Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Thursday, August 11, 2016

Rm. Harto Dirawat 3 Jam


Pagi itu, Sabtu 30 Juli 2016, Rm. Harto amat terlambat makan pagi. Ketika rama-rama lain sudah meninggalkan kamar makan, beliau baru masuk. Hal ini terjadi juga pada makan siang dan makan malam. Ternyata hari itu Rm. Harto mengalami diare hingga lima kali. Dan di hari berikutnya beliau juga belum datang makan bersama. Bahkan Rm. Harto pada Minggu 31 Juli juga mengalami makan dilayani di kamarnya. Ketika dianjurkan untuk periksa di rumah sakit, beliau menolak. Pada hari kedua Rm. Harto masih tiga kali diare dan dalam bentuk air. Frekuensi diare beliau dua hari ini belum terhitung dengan yang terjadi dalam pampers. Kemudian pada hari ketiga, Senin 1 Agustus 2016, beliau juga masih diare tetapi sudah dapat makan pagi bersama. "Niki pun hari ketiga le diare, lho. Priksa teng Panti Rapih, nggih?" (Ini sudah hari ketiga Anda diare. Periksa ke RS Panti Rapih, ya?) kata Rm. Bambang dengan nada mendesak.

Sesudah makan pada Senin itu Rm. Bambang sudah berada di dalam mobil matiknya bersiap di depan kamar tamu Domus Pacis. Mas Abas dan Mbak Tari mengangkat Rm. Harto dari kursi rodanya masuk ke mobil. Ini bukan hal mudah karena tangan dan tubuh Rm. Harto menjadi tegang barangkali karena takut jatuh. Sesampai di RS Panti Rapih pun ketegangan Rm. Harto juga kembali terjadi ketika akan dikeluarkan dari mobil untuk ditidurkan di kereta pembaringan. Perawat segera menyiapkan segala pemeriksaan. Dokterpun datang memeriksa. "Rama, mau opname ya" kata dokter yang dijawab oleh Rm. Harto dengan suara rendah dan bergetar "Tidak. Rawat jalan saja." "Kalau begitu sekarang diinfus. Nanti sesudah 3 jam baru dapat pulang" dokter membuat keputusan. Rm. Bambang, Mbak Tari dan Mas Abas pulang ke Domus Pacis. Ketika sedang makan siang Rm. Bambang mendapatkan informasi bahwa Rm. Harto dapat dijemput. Maka bersama Mas Abas dan Mbak Tari, Rm. Bambang menjemput Rm. Harto yang sudah mendapatkan obat. Di hari berikut Rm. Harto memang sudah tampak segar kembali.

0 comments:

Post a Comment