Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, May 24, 2013

Sabda Hidup
Sabtu, 25 Mei 2013
Beda Venerabilis, Gregorius VII, Maria Magdalena d? Pazzi
Warna Liturgi Hijau
Bacaan
Sir. 17:1-15; Mzm. 103:13-14,15-16,17-18a; Mrk. 10:13-16

Bacaan Injil Mrk. 10:13-16
13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. 15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya." 16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

Renungan
Suatu kali ada sekumpulan anak-anak sedang bermain di dekat Pastoran. Mereka bercanda rame sekali. Mendengar canda tawa mereka saya tertarik untuk melihat. Saya keluar dari kamar dan berkendak menemui mereka. Namun begitu muncul ada orang tua yang menegur mereka, "Lo sudah kubilang jangan rame-rame, nanti rama marah. Ayo diam semua. Itu rama marah." Mendengar teguran tersebut nak-anak itu langsung diam dan tampak takut.
Jujur aku agak sedih rama dijadikan alasan untuk mendiamkan anak-anak. Maka kudekati anak-anak tersebut lalu kukasih tahu: "Rama tidak marah, tapi rama keluar dan ke sini karena ingin bermain-main dengan kalian. Ayo kita main-main lagi." Raut wajah takut anak-anak itu langsung berubah cerah lagi. Kami pun lalu bermain dengan ceria, dan maaf melupakan orang tua yang menegur mereka.
Yesus dalam Mrk 10:14 bersabda, "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah." Biarkan anak-anak bermain di halaman Gereja. Biarkan anak-anak datang mengikuti peristiwa-peristiwa iman kepada Tuhan dengan cara mereka. Jangan takut-takuti anak kala mereka mengekspresikan jatidirinya. Pada anak-anak inilah dunia kegembiraan Kerajaan Allah memancar.

Kontemplasi

Duduklah dengan hening. Bayangkan peristiwa dalam  Mrk. 10:13-16. Pilihlah peranmu dan hadirlah dalam kisah itu.

Refleksi
Siapa anak-anak bagimu? Bagaimana mengantar mereka berjumpa dengan Tuhan?

Doa
Tuhan Yesus sungguh besar hatiMu menerima anak-anak datang kepadaMu. Sekalipun lelah Engkau selalu berkenan menerima mereka dan tegas menegur mereka yang melarang anak-anak datang kepadaMu. Semoga aku pun mempunyai hati yang lapang seperti hatiMu. Amin.

Perutusan
Saya akan menyambut kehadiran anak-anak dengan lapang hati dan menghantar mereka pada Yesus

0 comments:

Post a Comment