Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, July 27, 2017

Lamunan Pekan Biasa XVI


Jumat, 28 Juli 2017

Matius 13:18-23

13:18 Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu.
13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
13:20 Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
13:21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.
13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, di dalam pelajaran atau kuliah atau ceramah, pendengar yang baik adalah yang mampu menangkap isi yang disampaikan. Dia mengetahui yang diajarkan atau diceramahkan.
  • Tampaknya, kemampuan menangkap itu dapat dibuktikan dengan kemampuan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disodorkan. Untuk seorang murid atau mahasiswa bukti itu berupa kemampuan mengerjakan test dan atau ujian yang mendapatkan nilai memuaskan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun mampu menangkap secara utuh isi yang dibicarakan bahkan mampu pula untuk menyampaikan kembali, seseorang baru sungguh-sungguh menjadi pendengar baik bila mampu memproses pengetahuan yang didapat menjadi olahan diri sehingga menjadi pengembangan perilaku yang menghadirkan kemanfaatan bagi orang lain berapapun kadarnya. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menjadikan apapun yang didengar sebagai bahan olahan batin yang berbuah perilaku demi kebaikan umum.
Ah, pendengar baik akan tambah ilmu untuk meningkatkan penghasilan uang.

0 comments:

Post a Comment