Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, February 21, 2019

Lamunan Pesta

Tahta Santo Petrus
Jumat, 22 Februari 2019

Matius 16:13-19

16:13. Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
16:14 Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
16:15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
16:16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
16:17 Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
16:19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, yang namanya kedudukan sosial memang amat menarik. Tidak sedikit orang yang bercita-cita memiliki kedudukan tinggi dengan jabatan yang membuat terhormat.
  • Tampaknya, orang biasa mengaitkan kedudukan dengan kekuasaan. Dengan kedudukan tinggi orang memiliki kekuasaan yang bisa dipakai untuk menentukan kehidupan banyak orang.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, setinggi apapun kedudukan sosialnya, orang baru sungguh terhormat dan mulia kalau dalam menjalankan kekuasaan dia menghayati diri sebagai delegasi kewibawaan ilahi dalam membuat keputusan-keputusan duniawi. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menghayati status dan kemampuannya sebagai pelaksana pemerintahan surgawi.
Ah, kedudukan tinggi itu jaminan kelimpahan harta kekayaan.

0 comments:

Post a Comment