Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Sunday, December 23, 2018

Santo Antonio Galvão

diambil dari katakombe.org/para-kudus Hits20432 Diterbitkan17 September 2014 Diperbaharui17 Desember 2016

  • Perayaan
    23 Desember
  • Lahir
    tahun 1739
  • Kota asal
    Guaratinguetá, São Paulo Brasil
  • Wafat
    23 December 1822 di Recolhimento da Luz, Sao Paulo, Brazil - Oleh sebab alamiah
  • Venerasi
    8 Maret 1997 oleh Santo Paus Yohanes Paulus II
  • Beatifikasi
    25 Oktober 1998 oleh Santo Paus Yohanes Paulus II
  • Kanonisasi
    11 Mei 2007 oleh Paus Benediktus XVI Sumber : Katakombe.Org
Santo Antonio de Santa Anna Galvão  adalah putra kelahiran Brasil pertama yang dibeatifikasi dan dikanonisasi oleh Gereja Katolik Roma. Ia adalah seorang biarawan Fransiskan, seorang mistikus, seorang pendoa dan seorang penyembuh yang luar biasa. 

Masa kecil dan menjadi imam

Antonio Galvão de França lahir pada tahun 1739 di Guaratinguetá, São Paulo Brasil dalam sebuah keluarga katolik yang sangat religius.  Ayahnya, yang juga bernama Antonio Galvão de França, adalah seorang pedagang dan seorang awam Fransiskan (anggota Ordo Ketiga Fransiskan) yang sangat terkenal karena kemurahan hatinya.  Ibunya, Izabel Leite de Barros, juga dikenal karena ringan-tangan dan murah hati. Bahkan, ketika Izabel meninggal, tak satu pun dari pakaiannya yang dapat ditemukan karena ia telah membagi-bagikannya pada orang miskin.
Ketika Antonio berusia 13 tahun ayahnya mengirimnya ke Seminari Serikat Jesus di kota Belem. Anthony belajar bersama para Jesuit disana selama beberapa tahun, lalu pindah ke sebuah seminari dari Ordo Fransiskan karena tertarik pada spiritualitas Fransiskan.  Antonio diterima masuk novisiat Fransiskan di Biara St. Bonaventura Rio de Janeiro pada tanggal 15 April 1760,  saat ia baru berusia 21 tahun.  Sepanjang masa novisiat, Frater Antonio sudah dikenal karena kesalehan, semangat spritual dan keteladanannya. 
Antonio ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1762. Selanjutnya ia dikirim ke Biara St. Fransiskus di São Paulo, untuk melanjutkan studinya dalam bidang teologi dan filsafat.  Setelah tamat, pada 1768 ia ditugaskan untuk menjadi seorang pengkotbah, bapa pengakuan dan juga portir biara.

Mendirikan "Recolhimento"

Pada 1769-1770 Pater Anthony Galvão menjadi sebagai bapa pengakuan untuk para anggota "Recolhimento" (Rumah Retret) St.Teresa di São Paulo. Di sini ia bertemu dengan Suster Helena Maria, seorang biarawati kudus yang mengaku memperoleh penglihatan dan pesan dari Yesus yang memintanya untuk mendirikan kelompok "Recolhimento"  yang baru.  Pater Galvão, sebagai bapa pengakuannya, mempelajari pesan-pesannya ini seraya berkonsultasi dengan pembesar biaranya dan para imam yang ditunjuk gereja untuk menangani hal-hal supranatural seperti ini.
Pada tanggal 2 Februari 1774 Pater Antonio Galvão dan Suster Helena Maria bersama-sama mendirikan Recolhimento “Our Lady of the Conception of Divine Providence” (Rumah Retret Maria Dikandung Tanpa Noda dan Penyelenggaraan Ilahi atau yang sekarang dikenal dengan nama “Biara Sumber Terang”), yang juga menjadi sebuah rumah biara bagi para wanita yang ingin menjalani kehidupan religius.  Setahun kemudian, setelah kematian mendadak Sr. Helena pada tanggal 23 Februari 1775, pater Galvão terpaksa harus menjadi pemimpin dari institusi yang baru seumur jagung ini. Dan jabatan ini ia laksanakan dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian yang tulus sepanjang hidupnya.
Kerja keras pater Antonio membuahkan hasil yang sangat menggembirakan. Recolhimento yang didirikannya terus berkembang, dan jumlah panggilan terus meningkat hingga dibutuhkan untuk membangun rumah retret yang baru.  Selama 28 tahun kemudian Pater Antonio berusaha mengembangkan Recolhimento dan membangun gereja yang kemudian baru dapat terselesaikan dan diresmikan pada tanggal 15 Agustus 1802.

