Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Saturday, December 22, 2018

Percikan Nas Minggu, 23 Desember 2018

HARI MINGGU ADVEN IV
warna liturgi Ungu

Bacaan-bacaan:
Mi. 5:1-4a; Mzm. 80:2ac,3b,15-16,18-19; Ibr. 10:5-10; Luk. 1:39-45. BcO Yes. 43:18-28

Nas Injil: 
39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. 40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. 41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, 42 lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. 43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? 44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. 45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."

Percikan Nas:
Hari Jumat kemarin saya pulang ke rumah dalam rangka 7 hari ibu saya. Ketika masuk rumah saya merasa ada yang janggal. Ada sesuatu yang terasa hilang. Saat itu saya sudah tidak menemukan kembali sambutan hangat ibu saya sebagaimana tiap kali saya pulang. Sambutan itu terasa hangat dan kunanti kala ibu sudah pergi.
Elisabet menyambut hangat kehadiran Maria ke rumahnya. Ia, bahkan bayi dalam kandungannya pun bergembira atas kedatangan ibu Maria. Bahkan dikisahkan bayinya melonjak kegirangan. Kehangatan dan kegembiraan Elisabet kiranya meneguhkan Maria.
Kita pun sering kedatangan tamu. Bagaimana kita menyambut tamu-tamu kita? Kiranya kala kita hangat dan gembira menyambut mereka tamu pun akan merasa diterima dengan baik. Belajar dari ini maka marilah kita pun selalu membuka ruang hati untuk menyambut kehadiran mereka yang bersaudara. Kegembiraan dan kehangatan kita akan meneguhkan mereka yang bersaudara. Berbagi kegembiraan menguatkan daya kita untuk bergembira.

Doa:
Tuhan Elisabet dan Maria telah memberi teladan keintiman persaudaraan. Semoga kami pun menjadi pribadi-pribadi yang mempunyai hospitalitas dalam hidup ini. Berikan kekuatan pada kami untuk menghadirkan kegembiraan. Amin.

Menyambut dengan gembira

Adven: saat untuk menyambut dengan gembira
(goeng).

0 comments:

Post a Comment