Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, March 1, 2013

PENDAFTAR PESERTA NOVENA 1 MINGGU PERTAMA MARET 2013



Pendaftaran terakhir Novena Ekaristi Seminar untuk Minggu 3 Maret 2013 sudah terjadi pada hari Jumat 22 Februari 2013. Ini adalah program PIKATU (Pendampingan Iman Kaum Tua) yang diadakan oleh Komunitas Rama Domus Pacis. Sebagai program untuk menunjang Tahun Iman yang menjadi program Gereja Universam Oktober 2012 - November 2013, Komunitas Rama Domus Pacis secara khusus menyelenggarakan pembelajaran dunia kaum tua. Untuk pertemuan pertama pada 3 Maret 2013, tema yang akan dibahas adalah Kaum Tua dan Keuangan. Akan hadir menyumbang cakrawala adalah Bapak FX Sri Martono dari Astra Internasional bersama Bapak Mohammad Iqbal dan Bapak Akan Nata Dihardja. Dua sosok pertama datang sebagai pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang bergerak dalam pengembangan usaha kecil masyarakat. Sedangkan Bapak Akan Natadihardja adalah orang yang mengalami pembinaan YDBA.

Pendaftar yang telah masuk di Domus Pacis ada 209 orang. Karena para rama Domus Pacis tinggal di wilayah Paroki Pringwulung, maka ada kategori dari dalam dan luar Pringwulung. Dari Pringwulung calon peserta datang dari 12 Lingkungan. Sedang dari luar Pringwulung datang dari 12 kelompok. Dari nama-nama yang masuk, kecuali kelompok Paroki Babadan, jumlah peserta perempuan lebih banyak. Bahkan secara keseluruhan pendaftar, mayoritas (142 orang atau 67,94%) adalah perempuan. Dalam hal ini dapat diduga bahwa mayoritas dari mereka adalah Ibu Rumah Tangga. Karena tampaknya mayoritas peserta adalah orang-orang yang biasa ikut pertemuan Lingkungan, barangkali mayoritas peserta berasal dari golongan ekonomi menengah bahkan pas-pasan. Mudah-mudahan pembicaraan dalam Novena Maret (yang selalu diteruskan dengan Perayaan Ekaristi) dapat menjadi dorongan bagi peserta untuk tergerak beriman dalam membangun usaha menambah penghasilan. Dunia tua bukan dunia istirahat kerja, kecuali sakit dan jompo. Sekilas tentang peserta dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.
 
ASAL PESERTA
PEREMPUAN
LAKI-LAKI
JUMLAH
Paroki Gamping
2 orang
---
2 orang
Paroki Minomartani
11 orang
5 orang
16 orang
Wilayah Bangunharjo, Paroki Pugeran
2 orang
1 orang
3 orang
Paroki Babadan
1 orang
6 orang
7 orang
Wanita Katolik RI Depok
5 orang
2 orang
7 orang
Wilayah Imogiri, Paroki Bantul
3 orang
1 orang
4 orang
Paroki Baciro
14 orang
7 orang
21 orang
Lingkungan Bausasran, Paroki Kotabaru
9 orang
1 orang
10 orang
Paroki Babarsari
8 orang
3 orang
11 orang
Paroki Medari
29 orang
17 orang
46 orang
LUAR PRINGWULUNG (10 kelompok)
84 orang
43 orang
127 orang
Lingk Sto Mikael
2 orang
2 orang
4 orang
Lingk Sto Yosef
3 orang
2 orang
5 orang
Lingk Sto Matheus
1 orang
---
1 orang
Lingk Sto Stanislaus
2 orang
---
2 orang
Lingk Sto Paulus Mrican
2 orang
---
2 orang
Lingk Sto Thomas Aquinas
3 orang
2 orang
5 orang
Lingk Kepuh
5 orang
2 orang
7 orang
Lingk Sto Albertus Magnus
6 orang
2 orang
8 orang
Lingk Sto Fransiscus Assisi
13 orang
8 orang
21 orang
Lingk Sta Theresia Pringgolayan
3 orang
2 orang
5 orang
Lingk Sto Fransiscus Xaverius
11 orang
1 orang
12 orang
Lingk Sto Agustinus
7 orang
3 orang
10 orang
PRINGWULUNG (12 lingkungan)
58 orang
24 orang
82 orang
SEMUA (22 kelompok)
142 orang
67,94%
67 orang
32,06%
209 orang
100,00%

1 comments:

Wid S said...

menarik.. berbagi ilmu, belajar bersama, saling meneguhkan, saling mendoakan.. semua dapat berlanjut hingga kapan pun tanpa batas usia..

Post a Comment