Pil Kertas Ajaib

Pater Galvão adalah seorang mistikus, seorang pendoa dan seorang penyembuh yang luar biasa.  Banyak mujizat penyembuhan dan fenomena mistik yang dikaitkan dengannya seperti telepati, penglihatan dan levitasi. Dia pernah dilaporkan berada di dua tempat yang berbeda pada saat yang sama untuk merawat orang sakit atau sekarat yang meminta bantuannya.
Banyak orang sakit datang kepada pater Galvão untuk berdoa bersama memohon penyembuhan Ilahi atas penyakit yang diderita dan juga untuk meminta “Pil Kertas” ajaib darinya.  Pater Galvão sangat terkenal dengan Pil kertas ajaib yang dibuatnya karena memiliki daya penyembuhan Ilahi yang luar biasa. Di kala ia sedang tenggelam dalam devosinya yang khusuk kepada bunda Maria dalam “Little Office of Our Lady”;  pater Galvão biasanya akan menuliskan sebuah doa dalam bahasa Latin diatas selembar kertas yang sangat kecil, menggulungnya seperti sebuah pil, lalu memberkatinya dan memberikannya kepada orang-orang sakit atau kepada mereka yang membutuhkannya.
Ia pernah memberikan pil kertas ini untuk seorang wanita muda yang sangat menderita akibat sakit batu ginjal yang dideritanya.  Nyeri pada pinggang wanita tersebut segera berhenti setelah meminum pil kertas Pater Galvão dan sakit batu ginjalnya berangsur-angsur sembuh. Pada kesempatan lain, pater Galvão memberikan pil kertasnya kepada seorang wanita yang susah melahirkan. Setelah meminum pil kertas ajaibnya, ibu tersebut dapat melahirkan dengan lancar tanpa komplikasi lebih lanjut.
Kisah keajaiban pil kertas ini segera menyebar, sampai pater Galvão harus mengajarkan cara pembuatan pil kertas ini kepada para suster di Recollect agar mereka dapat menyediakannya bagi setiap umat beriman yang memintanya. Sampai saat ini para suster di Recolhimento tetap membagi-bagikan pil kertas ini secara gratis kepada sekitar 300 umat yang datang memintanya pada setiap hari.
Pil kertas ajaib inilah yang di kemudian hari, hampir dua abad setelah kematiannya, menghantar pater Galvão sebagai seorang santo. Gereja memilih dua mujizat yang dialami oleh Sandra Grossi de Almeida dan Daniella Cristina da Silva sebagai mukjizat yang terbukti dilakukan melalui perantaraan Santo Antonio Galvão sebagai syarat kanonisasinya.
Sandra Grossi de Almeida adalah seorang ibu dengan malformasi uterus (Kelainan dengan Dua Rahim atau Double Uterus) yang seharusnya membuat ia mustahil untuk dapat mengandung jabang bayi didalam rahimnya selama lebih dari empat bulan. Berkat meminum sebuah pil kertas pater Galvão, dan dengan doa yang penuh iman; ia akhirnya dapat mengandung dan melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Enzo.
Pada tahun 1990, Daniella Cristina da Silva, seorang gadis berusia empat tahun yang menderita sakit hepatitis dan telah divonis dokter tidak dapat disembuhkan; menjadi sembuh setelah meminum pil kertas Galvão.
Pil kertas Santo Galvão  kini disertifikasi oleh Gereja sebagai sebuah sarana penyembuhan Ilahi.

Tutup Usia

Pada tahun 1781 Pater Galvão diangkat guru pemula di Rio de Janeiro, lalu pada tahun 1798 diangkat menjadi pemimpin biara Santo Fransiskus di São Paulo.  Tahun 1811 pater Galvão mendirikan lagi sebuah biara, yaitu Biara Santa Klara di Sorocaba, São Paulo. 
Di masa tuanya, ia memperoleh izin dari Uskup dan wali untuk tinggal di Recolhimento da Luz. Ia tetap tinggal disana sampai tutup usia dengan tenang pada tanggal 23 Desember 1822. Santo Anthonio Galvão de Santa Anna dikuburkan di Gereja dalam Recolhimento yang didirikannya. Makamnya sampai saat ini terus menjadi tujuan bagi ziarah yang populer bagi umat beriman di Brazil dan Amerika Selatan.   

Beato dan Santo pertama dari Brazil

Pada tanggal 25 Oktober 1998, pater Anthonio Galvão de Santa Anna menjadi orang kelahiran Brasil pertama yang dibeatifikasi oleh Vatikan, setelah ia dinyatakan sebagai Venerabilis setahun sebelumnya, pada tanggal 8 Maret 1997. Pada tanggal 11 Mei 2007, ia menjadi orang kelahiran Brasil pertama dikanonisasi oleh Gereja Katolik Roma.  Santo Galvão adalah orang suci pertama yang dikanonisasi oleh Paus Benediktus XVI dalam sebuah upacara yang diadakan di luar Kota Vatikan. Pemaklumannya sebagai orang suci datang setelah Gereja Katolik menetapkan dua keajaiban telah terjadi melalui perantaraannya, yaitu mujizat yang dialami oleh Sandra Grossi de Almeida dan Daniella Cristina da Silva. Sumber : Katakombe.Org

0 comments:

Post a Comment