Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, December 7, 2018

Percikan Nas Jumat, 07 Desember 2018

Peringatan Wajib St. Ambrosius
warna liturgi Putih

Bacaan-bacaan: 
Yes. 29:17-24; Mzm. 27:1,4,13-14; Mat. 9:27-31; BcO Yes. 11:10-16.

Nas Injil: 
27 Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." 28 Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya." 29 Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu." 30 Maka meleklah mata mereka. Dan Yesuspun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: "Jagalah supaya jangan seorangpun mengetahui hal ini." 31 Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

Percikan Nas:
Ketika berjalan menyusuri sawah sering kita harus melompati parit bila ingin ke sawah seberang. Kala paritnya sempit, tanpa berpikir panjang kita bisa melompati dengan gampang. Namun kala agak lebar kita pun sering ragu atau berpikir kira-kira mampu tidak untuk melompati. Kala kita ragu dan tetap melompat kita pun sering gagal. Sebaliknya kalau kita percaya kita pun seakan-akan mempunyai daya untuk melompat dengan baik.
Dua orang buta yang bertemu dengan Yesus ditanya apakah mereka percaya. Mereka pun dengan yakin menjawab, “Ya Tuhan, kami percaya” (Mat 9:28). Karena mereka percaya mereka pun mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Kepercayaan menjadi kunci untuk meraih sesuatu. Keraguan menjadi lobang masuk dalam kegagalan. Kiranya kita perlu terus meyakinkan kepercayaan kita. Bila ingin meraih sesuatu kita mesti percaya kita bisa menjangkaunya. Kala kita percaya Tuhan pun akan meneguhkan dan juga mengabulkan harapan kita.

Doa:
Tuhan kuatkanlah kepercayaan kami. Semoga kami tidak gampang ragu. Engkau selalu hadir dalam keseharian kami. Kami percaya kepada-Mu. Amin.

Percaya

Adven: saat untuk percaya.
(goeng).

0 comments:

Post a Comment