Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, July 26, 2018

Lamunan Pekan Biasa XVI

Jumat, 27 Juli 2018

Matius 13:18-23

13:18 Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu.
13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
13:20 Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
13:21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.
13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, kata mengerti kerap dikaitkan dengan dimensi kognitif. Orang disebut mengerti akan sesuatu karena memiliki pengetahuan akan itu.
  • Tampaknya, karena berkaitan dengan pengetahuan orang dapat mengira bahwa yang belajar sampai perguruan tinggi akan memiliki pengertian melebihi yang hanya tatarannya lebih rendah. Bahkan ada yang mengira bahwa yang memiliki banyak titel akan mudah mengerti amat bayak hal.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, sekalipun memiliki wawasan ilmiah yang amat luas karena banyak titel dan banyak baca, orang belum tentu mengerti yang dihadapi karena kesejatian pengertian adalah sikap menerima realita yang dihadapi. Dalam yang ilahi karena keesraannya dengan gema relung hati orang akan memiliki keterbukaan terhadap kenyataan hidup dengan segala tuntutan dan risikonya.
Ah, kalau tidak sesuai dengan pegangan pemahaman umum orang harus berani menolaknya.

0 comments:

Post a Comment