Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, April 21, 2016

Sabda Hidup


Jumat, 22 April 2016
Hari Biasa Pekan IV Paskah
warna liturgi Putih 
Bacaan
Kis. 13:26-33; Mzm. 2:6-7,8-9,10-11; Yoh. 14:1-6. BcO Kis. 15:5-35

Yohanes 14:1-6:
1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. 3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. 4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ." 5 Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?" 6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Renungan:
Dalam banyak kesempatan misa arwah bacaan ini sering dibacakan. Dan kiranya bacaan ini sungguh melegakan mereka yang ditinggal mati. Tuhan telah menyediakan tempat bagi kita. Ia tidak akan melepaskan kasihNya kepada mereka yang meninggal.
Dunia orang mati selalu menjadi misteri kita orang yang hidup. Tidak banyak orang yang tahu tentang pengalaman sesudah kematian. Mungkin kita mendengar kesaksian mereka yang pernah mati suri. Banyak kesaksian indah dari mereka tentang dunia orang mati.
Umumnya kita tidak tahu dunia sesudah kematian. Tapi kita tidak perlu khawatir karena bagi yang dekat denganNya Dia sudah menyediakan tempat bagi kita. Ia menjamin siapapun yang dekat denganNya tak akan terlantar di dunia sana.

Kontemplasi:
Bayangkan Tuhan menyambutmu. Ia menyediakan tempat bagimu.

Refleksi:
Tulislah dunia yang akan kauhadapi sesudah kematianmu.

Doa:
Tuhan aku ingin selalu dekat denganMu. Aku ingin tinggal di tempat yang telah Kausediakan kala maut menjemputku.  Amin.

Perutusan:
Aku akan menjaga kedekatanku dengan Tuhan. -nasp-

0 comments:

Post a Comment