Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, May 15, 2014

Lamunan Pekan Paskah IV


Jumat, 16 Mei 2014

Yohanes 14:1-6

14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
14:4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ."
14:5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Butir-butir Permenungan 
  •  Katanya, di era global  hubungan orang satu sama lain tidak hanya terbatas dalam daerah suku tertentu bahkan negara tertentu. Dengan maju pesatnya tekhnologi informasi orang dapat berjumpa dengan siapapun dalam peristiwa apapun pada saat yang sama lewat alat-alat media komunikasi sosial tanpa harus berpindah tempat.
  • Katanya, komunikasi model global membuat orang masuk dalam perjumpaan dalam jalinan pola-pola budaya yang amat beraneka macam sekali dari suku-suku dan bangsa-bangsa. Hal ini dapat membuat banyak orang menderita kejutan dan kegalauan kultural sehingga orang dapat kehilangan orientasi hidup kebingungan harus melangkah ke mana karena berjumpa dengan jutaan jalan yang menawarkan keindahan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa sebanyak, sebaik, dan seindah apapun arena yang disediakan dunia tak akan mengalahkan banyaknya, baiknya, dan indahnya tempat yang ada di muara jalan keluhuran. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan melangkah dalam segala kenyataannya yang setidak enak apapun menyajikan riang ceria batin.
Ah, jaman sekarang banyak jalan enak, ngapain pakai cara-cara susah.

0 comments:

Post a Comment