Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, February 22, 2019

Inspirasi Rohani Diberi Amanah Menjadi Pemimpin, Lalu Harus Bagaimana Sebaiknya?


Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi dan motivasi bagi para pemimpin di bidang apa pun khusuanya terkait dengan warga anggotanya. Menjadi pemimpin itu laksana menjadi sosok gembala yang penuh kasih, bukan dengan hati mendidih pedih suka berselisih. Bagamainakah? Inilah jawabannya.

Inspirasi dan motivasi ini ditimba dari Bacaan Liturgi 22 Februari 2019 pada Pesta Takhta S. Petrus, Rasul, khususnya dari Bacaan Pertama 1Petrus 5:1-4. Beginilah inspirasi dan motivasi selengkapnya. 
Saudara-saudara terkasih, sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak, aku menasihati para penatua di antara kamu: Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan terpaksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu. (1Petrus 5:1-4)
Inspirasi apa yang bisa ditimba? Ini ringkasannya.

Pertama, pemimpin adalah gembala. Gembala yang peduli dan berbela rasa bagi kawanan dombanya.

Kedua, jalankan tugas seberat apa pun dengan sukarela, bukan dengan terpaksa. Pemimpin yang terpaksa akan tersiksa dan menyiksa rakyat yang dipercayakan padanya.

Ketiga, janganlah mencari keuntungan melainkan berikanlah pelayanan. Hasrat cari keuntungan membuat pemimpin tergoda melakukan korupsi. Ini berbahaya bagi diri sendiri dan yang dilayani.

Keempat, pemimpin sebagai gembala menjadi teladan bagi umat, rakyat dan kawanan dombanya. Kita bersyukur memiliki contoh nyata dalam hal ini. Misalnya, Presiden Jokowi yang memberi teladan tidak korupsi, sukarela meski dicerca dan dihina, serta tak mencari keuntungan buat diri sendiri dan keluarganya melainkan melulu demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

d'Emerick Salatiga, 22/2/2019 »̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
Sumber: refleksi pribadi terinspirasi 
1Petrus 5:1-4

Aloys budi purnomo Pr

Sent from my heart of abudhenkpr
"abdi Dalem palawija"
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan; Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang;
Andalan Kerohanian Katolik Pramuka Kwarda Jateng.

0 comments:

Post a Comment