Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, May 5, 2017

Lamunan Pekan Paskan III

Sabtu, 6 Mei 2017

Yohanes 6:60-69

6:60. Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
6:61 Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?
6:62 Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?
6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.
6:64 Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
6:65 Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."
6:66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.
6:67 Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?"
6:68 Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal;
6:69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, ada gambaran bahwa orang yang bergaul baik akan menjaga diri dalam bertutur kata. Dia akan berbicara dengan penuh kesantunan.
  • Tampaknya, ada gambaran bahwa orang akan disebut buruk karena tutur katanya menyinggung perasaan orang lain. Berbicara blak-blakan dapat menjadi pertanda watak kasar.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, sekeras apapun bahkan sekasar apapun dalam berbicara, kalau itu terungkap dari sikap jujur muncul dari amanat nurani demi kebaikan banyak orang, hal itu menjadi bagian dari cahaya untuk menikmati kesejatian hidup yang tak akan lapuk oleh tantangan apapun. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang dalam saling bertutur kata tak akan memperhatian caranya tetapi isinya.
Ah, orang baik dalam berbicara akan selalu menjaga kesantunan.

0 comments:

Post a Comment