Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, December 14, 2018

Lamunan Pekan Adven II

Sabtu, 15 Desember 2018

Matius 17:10-13

17:10 Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?"
17:11 Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
17:12 dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka."
17:13 Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, di dalam agama orang mendapatkan ajaran-ajaran tentang kebenaran. Dengan ajaran-ajaran itu orang mendapatkan tuntunan untuk menghadapi kehidupan.
  • Tampaknya, dengan kebenaran yang dimiliki dari ajaran agama orang juga mendapatkan nubuatan masa lampau  yang menjadi penantian. Nubuatan itu dapat terumuskan atau terbalutkan dengan gambaran yang ada pada zaman nubuat terjadi.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, walau paham dan ahli dalam nubuat-nubuat masa lalu dalam agama, kalau orang terlalu terpancang pada rumus dan gambarannya sehingga tidak menangkap relung maknanya, dia dapat tidak tahu ketika sudah berhadapan dengan yang dinubatkan. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang dapat mengalami derita karena ketika menjadi pelaku kongkret ajaran agama justru dianggap salah oleh kaum agamawan yang terpancang pada rumus dan gambaran formal.
Ah, agar benar dalam beragama ikuti saja kata yang kini jadi pemimpin.

0 comments:

Post a Comment