Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Saturday, December 15, 2018

Lamunan Pekan Adven III

Minggu, 16 Desember 2018

Lukas 3:10-18

3:10 Orang banyak bertanya kepadanya: "Jika demikian, apakah yang harus kami perbuat?"
3:11 Jawabnya: "Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian."
3:12 Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: "Guru, apakah yang harus kami perbuat?"
3:13 Jawabnya: "Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu."
3:14 Dan prajurit-prajurit bertanya juga kepadanya: "Dan kami, apakah yang harus kami perbuat?" Jawab Yohanes kepada mereka: "Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu."
3:15. Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias,
3:16 Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
3:17 Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
3:18 Dengan banyak nasihat lain Yohanes memberitakan Injil kepada orang banyak.

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, orang dengan status menonjol di tengah hidup bersama memang dapat merasa bangga. Apalagi kalau banyak orang amat menghormatinya, dia dapat menyadari betapa besar kekuatan pengaruh yang dimiliki.
  • Tampaknya, kalau orang itu menonjol dalam keluhuran jiwani, dia akan menjadi motivator ulung. Banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat akan datang untuk minta nasihat.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sehebat apapun orang memiliki kemampuan dengan status sosial terhormat, dia akan menghormati sosok lain yang berkemampuan lebih tinggi dan mengakui kelemahannya dan sikap ini juga terjadi bila sudah tua di hadapan sosok muda. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang tidak akan terpesona atas kemampuan dan kehebatan diri tetapi mudah melihat keunggulan sosok lain.
Ah, sampai usia berapapun orang harus mempertahankan status yang pernah diraihnya.

0 comments:

Post a Comment