Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Friday, September 4, 2015

Lamunan Pekan Biasa XXII

Sabtu, 5 September 2015

Lukas 6:1-5

6:1. Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus berjalan di ladang gandum, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya, sementara mereka menggisarnya dengan tangannya.
6:2 Tetapi beberapa orang Farisi berkata: "Mengapa kamu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"
6:3 Lalu Yesus menjawab mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan oleh Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
6:4 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan mengambil roti sajian, lalu memakannya dan memberikannya kepada pengikut-pengikutnya, padahal roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?"
6:5 Kata Yesus lagi kepada mereka: "Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat."

Butir-butir Permenungan
  • Tampaknya, ada pandangan umum bahwa orang yang sungguh ber-Tuhan akan sungguh beragama. Agama adalah patokan atau pegangan untuk ber-Tuhan.
  • Tampaknya, ada pandangan umum bahwa orang yang sungguh ber-Tuhan akan sungguh taat pada agama. Apapun yang diatur oleh agama harus ditaati oleh orang yang ber-Tuhan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa sebaik apapun rumusan peraturan dan seindah apapun tata upacaranya, apabila tidak menjadi tanda kehadiran yang bersemayam di kedalaman batin, agama tidak akan punya signifikansi dan relevansi bagi manusia karena sejatinya agama itu untuk kebutuhan orang dalam ber-Tuhan dan ber-manusia. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang dalam beragama akan menjalani sebagai tanda dan sarana untuk intim dengan Tuhan dan terbuka dengan siapapun sesuai dengan perkembangan situasi hidup dan budayanya..
Awas, hanya orang sesat yang mengotak-atik agamanya.

0 comments:

Post a Comment