi Putih

Minggu, 8 April 2018

Bacaan-bacaan:
Kis. 4:32-35; Mzm. 118:2-4,16ab-18,22-24; 1Yoh. 5:1-6; Yoh. 20:19-31. BcO Kol 3:1-17.
Nas Injil:
19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” 20 Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. 21 Maka kata Yesus sekali lagi: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” 22 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus. 23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” 24 Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. 25 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” 26 Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” 27 Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” 28 Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!” 29 Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” 30 Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, 31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.
Percikan Nas
Hari ini adalah Minggu Kerahiman Ilahi. Kita merayakan kasih Allah Yang Maharahim. Kerahiman Allah sangat terasa kala kita sadari bahwa Ia adalah pengampun. Bahkan dalam Injil hari ini kuasa pengampunan Allah ini diperluas kepada para murid-Nya. Tuhan mengatakan, “Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.” (Yoh 20: 22-23).
Kalau saya rasakan diampuni itu sungguh melegakan dan membuat hidup ini terasa sangat ringan. Ingat waktu dulu disidang guru karena membuat kesalahan. Kala disidang hati rasanya gundah sekali. Namun kala guru mengampuni kesalahan kami, hati ini terasa lega sekali. Mungkin anda pun mempunyai pengalaman mirip seperti itu juga.
Kiranya Gereja hari ini mengajak kita untuk merayakan kerahiman Tuhan ini. Maka marilah kita sungguh memanfaatkan kebaikan Tuhan ini sekaligus mesyukuri rahmat pengampunan yang kita terima. Baik juga kalau kita kenang rahmat pengampunan yang pernah kita alami dan pengampunan yang kita berikan kepada mereka yang bersalah kepada kita.
Doa:
Tuhan terima kasih atas rahmat pengampunan-Mu. Rahmat-Mu itu mengembalikan daya hidupku. Berkatilah mereka yang telah mengampuni kesalahanku. Kuatkan hatiku untuk mengampuni yang bersalah kepadaku. Amin.
Mari kita rayakan kerahiman Tuhan.
(goeng)

0 comments:

Post a Comment