Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Saturday, October 15, 2016

Ganti Konstruksi


Rm. Agoeng adalah anggota pengurus Domus Pacis yang juga tinggal di Domus. Beliau adalah sosok yang amat peka pada bangunan. Suara orang yang menyangkut bangunan mudah masuk dalam tanggapannya. Maka maklumlah kalau Rm. Agoeng tahu bahwa ruang serbaguna bagian barat harus cepat ditangani. Ini adalah ruang untuk garasi, pertemuan dan berbagai kepentingan lain serta dapat dipinjam orang lain secara cuma-cuma. Bagian barat yang posisinya lebih tinggi dulu dibangun secara tersendiri lebih dahulu dari bagian lain. Ada suara bahwa tiang-tiangnya bagi orang-orang di posisi duduk tertentu dalam pertemuan menutup pandangan leluasa. Selain itu dan ini yang berbahaya, konstruksi bagian atas mulai melengkung.

"Nek digantos konstruksi baja kados sanese pripun?" (Bagaimana kalau diganti dengan konstruksi baja seperti yang lain?) tanya Rm. Agoeng kepada Rm. Bambang yang menjawab "Kula ndherek mawon" (Saya setuju saja). Kemudian Rm. Agoeng berbicara dengan Pak Joko, yang biasa mengurus bangunan Domus. Pak Joko membuat 2 macam tawaran perencanaan. "Sing murah mawon, nggih?" (Yang murah saja, ya?) kata Rm. Bambang kepada Rm. Agoeng ketika mendapatkan informasi perencanaan itu beserta beayanya. Maka, ketika berita ini ditulis, para tamu yang datang di Domus Pacis akan melihat bagian barat ruang pertemuan luar sudah digempur. Tentu saja tanaman-tanaman Rm. Yadi untuk sementara disingkirkan tetapi yang tidak menyusahkan beliau untuk menyiram dan memelihara.

0 comments:

Post a Comment