Pages

Subscribe:
/
  • Domus Pacis

    Domus Pacis atau Rumah Damai berada di Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di rumah ini sedang dikembangkan pastoral ketuaan. "Tua tak mungkin terlambat datangnya, namun renta bisa ditunda hadirnya"

  • Indahnya di usia tua

    Tua namun tak renta, sakit tak sengsara, Mati masuk surga

  • Tua Yang Bijaksana

    Menjadi Tua itu kepastian, namun tua yang bijaksana itu suatu perjuangan.

Saturday, January 28, 2017

Mampir


Di tengah orang Jawa ada kebiasaan yang bernama sanja. Kata ini barangkali mirip dengan istilah silaturahmi. Di dalam sanja orang berkunjung atau sekedar mampir tetapi kemudian terlibat omong-omong tak formal. Sifat personal mewarnai omongan sehingga banyak hal yang dialami secara individual mudah terungkap. Semua ini juga terjadi ketika Rm. Yatno datang di Domus Pacis pada Kamis 26 Januari 2017 sekitar jam 10.00. Beliau adalah rama praja Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang berusia 56 tahun. Kini Rm. Yatno tinggal di Wisma Petrus, salah satu rumah rama-rama tua KAS. "Wela seking pundi niki?" (Dari mana?) tanya Rm. Bambang ketika beliau masuk kamarnya. Rm. Yatno menjawab "Saking Kapolda" (Dari berjumpa dengan Kepala Polisi Daerah) dan kemudian omong basa-basi sejenak. "Ngga teng kamar makan ngunjuk-ngunjuk" (Yoh kita minum dan snak di kamar makan) ajak Rm. Bambang. Di kamar makan, sambil minum dan makan kue kering, kedua rama ini terlibat ceritera tentang rama-rama yang ada di Wisma Petrus, yaitu Rm. Jaya, Rm.Djono, dan Rm. Windya. Ketika sudah berpamitan dengan Rm. Bambang, ternyata Rm. Yatno melihat Rm. Yadi yang sedang membaca koran dan kemudian menyempatkan duduk berbicara.

0 comments:

Post a Comment