Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Saturday, August 13, 2016

Dari Novena Seminar


Ini adalah pelaksanaan program Novena Ekaristi Seminar yang terjadi pada Minggu 7 Agustus 2016 yang dimulai pada jam 09.00 pagi. Pemandu saat itu adalah Rm. Agoeng. Beliau membuka dengan pola ritus pembukaan dalam Liturgi Tata Perayaan Ekaristi. Sesudah itu memberikan pengantar yang dalam keteduhan kata-katanya tidak menghambat para peserta yang berjumlah lebih dari 350 orang tertawa. Rm. Bambang, yang biasanya menjadi pemandu, duduk sambil tersenyum-senyum. "Rama Bambang akan berbicara tentang bagaimana perasaan orang yang berada di dalam dunia orang mati. Barangkali Rm. Bambang pernah mati." Ini adalah sebagian kata-kata Rm. Agoeng. Pada hari itu Rm. Bambang memang menjadi pembicara yang bertemakan Rasa Ing Donyaning Pati (Perasaan di Dunia Orang Mati).

Di dalam pembicaraan hingga jam 11.00 Rm. Bambang memulai dengan mengetengahkan beberapa gambaran singkat perasaan di alam kematian yang ditarik dari beberapa agama sejauh ditangkap dari bacaan. Gambaran dari kelompok ateis juga ditampilkan. Dari sini kemudian dibuka komentar tanggapan dan pertanyaan dari para peserta. Rm. Agoeng harus beberapa kali berjalan menuju orang-orang yang berbicara. Dari tanggapan para peserta muncul beberapa hal:
  • Dari beberapa gambaran itu, mana yang benar?
  • Jiwa tahu harus kemana (neraka, api pencucian, surga)? Jiwa juga tahu ada yang mendoakan.
  • Yang berdosa sudah tak dapat lagi mohon ampun. Bagaimana mendoakannya padahal beda agama?
  • Kematian adalah lanjutan dari hidup dunia yang sejatinya latihan hidup baik. Kita pasrah saja.
Pada tahap selanjutnya Rm. Bambang mengetengahkan gambaran perasaan di dunia orang mati yang ditarik dari kutipan-kutipan Kitab Suci dan Katekismus Gereja Katolik. Gambaran perasaan yang ada dalam keyakinan agama Katolik ternyata berpusat dalam penghayatan CINTA. Dan ini lebih berkaitan dengan pola hubungan personal di kala masih di alam dunia fana. Rm. Bambang juga mengetengahkan pemahaman tentang cinta yang diambil dari internet. Cinta itu berproses dari rasa tertarik, kagum, suka dan sayang. Tetapi empat rasa ini masih tertuju pada diri sendiri. Sedang cinta akan diwarnai oleh pengorbanan karena tertuju pada orang lain. Dari sini ada beberapa hal yang berasal dari peserta:
  • Yesus sudah menyediakan tempat. Dia adalah jalan, kebenaran dan akan menyambut pada saat kematian. Dasarnya kasih. Kita tak perlu kuatir.
  • Kita harus berjaga-jaga setiap saat. Siang malam tunggu panggilan dengan hidup pantas, lepas bebas dan tak bosan berbuat baik.
  • Bagaimana dengan firasat sebelum ada kematian?
Seuasai Misa penutup beberapa wakil kelompok mendaftarkan calon peserta untuk Minggu 4 September 2016. Hingga berita ini ditulis ada 307 orang yang terdaftar sebagai calon peserta September 2106 yang akan menghadirkan Rm. E Martasudjita, Pr. dalam pembicaraan tentang Sakramen Perminyakan.

ASAL PESERTA
JUMLAH
RAYON KOTA KEVIKEPAN DIY
77 ORANG
01.  Paroki Pringwulung
20 orang
02.  Paroki Kotabaru (Sendowo)
6 orang
03.  Paroki Administratif Pringgolayan
33 orang
04.  Paroki Pugeran
9 orang
05.  Paroki Bintaran, Lingkungan Nicolas
3 orang
06.  Paroki Kidul Loji
1 orang
07.  Paroki Baciro
5 orang
RAYON SLEMAN KEVIKEPAN DIY
 53 ORANG
08.  Paroki Minomartani
8 orang
09.  Paroki Banteng
2 orang
10.  Paroki Babadan
2 orang
11.  Paroki Babarsari
 orang
12.  Paroki Medari
27 orang
13.  Paroki Kalasan
4 orang
14.  Paroki Mlati
8 orang
15.  Paroki Gamping
2 orang
RAYON BANTUL KEVIKEPAN DIY
    ORANG
16.  Paroki Bantul
  orang
17.  Paroki Ganjuran, Lingkungan Kepuh
 orang
KEVIKEPAN SURAKARTA
 170 ORANG
18.  Paroki Klaten
150 orang
19.  Paroki Gondang
20 orang
KEVIKEPAN KEDU
  7 ORANG
20.  Paroki Ignatius Magelang
7 orang
21.  Paroki Muntilan
 orang
JUMLAH
307 orang


0 comments:

Post a Comment