Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Sunday, May 5, 2013

Lamunan Pekan VI Paskah
Senin, 6 Mei 2013

Yohanes 15:26-16:4a

15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."
16:1 "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.
16:3 Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
16:4a Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu."


Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, situasi hidup yang individualistik dan materialistik membuat tumbuh dan suburnya jiwa yang mengejar harta dan kekayaan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan diri sendiri. Korupsi dan suap-menyuap menjadi dapat menjadi kewajaran hidup dan yang berpandangan lain pun dapat dibungkam dengan harta atau kekayaan, sedang yang tak bisa dibungkam akan disingkirkan bahkan dibunuh.
  • Tampaknya, dalam era yang individualistik dan materialistik pun memang masih ada kebersamaan. Kebersamaan di antara tukang korupsi, suap dan gila harta dan kekayaan menjadi persekongkolan dan mafia yang amat mempedulikan kepentingan umum terutama yang kecil, lemah, miskin, tersingkir, dan difabel (KLMTD).
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa justru di tengah situasi asosial dan amoral orang yang hidup mesra dengan yang ilahi mendapatkan kesempatan menunjukkan pijar-pijar ilahi yang memberdayakan kaum KLMTD mendapatkan kesejahteraannya. BISIK LUHUR pun mengatakan bahwa pejuang kebaikan justru dapat dinilai sebagai pengacau dan pembawa kegelapan.
Wah, cari untuk diri sendiri susah kok, ngapain harus mikir KLMTD?

0 comments:

Post a Comment