Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Saturday, April 29, 2017

Mendadak?


"Nyuwun pangapunten, rama. Rencana sowan rama-rama Domus Pacis menika pancen dadakan. Menika hasil omong-omong pendalaman iman kala wau dalu. Pramila nembe kala wau dalu telpon Rm. Bambang" (Maaf, rama. Rencana berkunjung ke rama-rama Domus Pacis memang mendadak. Ini merupakan hasil pembicaraan pendalaman iman tadi malam. Oleh karena itu tadi malam kami baru menelpon Rm. Bambang). Ini adalah sebagian dari kata-kata pembuka salah seorang bapak dari rombongan umat Lingkungan Margamulya, Seyegan, di hadapan Rm. Yadi, Rm. Tri Hartono, dan Rm. Bambang pada hari Senin 24 April 2017. Sementara itu Rm. Gito duduk di belakang. Rm. Bambang memang baru menerima kabar rencana kunjungan kelompok ini pada Minggu malam 23 April 2017. Di dalam telepon ada informasi bahwa mereka akan datang pada sekitar jam 09.00 atau 10.00 pagi. Tetapi Rm. Bambang meminta mereka datang pada jam 12.00, karena pada pagi itu sudah ada rombongan dari Gondang. Dua puluh orang warga rombongan ini sudah siap di Domus pada jam 11.45. Ternyata kesemuanya sudah masuk golongan usia lanjut. Pada jam 12.00 Rm. Bambang mengajak mereka masuk kapel baru Domus yang diikuti masuknya rama-rama lain.

Kelompok umat itu telah menyusun langkah-langkah acara. Mereka membawa fotocopian 2 buah lagu untuk membuka dan menutup acara. Tentu saja ada doa pembuka dan penutup. Karena di dalam kapel sudah tersedia keyboard, Rm. Bambang menghidupkannya untuk mengiringi nyanyian. Ketika sampai acara inti, salah satu bapak memberikan informasi bahwa sebagaian dari mereka biasa ikut Novena Ekaristi Seminar di Domus Pacis yang terjadi pada Minggu Pertama. Kemudian disampaikanlah maksud mereka datang: "Wonten ngriki kula sakanca kepingin pikantuk wawasan pengalaman kados pundi caranipun dados tiyang sanadyan sampun lansia nanging tetep gadhah semangat, kagambiran lan giat" (Di sini kami ingin mendapatkan cakrawala pengalaman bagaimana caranya menghayati hidup sekalipun sudah lanjut usia tetapi tetap bersemangat, gembira dan giat). Terhadap masalah kehidupan sebagai lansia, Rm. Yadi memberikan gambaran dan pengalaman terutama dengan menerima realita. Sesudah itu Rm. Bambang memberikan kesimpulan iman bahwa kondisi fisik yang makin melemah sehingga tak biasa semau sendiri menjadi saat belajar memperdalam hidup sesuai kehendak Allah dan bukan kehendak sendiri. Pada jam 13.30 lebih rombongan ini pamit meninggalkan Domus Pacis.

0 comments:

Post a Comment