Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Monday, October 3, 2016

Novena Domus


Pelaksanaan Novena Ekaristi Seminar 2016 pada tanggal 2 Oktober di Domus Pacis tampak amat menarik hati para peserta yang berjumlah lebih dari 340 orang. Selain suasana wajah para peserta yang tampak segar dan tak jarang muncul gelak tawa, ketika di buka tanggapan dan pertanyaan ada banyak yang tampil berbicara dengan microphone yang dipasang berdiri di lorong tengah. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul:
  • Apakah resep untuk masuk surga?
  • Apakah kalau masih mengakui Tuhan tak akan masuk neraka?
  • Apakah kalau sudah baptis paling tidak akan berada di pinggir surga?
  • Bagaimana jiwa orang yang meninggalkan Gereja dan menjadi penganut agama lain?
  • Bagimana jiwa yang nglambrang (berkeliaran tak tentu arah)?
  • Apakah mendoakan jiwa di api pencucian harus menyebut namanya?
  • Katanya, orang yang sudah meninggal akan menjenguk keluarga. Bagaimana yang tak pernah mendapatkan kunjungan?
  • Apakah dosa dapat dihapus?
  • Bagaimana dengan pernyataan yang ada dalam Kitab Wahyu bahwa yang akan diselamatkan berjumlah hanya 1440?
  • Kalau di luar Gereja ada keselamatan, apa beda ikut Yesus dan tidak?
Pertanyaan-pertanyaan itu berkaitan dengan tema "Surga, Api Pencucian, Neraka" yang disampaikan oleh Rm. Petrus Noegroho Agoeng Sriwidodo, Pr. yang pada waktu itu menjadi pembicara. Tema itu adalah salah satu tema dari tema-tema tahun 2016 yang berkaitan dengan perluasan cakrawala untuk menghayati hidup berhadapan dengan realitas kematian. Acara Novena Domus untuk tahun ini akan ditutup dengan pertemuan terakhir yang akan menghadirkan Bapak Prof. Dr. Agustinus Supratiknya, seorang psikolog dari Universitas Sanata Dharma. Beliau akan mengantar dalam pembicaraan PLONG MENJELANG KEMATIAN. Untuk tema ini sudah ada 289 orang pendaftar yang dapat dilihat dalam matrik di bawah:

ASAL PESERTA
JUMLAH
RAYON KOTA KEVIKEPAN DIY
21 ORANG
01.  Paroki Pringwulung
51 orang
02.  Paroki Kotabaru, Lingkungan Sendowo
 orang
03.  Paroki Administratif Pringgolayan
18 orang
04.  Paroki Pugeran
8 orang
05.  Paroki Bintaran, Lingkungan Nicolas
3 orang
06.  Paroki Kidul Loji
 orang
07.  Paroki Baciro
  orang
RAYON SLEMAN KEVIKEPAN DIY
36 ORANG
08.  Paroki Minomartani
 orang
09.  Paroki Banteng
 orang
10.  Paroki Babadan
2 orang
11.  Paroki Babarsari
 orang
12.  Paroki Medari
21 orang
13.  Paroki Kalasan
4 orang
14.  Paroki Mlati
9 orang
15.  Paroki Gamping
 orang
RAYON BANTUL KEVIKEPAN DIY
   3 ORANG
16.  Paroki Bantul
  orang
17.  Paroki Ganjuran, Lingkungan Kepuh
3 orang
KEVIKEPAN SURAKARTA
  170 ORANG
18.  Paroki Klaten
150 orang
19.  Paroki Gondang
20 orang
KEVIKEPAN KEDU
  ORANG
20.  Paroki Ignatius Magelang
 orang
21.  Paroki Muntilan
 orang
JUMLAH
289 orang

0 comments:

Post a Comment