Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, February 28, 2019

Kriteria Sahabat Sejati


Aloys Budi Purnomo Pr

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inilah inspirasi dan motivasi tentang arti persahabatan dalam perspektif rohani. Sumber inspirasi dan motivasinya dari Kitab Suci, dan oleh karenanya diimani sebagai Firman Tuhan. Bagaimanakah?

Inspirasi dan motivasi itu dapat kita baca dalam Bacaan Liturgi 01 Maret 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa VII Bacaan Pertama dari Kitab Putera Sirakh 6:5-17. Beginilah teks itu selengkapnya. Mari kita baca dalam terang iman kita, apa pun agama dan kepercayaan kita.

"Tutur kata yang manis mendapat banyak sahabat, dan keramahan diperbanyak oleh lidah yang manis lembut. Mudah-mudahan banyak orang berdamai denganmu, tetapi dari antara seribu hanya satu saja menjadi penasehatmu. Jika engkau mau mendapat sahabat, ujilah dia dahulu, dan jangan segera percaya padanya. Sebab ada orang yang bersahabat hanya selama menguntungkan, tetapi di kala engkau mendapat kesukaran, ia tidak bertahan.

Ada juga sahabat yang berubah menjadi musuh, lalu menistakan dikau dengan menceriterakan percekcokanmu dengan dia. Ada lagi sahabat yang ikut serta dalam perjamuan makan, tetapi tidak bertahan pada hari kemalanganmu. Pada waktu engkau sejahtera ia sehati sejiwa dengan dikau dan bergaul akrab dengan seisi rumahmu. Tetapi bila engkau mundur ia berbalik melawan dikau serta menyembunyikan diri terhadapmu.

Jauhilah para musuhmu, dan berhati-hatilah terhadap para sahabatmu. Sahabat yang setia merupakan pelindung yang kuat; yang menemukannya, menemukan suatu harta. Sahabat yang setia, tiada ternilai, dan harganya tiada terbayar. Sahabat yang setia laksana obat kehidupan; hanya orang yang takwa akan memperolehnya. Orang yang takwa memelihara persahabatan dengan lurus hati, sebab sebagaimana ia sendiri, demikianpun sahabatnya." (Kitab Putera Sirakh 6:5-17)

Syukur kepada Allah, Yesus bahkan bersabda kepada kita,  "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabatKu, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.  (Yoh 15:13-14). Tiada sahabat sejati bagi semua orang selain Yesus yang menyerahkan nyawaNya bagi kita, sahabat-sahabatNya.

Nah, itulah inspirasi dan motivasi persahabatan sejati. Ciri-cirinya amat jelas. Tinggallah kini kita menimbang dan menerapkannya dalam kehidupan kita. Terinspirasi dan termotivati oleh firman ini, semoga kita bisa menjalin persahabatan dengan siapa saja secara bijaksana. 

Bagaimana menurut UCers Sahabat Peradaban Kasih? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 28/2/2019
»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«
Sumber: refleksi pribadi terinspirasi dari Kitab Putera Sirakh 6:5-17 dan Yohanes 15:13-14.

Aloys budi purnomo Pr

Sent from my heart of abudhenkpr
"abdi Dalem palawija"
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan; Campus Ministry Unika Soegijapranata Semarang;
Andalan Kerohanian Katolik Pramuka Kwarda Jateng.

0 comments:

Post a Comment