Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Wednesday, February 15, 2017

Lamunan Pekan Biasa VI

Kamis, 16 Februari 2017

Markus 8:27-33

8:27. Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"
8:28 Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi."
8:29 Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"
8:30 Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun tentang Dia.
8:31 Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
8:32 Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.
8:33 Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, pada umumnya orang akan berusaha mengenal orang lain yang belum memiliki hubungan dekat. Untuk mengenal orang memang membutuhkan pengetahuan tentang indentitas dan latar belakang kehidupannya.
  • Tampaknya, pada umumnya orang juga memiliki pemahaman bahwa kontak personal akan membuat orang sungguh saling mengenal dengan orang lain. Makin jarang terjadi kontak personal makin sulitlah orang sungguh mengenal.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sedekat apapun hubungan antar orang terjadi bahkan terjadi pula dalam kehidupan sehari-hari, tanpa adanya saat-saat untuk mengenal kembali satu sama lain orang justru dapat berjauhan hati dan saling gagal paham sehingga pertentangan sejati justru dapat terjadi di kalangan orang yang saling berdekatan.  Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan selalu berusaha mengenal kembali orang dekat bahkan mengenal kembali dirinya sendiri.
Ah, itu hanya aneh-aneh saja kok harus saling kenal kembali justru antar orang dekat.

0 comments:

Post a Comment